KETIKA JATUH CINTA

KETIKA JATUH CINTA
episode 172


__ADS_3

“Mereka tinggal di tempat nya masing-masing, tapi sering kok datang kesini. Oh ya, Abraham sudah menikah loh.” Eva memberitahukan pada Rafhael.


“Whaatt??” Rafhael berdiri spontan.


“Kecilkan suara mu Rafhael!” Lucifer merasa terkejut dengan suara Rafhael yang kaget mendengar kabar nya.


Eva berdiri melipat tangan di depan dada nya, dengan bangga nya.


“Iya, belum lama kok, baru beberapa minggu mereka sudah menikah.” Jawab nya.


“Kenapa kami tidak tahu sih tante. Atau…apa Abraham melakukan ‘kesalahan’ dulu?” ledek nya.


“Mulutmu Rafhael, kau sama seperti papa mu itu.” Lucifer tidak suka mendengar ucapan keponakan nya itu.


“Maafkan aku paman, tapi kan aku hanya penasaran saja.” Rafhael duduk di samping Lucifer, sembari memegang bahu Lucifer dengan pelan.


“Singkirkan tangan mu!” perintah Lucifer.


“Tidak mau tuh paman.” Rafhael tidak takut dengan Lucifer, karena dia tahu kalau paman nya itu tidak marah atau benci pada nya.


Lucifer tidak berkata apa lagi, karena memang dia tidak perlu marah.

__ADS_1


“Pernikahan mereka memang tiba-tiba, tapi Abraham tidak seperti yang kau pikirkan Rafha. Nanti mereka akan mengadakan resepsi, kalian datang lah, sekalian kenalan kan.” Jawab Eva duduk di samping Lucifer.


“Aku jadi penasaran, siapa yang sudah menjadi isteri dari sepupu ku yang keras itu ya.” Rafha memegang dagu nya berpikir.


“Ah sudah lah, aku akan mengurus makan malam dulu, sekalian menyuruh pelayan untuk menyiapkan kamar untuk mu. Kalian ngobrol saja dulu.” Eva bangkit berdiri.


“Tante, aku mau makan capcay ya, banyak daging dan brokoli putih nya.” Pinta Rafhael tanpa ragu.


Tak…


Lucifer memukul kepala Rafhael dengan koran yang sudah di gulung nya. Tentu saja itu tidak terasa sakit. Dan Rafhael juga tidak marah atau sakit hati.


“Auuucchhh…” pria itu memegang kepala nya.


“Tutup mulut mu Rafhael, apa kau mau aku memotong lidah mu?” ucap Lucifer kembali membaca koran nya dengan membuka gulungan tadi.


Rafhael hanya tersenyum, “ Tentu saja aku akan melakukan nya paman. Aku ingin melihat sepupu ku itu cemburu. Kami kan sudah lama tidak bertemu, pasti dia lupa dengan wajah tampan ku ini.” Ucap nya dalam hati sembari tersenyum. Lucifer tahu apa yang ada dalam pikiran keponakan nya itu, tapi dia hanya diam, karena dia tahu itu adalah candaan anak muda saja.


********


Abraham memengang troli besi, mengikuti Bellova yang berada di depan nya sambil memilih apa saja yang ingin di beli. Di angkat, di lihat di bagian harga lalu meletakkan nya lagi.

__ADS_1


“Ayolah Love, jangan di letakkan lagi, dari tadi kamu melihat produk yang sama tapi meletakkan nya lagi setelah melihat harga nya. Apa kemahalan?” Abraham yang sedari tadi memperhatikan.


“Iya, harga nya sangat mahal, padahal kalau di warung dekat rumah harga nya-


“Warung dekat rumah? Apa kamu pernah keluar dari rumah?” Abraham langsung bertanya.


Bellova melihat Abraham yang menunggu jawaban.


“Iya, aku hanya sebentar sa-


“Jangan lakukan itu lagi!”


“Kenapa?”


“Aku bilang jangan, ya jangan!” Abraham tetap ngotot.


“Iya.” Jawab Bellova murung.


Dia melanjutkan lagi jalan nya, memilih bahan yang lain.


“Jangan memilih-milih lagi, ambil saja kalau memang mau, tidak usah pikirkan harga nya.” Abraham menurunkan nada nya.

__ADS_1


Bellova hanya menganggukkan kepala nya, tapi wajah nya masih cemberut.


__ADS_2