KETIKA JATUH CINTA

KETIKA JATUH CINTA
episode 165


__ADS_3

Ina masih berpikir siapa orang yang di maksud Metta.


“Biarkan saja dia masuk.” Suruh Ina.


Tidak lama seorang pria datang, tepat berada di belakang Metta.


“Hallo, selamat siang kak Ina.” Sapaan dari pria yang baru saja masuk.


Ina berdiri, menyambut pria itu.


“Rafhael. Ternyata kamu yang datang.” Jawab nya menghampiri.


Metta yang sudah meninggalkan ruangan dan kembali menutup pintu. Sakya dan Zafran saling menatap, juga penasaran.


“Ya ampun, kamu sudah dewasa dan tampan ya.” Ina memeluk Rafhael, menepuk bahu nya dengan pelan.


“Iya dong, masa harus jadi anak kecil terus.” Balas nya tersenyum.


“Kamu mau minum apa?”


“Tidak usah, bagaimana kalau kita makan siang bersama saja dulu, aku sengaja menahan lapar agar bisa makan bersama mu.” Jawab Rafhael memegang perut nya.


“Kau ini ya. Ya udah kalau begitu, ayo kita makan di luar. Sakya dan Zafran, kalian kerjakan sisa nya dulu ya.” pesan nya pada dua karyawan nya yang masih memperhatikan nya.


**************


“Kamu dengan siapa datang kesini?” tanya Ina sembari berjalan berdua dengan Rafha menuju lift.


“Sendirian.” Rafha menjawab dengan singkat.

__ADS_1


“Bagaimana keadaan paman dan bibi?”


“Mereka baik juga kok, mereka juga akan datang, tapi belum tahu kapan.”


“Alsava?” tanya Ina tentang adik perempuan Rafha.


“Sama, dia akan ikut mama dan papa kesini.”


Ina mengerti.


Saat di parkiran, ponsel nya berdering.


“Adit?” ucap nya pelan.


“Hallo Dit?” Ina menjawab panggilan telepon nya.


“Kamu di mana?” tanya Aditya setelah mendengar suara Ina.


“Dengan siapa?”


“Aku berdua dengan adik sepupu ku. Seperti nya kau ada di sekitar sini ya? di mana kau? Tunjukkan dirimu.” Ledek Ina.


“Hhmm… iya, aku ada di parkiran juga, aku melihat mu dengan seorang pria, aku pikir dia adalah kekasih rahasia mu.” Gerutu nya.


“Ya ampun, seperti anak kecil saja. Kau cemburu?”


“Tentu aku cemburu dong, apalagi pria itu sangat tampan.”


“Sudah lah, kau di mana? Aku dan sepupu ku mau makan siang, apa kau mau ikut?” Ina berusaha menghentikan topik pembicaraan yang tidak penting.

__ADS_1


“Sebentar, aku akan turun dari mobil dan menghampiri mu.” Jawab nya bersiap-siap turun dari mobil.


Obrolan mereka berakhir, ponsel pun sudah di simpan kembali kedalam tas kecil Ina.


“Siapa kak?” Rafha yang penasaran.


“Nanti kamu juga tahu, sabar ya.” Ina menjawab dengan tersenyum.


Seorang pria muncul keluar dari dalam mobil, setelah menutup pintu mobil nya, dia berjalan mendekati Ina dan pria yang di sebut sebagai sepupu nya.


Tap…tap…tap….


Sekarang Aditya sudah berdiri di hadapan mereka berdua.


“Nah, sekarang kalian sendiri saja yang memperkenalkan diri kalian masing-masing.” Ucap Ina.


“Aditya, aku adalah calon suami Ina.” Aditya yang lebih dulu memperkenalkan diri nya pada Rafhael sembari mengulurkan tangan untuk bersalaman.


Ina menggelengkan kepala nya karena ucapan Aditya.


“Aku adalah Rafhael, adik sepupu kak Ina, kak Arshinta dan kak Abraham.” Jawab Rafha dengan tersenyum ramah menyebutkan dua saudara Ina juga.


Aditya melihat Ina yang senang dengan perkenalan yang di lakukan Rafha, dengan cepat dia melepaskan salaman tangan nya.


“Kalian mau kemana Ina?” sekarang dia bertanya pada Ina.


“Mau makan siang. Apa kau mau ikut?”


“Tentu saja, karena itu aku datang kesini.” Jawab nya singkat dan cepat.

__ADS_1


“Kalau begitu, ayo kita pergi sekarang, karena aku juga sudah lapar.” Ajak Rafhael dengan manja pada Ina.


Aditya tidak suka melihat Rafha yang selalu tersenyum itu.


__ADS_2