
“Ehem, itu… dulu ada karyawan papa yang melakukan penggelapan dana, karena mereka tidak suka pada mama kalian yang tahu rahasia mereka, mereka berusaha membunuh nya, yah.. walaupun mama mu berhasil melarikan
diri dengan telanjang kaki dan terluka. Papa memecat mereka dan memberikan sedikit pelajaran pada mereka. Karena mereka tidak terima, mereka ingin membunuh papa mu ini, tapi yang berlari menghampiri papa adalah mama mu, sehingga dia yang tertusuk pisau dari suruhan mereka.” Adam mengepalkan kedua tangan nya karena marah mengingat kejadian itu. Eva menggenggam tangan Adam untuk bisa meredam kemarahan nya, apalagi di depan anak-anak nya.
“Karena itu, karena papa merasa bersalah, maka nya papa ingin melindungi dan menjaga nya dengan menikah. Tapi, seiring berjalan nya waktu, papa baru sadar kalau ternyata papa mu ini sudah jatuh cinta pada mama mu, meski awal nya mama mu tidak percaya, di situlah tugas papa untuk meyakinkan mama kalian.” Ucap Adam menjelaskan lagi.
Abraham melirik Bellova, yang mendengar dan tidak menundukkan wajah nya. Karena dia juga penasaran dan di rasa sama seperti yang di alami nya sekarang.
“Wah, berarti Abraham dan Bellova mengulang kisah cinta seperti mama dan papa ya, hehehhehe..” Ucap Ina tertawa.
“yah, paling tidak, putraku tidak memiliki pekerjaan buruk yang harus di sembunyikan, seperti diri ku.” Ucap Adam di dalam hati. Eva tahu apa yang di pikirkan suami nya.
“BELLOVA, berarti nama nya perpaduan antara aBraham LLucifer Eva?” Aditya berkomentar.
“Lucifer?” Ina dan Arshinta terkejut.
Adam dan Eva saling melihat sedikit khawatir.
“Iya, nama panggilan anda kan, Lucifer? Aku tahu itu dari papa dan mama, kata nya dulu paman Lucifer orang yang-
“Ehem, tutup mulut mu Adit.” Adam menasihati Aditya sembari mendehem.
Aditya tidak tersinggung dengan ucapan Adam, dia malah tertawa kecil dan tersenyum.
__ADS_1
Semua nya tersenyum kecil, keadaan sedikit mencair dan santai. Abraham dan Bellova pun saling menatap. Bellova kembali malu lagi karena Abraham tersenyum pada nya.
“Papa tidak masalah dengan siapa kalian menikah. Yang penting kalian bahagia. Dan, papa sangat marah kalau ada yang bermain-main dengan pernikahan. Dan untuk menantu ku, Bellova, papa tidak mau kau selalu menundukkan wajah mu, itu sama arti nya kamu tidak percaya diri dan tidak percaya pada Abraham.” Adam menasihati anak dan menantu nya.
“Papa, kenapa hanya kakak ipar Bellova saja yang papa panggil menantu?” Protes Arshinta.
Abraham dan Ina tersenyum dengan panggilan untuk Bellova yang keluar dari mulut nya.
“Yah karena saat ini kan mereka sudah menikah. Dan untuk kalian, kalau mau di panggil menantu, cepatlah menikah.” Jawab Adam dengan enteng nya.
“Ppfftt..” Eva menahan tawa.
Aditya dan Satmaka, melihat pasangan nya masing-masing.
“Tidak dong, harus kakak dulu yang menikah lebih dulu.” Ina memotong ucapan Arshinta.
“Apa? Dengan kak Aditya?” Tunjuk Arshinta pada Aditya yang tersenyum bangga pada diri nya.
“Iya. Mungkin beberapa bulan kedepan, karena kami sama-sama memiliki banyak pekerjaan.” Jawab Ina.
“Terima kasih.” Bellova mulai berbicara.
Semua melihat Bellova karena sedari tadi hanya diam.
__ADS_1
“Terima kasih karena…papa…dan mama.. menerima saya-
“Aku!” Adam dan Abraham berbicara bersamaan. Mereka tidak mau Bellova menggunakan bahasa formal.
Bellova tersenyum kecil, menghela napas.
“Terima kasih karena papa dan mama menerima aku menjadi menantu kalian. Aku yang hanya seorang lulusan SD ini, akan berusaha menjadi isteri, menantu dan ibu yang baik untuk kedepan nya. Aku-
“Pppfftt..” Abraham yang sekarang menahan tawa.
Semua melihat Abraham tidak suka karena tertawa tidak sopan.
*
Bagaimana kisah selanjutnya? apakah perjalanan cinta Abraham dan Bellova akan berjalan lancar?
Bagaimana perasaan Ina dan Arshinta kalau mereka tahu papa nya adalah boss mafia sebelum nya?
Bagaimana dengan Audrey? apakah dia bisa bertemu dengan sepupu dan keponakan-keponakan nya sebelum mati?
__ADS_1
Kisah ini masih panjang, temen-temen jangan lupa Like nya ya. Terima kasih.