KETIKA JATUH CINTA

KETIKA JATUH CINTA
episode 173


__ADS_3

Setelah mendengar perintah Abraham, Bellova hanya mengambil barang tanpa di sadari, dia memasukkan apa yang di pilih nya kedalam troli yang di bawa Abraham.


“Hmm…. Seperti nya dia sedang ngambek nih.” Gumam Abraham.


“Ehem, Love, apa kita punya anjing?” tanya Abraham setelah mendehem.


“Apa? Kita tidak punya anjing, kenapa?” tanya Bellova melihat Abraham yang ada di belakang nya.


“Lalu kenapa kau membeli ini? Ini kan makanan anjing.” Tunjuk nya menganggkat bungkusan makanan anjing.


“Ah… maafkan aku, aku..


“Sudah, letakkan lagi ini ke tempat nya tadi. Konsentrasi lah apa yang ingin kau beli.”


Bellova mengambil beberapa bungkusan makanan binatang itu dan mengembalikan nya lagi.


Abraham menggelengkan kepala nya.


Di tempat sayuran dan bumbu dapur.


“Lova, ini apa nama nya?” Abraham mengangkat bumbu dapur.


“Itu lengkuas.” Jawab nya hanya melihat saja.


“Oh,ini bukan jahe ya?”


Bellova mengambil jahe lalu memberikan nya pada Abraham.


“Yang ini jahe, coba cium, bau nya beda kok.” Ucap nya.

__ADS_1


Suami nya mencium kedua bumbu dapur itu.


“Oh iya ya, ternyata bau nya beda."


“Tapi aku tetap membutuhkan itu kok.” Bellova mengambil lengkuas yang ada di tangan suami nya, dan meletakkan ke dalam troli besi.


“Kenapa dia harus mengambil dari tangan ku? Kan masih ada di sini lebih banyak lagi.” gumam nya.


Abraham terus mengikuti nya di belakang, kemana saja Bellova pergi keliling tempat itu. Sesekali berhenti, berjalan lagi setelah memperhatikan sebentar.


“Lova, ini sudah jam berapa nih, yang ada kita telat makan malam nya.” Abraham menguap dan melihat jam di tangan nya.


“Oh iya, kalau begitu kita pulang saja, ini sudah selesai kok.” Bellova langsung menuju kasir.


“Aku yakin seperti nya ada yang ingin dia beli.” Gumam Abraham.


“Tampan sekali.”


Wah, wanita nya cantik.”


“Apa mereka pacaran atau suami isteri?”


Ucapan dari pengunjung, walaupun mereka berbisik tapi suara nya sangat terdengar jelas.


Abraham selalu tersenyum pada mereka, sehingga para wanita itu semakin terpesona. Sekarang giliran Bellova yang melakukan pembayaran, Abraham membantu mengeluarkan belanjaan untuk di hitung.


Klik…klik…


Seseorang dari luar mengambil foto Abraham dan Bellova di depan toko setelah mereka melakukan pembayaran.

__ADS_1


“Kamu tunggu di sini ya, aku akan mengambil mobil.” Abraham mengeluarkan kunci mobil.


Bellova menggangguk dan menjaga belanjaan nya.


Dengan sabar menunggu Abraham untuk datang bersama mobil nya.


“Maaf nona, siapa pria tadi yang bersama anda?” seorang wanita cantik bertanya pada nya.


“Yang mana?” tanya Bellova dengan tidak suka.


“Pria tampan tadi loh, apa anda-


“Oh dia? Dia adalah suami ku. Kenapa?” jawab nya bangga.


“Apa? Suami anda? Saya tidak percaya, karena kalau saya lihat seperti-


“Jangan hanya melihat nya saja!” Bellova memotong kalimat wanita itu dengan tajam.


“Apa kau tertarik dengan suamiku? Dia tidak akan tertarik dengan wanita seperti mu!” ucap nya lagi dengan melipat tangan di depan dada, dia berdiri dengan angkuh melihat wanita itu dari bawah sampai ke ujung kepala nya.


Wanita itu memang sangat seksi dan cantik, menunjukkan paha nya yang putih dan mulus, dengan baju bagian leher terbuka membentuk huruf ‘V’.


Karena mendapat pandangan yang tajam dan sinis, wanita beserta teman nya itu pergi, meninggalkan  Bellova yang terlihat marah dan kesal.


“Sorry...sorry… lama ya? tadi banyak yang ingin mengeluarkan mobil nya, jadi harus mengantri.” Abraham turun dari mobil, membantu untuk memasukkan belanjaan ke dalam bagasi mobil nya.


Tidak ada jawaban dari Bellova, wajah nya terlihat kesal menahan marah.


“Ada apa dengan nya?” gumam Abraham yang merasa di abaikan.

__ADS_1


__ADS_2