
“Apa anda kenal dengan yang menculik anda bu?” Tanya Abraham pada Audrey yang duduk di samping nya.
Audrey bingung harus menjawab apa, takut kalau dia akan dalam bahaya.
“Ti-
“Tolong jangan berbohong pada ku. Karena aku bisa tahu mana yang berbohong atau jujur.” Abraham memotong ucapan Audrey, pelan namun tersenyum melirik Audrey. Senyuman Abraham malah membuat wanita itu semakin
takut dan gugup.
“Aku merasa kalau dia adalah Lucifer.” Gumam Audrey.
*******
Felix sudah berada dalam kantor polisi. Langsung di masukkan kedalam sel. Banyak yang melihat mereka, tahanan yang lain takut dengan mereka karena sudah tersebar kabar kalau mereka adalah anak buah Shadow, kelompok yang sudah terkenal dengan kejahatan nya.
“Di mana Pak Abraham?” Tanya Adley.
“Mengantarkan wanita yang mereka culik kerumah sakit. Paling di antar kerumah sakit Aditya.” Jawab Ridwan.
“Rasa nya aku ingin menghajar mereka.” Ucap Adley yang sudah geram dengan Shadow dan anak buah nya.
“Jangan. Karena aku yakin pak Abraham ingin sendiri langsung yang menginterogasi mereka.” Ridwan menghalangi niat Adley.
“Ck.”
********
“Nah, sekarang anda beristirahat saja dulu di sini bu. Di sini aman kok. Aku harus berbicara dengan dokter nya dulu.” Abraham pamit meninggalkan Audrey yang sudah selesai di periksa dan diobati Aditya.
“Iya. Terima kasih pak Polisi.” Jawab Audrey menganggukkan kepala.
Abraham pergi meninggalkan nya, dan menutup pintu nya kembali.
Audrey kembali berbaring di ranjang pasien, dengan wajah dan beberapa bagian tubuh nya yang sudah di perban akibat luka pukulan.
__ADS_1
Tap…tap…tap…tap…
Terdengar langkah beberapa kaki menuju tempat Audrey di rawat.
Ceklek…
Pintu terbuka.
“Hallo Audrey.” Terdengar suara seorang pria yang memanggil nama nya.
Audrey membuka mata, ingin melihat siapa yang memanggil nya.
“Hah?” Audrey terkejut.
“Apa kau terkejut melihat ku? Kau merindukan ku?” Tanya pria itu sembari tersenyum sinis.
“Ckckckckkc… aku tidak menyangka kondisi mu lebih buruk dari mayat hidup. Kalau aku jadi dirimu, lebih baik mati saja!” ucap nya lagi memperhatikan Audrey.
Tubuh Audrey gemetar.
Lucifer yang datang hanya di temani Aris dan Hendra saja.
Audrey yang sudah sangat ketakutan, teringat ketika papa nya yang mati di depan mata nya sendiri saat dia bersembunyi.
“Tolong, tolong jang-
“Ssssttt… aku tidak menyuruh mu berbicara.” Lucifer meletakkan jari telunjuk di bibir nya, kode agar Audrey tutup mulut.
“Jadi kau berada bersama Shadow ya. Kau hanya keset kaki bagi nya Audrey. Harus nya setelah melihat kematian papa mu, kau harus berubah, hidup lah dengan baik. Aku sengaja melepas mu, meski ku tahu kau sedang bersembunyi, itu karena permintaan isteri tercinta ku. Lagi pula aku juga ingin memberimu peringatan. Ternyata, kau malah menyia-nyiakan nya. Seperti nya kematian mu di tangan ku tidak bisa di hindarkan ya.” ucapan Lucifer yang membuat Audrey semakin takut.
“Tuan, tuan muda dalam perjalanan kesini.” Bisik Hendra pada Lucifer, setelah mendapat informasi dari Aditya.
“Baiklah Audrey. Sampai di sini dulu pertemuan kita, tapi…kalau kau berani mengambil tindakan lebih jauh, aku akan membunuh mu dengan perlahan, agar kau bisa merasakan sakit yang luar biasa.” Bisik Lucifer di telinga Audrey.
Akhir nya Lucifer dan anak buah nya pergi meninggalkan kamar Audrey. Wanita itu terdiam dengan wajah yang ketakutan.
__ADS_1
Tap…
Langkah kaki Lucifer berhenti sebentar.
“Oh ya, kalau kau memberitahukan Abraham aku datang menemui mu, lidah mu akan aku potong lebih dulu, lalu mata mu.” Ancam Lucifer lalu melanjutkan langkah nya.
Jantung Audrey sudah tidak bisa berdetak normal lagi karena ketakutan.
.
.
.
Hallo teman-teman, terima kasih sudah membaca novel ku sampai di episode ini, dan terima kasih juga karena sudah memberikan Like N Koment nya.
Bocoran sedikit nih ya...
Sebentar lagi kasus kejahatan Shadow akan terungkap.
Deadly Poison akan menyerang Shadow.
MaLee dan Black Dragon akan muncul.
Anak-anak dari beberapa tokoh akan hadir dengan karakter masing-masing.
Akan ada perselisihan antara ketiga anak-anak Lucifer.
Dan masih banyak konflik lagi. Tentu saja akan di bumbui dengan kisah romantis mereka bersama pasangan nya.
Oh iya, nanti akan saya bagi seasion nya lagi ya, saya akan usahakan tetap berada dalam satu buku atau satu novel ini.
Sekali lagi, saya memohon untuk Like nya ya.
Terima kasih.
__ADS_1