KETIKA JATUH CINTA

KETIKA JATUH CINTA
episode 275


__ADS_3

Tiga hari kemudian, Angel sudah berhasil di temukan. Ternyata selama ini dia berada di Bali seorang diri tanpa pelayan untuk melayaninya. Itupun berhasil di temukan oleh anak buah Abraham yang benar-benar ‘bekerja’.


Dan sekarang wanita itu di paksa kembali ke Jakarta.


“Siapa mereka? Kenapa mereka membawa wanita itu?” Denis, yang sedang berada di Bandara melihat Angel


yang diikuti beberapa pria dan dua orang wanita.


Petugas pemeriksaan Bandara juga seperti berbicara panjang lebar dengan anggota kepolisian yang memakai pakaian biasa, tidak memakai seragam. Angel pun tidak di borgol, mereka berusaha untuk tidak menjadi pusat perhatian.


“Hhmm… ternyata benar, wanita itu memang punya masalah. Menarik!” ucap Denis tersenyum memakai


kacamata hitamnya.


Sebuah pengumuman terdengar untuk pesawat penerbangan menuju Jakarta, dan para penumpang juga


sudah mulai bersiap-siap, termasuk Denis.


***********


“Hari ini mereka akan datang bersama dengan Angel.” Ucap Adley, memberi laporan pada Abraham.


“Bagus. Jangan sampai wanita itu melarikan diri.” Respon Abraham.

__ADS_1


“Apa anda akan memasukkannya kedalam penjara?” tanya Adley pada Abraham.


“Tentu, memangnya mau kemana lagi?” jawab Abraham santai tanpa ragu.


Adley dan Ridwan saling menatap, “Apa anda tidak takut dengan pak Jenderal?”


“Buat apa? Lagipula dengan kejadian beberapa hari yang lalu juga dia sudah tahu kan? Dan keadaannya


juga sudah kacau. Kalau tidak begini, anaknya tidak akan berhenti melakukan kejahatan.” Jawab Abraham lagi.


“Aku yakin kalau saat ini pasti pak Irwan sedang kebingungan karena anaknya sudah berhasil kita tangkap.” Ucap Ridwan menebak. Abraham hanya tersenyum, karena dia juga mengira seperti itu.


**********


“Hari ini Nona Angel akan tiba di Jakarta, dia di jemput anak buah dari pak Abraham.” Ucap pengawal


“Pak Jenderal, kalau puteri anda di tahan, ini bisa berpengaruh buruk untuk anda pak. Sebaiknya anda segera bertindak sebelum semua masyarakat memandang buruk anda.” Ucap anak buahnya yang berada satu tingkat dibawah nya.


Irwan tahu itu, dia juga sedang berpikir bagaimana caranya.


“Anak itu, dari dulu hanya bisa bikin malu keluarganya saja.” Gerutunya kesal.


Landar Jayas, dengan jabatan Komisaris Jendral Polisi, satu tingkat di bawah Irwan, menatap

__ADS_1


rekannya, yang juga ada bersama Irwan. Mereka juga khawatir, kalau mereka juga akan terlibat dalam masalah yang dilakukan Angel.


“Ehem, saya punya ide pak Irwan.” Tomy mengusulkan ide, Irwan dan yang lainnya menatap kearahnya.


“Apa idemu?”


Sebelum memberikan idenya, dia menatap rekan-rekannya yang juga penasaran dan menunggu.


“Bagaimana kalau kita…. Buat kecelakaan untuk anak an-


“APA MAKSUD MU???” teriak Irwan marah.


Semuanya terdiam dan saling melempar pandangan.


“Bu… bukan begitu maksud saya pak Irwan. Ini hanya pura-pura saja.”


Irwan menatapnya lagi.


“Kita lakukan itu, seolah-olah itu adalah akibat dari Abraham dan ayahnya yang seorang mafia itu.


Dengan begitu, masyarakat akan semakin marah dan benci pada Abraham, dan disini, yang menjadi korban adalah anda, dan anak anda. Masyarakat akan lebih simpati pada anda.” Ucap Tomy dengan sangat yakin, dan Irwan seperti terhasut untuk menyetujui ide dari Tomy, rekannya.


“Tidak ada yang tahu, kalau yang membawa puteri anda adalah dari polisi, yang masyarakat tahu adalah

__ADS_1


orang yang bersama dengan Nona Angel adalah orang lain, kelompok penculik suruhan. Nona Angel juga akan berada bersama anda, dan anda bisa mendisiplinkan anak anda sesuai keinginan anda.” Ucap Tomy lagi, bisikan dan hasutan darinya seakan di terima Irwan yang sudah kebingungan. Dia tidak ingin siapapun


termasuk anaknya untuk menjatuhkan harga diri dan posisi jabatannya.


__ADS_2