KETIKA JATUH CINTA

KETIKA JATUH CINTA
episode 156


__ADS_3

Hari ini adalah hari Minggu, hari libur untuk Ina. Sebelum nya dia berjanji akan menemani Aditya untuk pergi berbelanja.


Tidak lama menunggu, sebuah mobil sudah baru saja berhenti di depan nya, dia adalah Aditya.


“Selamat siang nona cantik.” Goda Aditya membuka jendela kaca melihat Ina. Ina membalas dengan senyuman.


Ina langsung membuka pintu mobil sendiri, di samping Aditya yang masih duduk di kursi kemudi.


“Kamu sudah lama menunggu?” tanya Adit sembari memutar kemudi setir.


“Tidak kok, hanya sebentar.” Jawab nya melirik sekilas.


“Wah, harus nya aku datang sedikit lama ya.” ledek Adit.


“Oh? Coba saja sayang, silahkan.” Balas Ina mengusap pipi Adit sambil tersenyum.


“Ah, tidak jadi deh. Nanti papa kamu marah, bisa di pecat nanti aku jadi calon menantu.” Balas nya bercanda.


“Tentu saja. Kalau kau mengecewakan puteri nya, pasti papa dan mama akan marah. Makanya jangan main-main dengan ku.” Ucap Ina dengan bangga.


“Hhmm..” Adit memonyongkan bibir nya, Ina hanya tersenyum melihat dari samping.


“Kita kemana sekarang?” Ina mengalihkan pembicaraan.


“Ke toko penjualan alat-alat kedokteran dulu, gimana?”

__ADS_1


“Boleh.” Ina mengangguk.


“Nanti setelah semua nya selesai, kita makan siang dan langsung membeli cincin pernikahan kita. Karena kamu yang ingin memilih nya langsung kan?” ucap Adit mengatur rencana jadwal mereka.


“Iya dong, cincin pernikahan itu kan sangat spesial dan bermakna. Nanti, kamu jangan sampai melepas cincin itu ya, awas saja kalau kamu berani melepas nya.” Ancam Ina.


“Itu berlaku untuk mu juga ya.” balas Adit yang tidak mau mengalah.


************


“Hhoaamm..” Angel yang baru saja bangun.


“Di mana aku?” tanya nya melihat di sekitar.


Mencoba untuk mengingat kejadian sebelum nya.


Pintu kamar mandi baru saja terbuka, dan keluar seorang pria yang hanya memakai handuk sepinggang.


“Sudah bangun?” tanya pria itu.


“Siapa kau?” tanya Angel sinis.


Pria itu menoleh melihat kearah Angel, yang masih berada di atas tempat tidur.


“Apa kau lupa kejadian semalam?” pria itu mengeringkan rambut dengan handuk kecil di depan cermin.

__ADS_1


Angel mengernyitkan dahi, berusaha mengingat nya lagi.


“Tadi malam kan aku ada di club, tapi kenapa sekarang aku ada di sini? Pasti ini hotel kan?” tanya nya dalam hati setelah ingat.


“Seperti nya kau sudah ingat.” Pria itu berdiri, hendak menghampiri Angel.


Angel melihat diri nya sendiri, yang hanya memakai pakaian dalam saja.


“Apa yang kau lakukan pada ku?” tanya nya memakai selimut untuk menutupi diri nya.


“Menurut mu apa?”


“Di mana pakaian ku? Apa kau melepas pakaian ku?” Angel yang mulai panik.


Pria itu duduk di depan Angel, yang masih menggunakan handuk itu. Terlihat dada nya yang berotot dan seksi.


“Benar. Aku yang melepaskan pakaian mu. Barusan juga aku sudah mencuci nya, sebentar lagi kering.” Jawab nya santai.


“Bagaimana ini? Aku harus keluar dari tempat ini. Tapi bagaimana? Tidak mungkin aku keluar hanya dengan pakaian dalam ini saja kan?” gumam nya dalam hati.


Pria itu tahu apa yang ada dalam pikiran Angel, lalu dia bangkit berdiri menjauh dari wanita itu.


“Baiklah, karena kau sudah bangun, aku akan pergi. Kau istirahat saja dulu, kau pasti sangat lelah kan?” pria itu memakai pakaian nya dengan rapi.


“Tunggu, kau itu siapa? Kenapa kau mele-

__ADS_1


Pria itu menoleh kebelakang, “Pikirkan saja sendiri. Kalau kita bertemu lagi, aku akan memberitahukan siapa aku.” Jawab nya mengedipkan mata dan tersenyum.


Setelah memakai pakaian nya, dia pun pergi meninggalkan Angel yang masih kebingungan.


__ADS_2