KETIKA JATUH CINTA

KETIKA JATUH CINTA
episode 188


__ADS_3

Monik berdiri di hadapan Adley, pria itu berdiri di belakang Monik, menghadap Adley.


“Berani sekali dia datang ke-


“Apa yang kau lakukan di sini Leo?” tanya Adley yang kenal dengan pria itu.


Monik mengernyitkan dahi nya.


“Leo?” gumam nya setelah mendengar nama itu.


“Biasalah, mau bertemu dengan mu dan Abraham. Di mana dia sekarang?”



“Dia ada di ruangan nya.” Jawab Adley.


Monik bergeser di samping Adley, dia memutar badan dan bisa melihat pria yang di panggil dengan nama ‘Leo’ itu.


Leo tersenyum pada Monik.


“Hai nona cantik, ternyata kita bertemu di sini lagi ya.” sapa Leo melambaikan tangan nya dan tersenyum.


“Ha…Hai…” Monik merasa bersalah.


Adley heran, karena mereka saling kenal.

__ADS_1


“Apa kalian saling kenal?”


“Belum sih, tadi mobil nya mogok di jalan, terus aku coba bantu, siapa tahu bisa kan, dan ternyata aku bisa memperbaiki nya. Eh ternyata kita malah bertemu di sini lagi ya.” jawab Leo yang sampai detik itu tidak tahu kalau Monik sempat mencurigai nya sebagai orang jahat.


Adley menganggukkan kepala, sesekali melirik Monik yang diam-diam menatap Leo.


“Kalau begitu aku mau bertemu dengan Abraham dulu-


“Tunggu pak-


“Pak? Siapa yang anda panggil dengan ‘pak’?” Leo yang berhenti karena di panggil.


“Ah… maksud saya, saya mau memanggil anda-


“Leo, nama ku Leo. Dan… siapa nama nona cantik ini? Atau anda mau saya memanggil anda ‘nona cantik’?” tanya Leo tersenyum mendekati Monik yang terlihat gugup.


“Oke, Monik. Kamu juga panggil nama ku saja, kalau ‘pak’ itu aku berasa sudah sangat tua, padahal aku belum setua itu loh.”


Monik tertawa kecil, wajah nya merah karena candaan Leo, teman baru nya.


“Kenapa aku tidak suka ya?” tanya Adley dalam hati nya.


“Tadi kamu memanggil ku kenapa?” Leo kembali ke alasan Monik yang menahan nya.


“Aku…aku hanya ingin berterima kasih lagi, dan… dan..

__ADS_1


“Dan.. apa?” Leo yang tidak sabar.


“Dan aku mau minta maaf pada mu.” Monik merasa malu, menundukkan wajah.


Leo semakin tidak mengerti, begitu juga dengan Adley yang masih berada di tengah mereka.


“Minta maaf? Kenapa?” Leo menggaruk pipi nya.


“Ehem.. itu karena aku pikir kalau anda orang jahat yang sengaja mengikuti ku-


“Ppfft..” Leo menahan tawa.


“Oh, jadi karena itu alasan Monik yang mempercepat mobil nya ya? atau Monik juga sengaja ya datang ke sini?” tebak Leo masih menahan tawa.


“Sebagian nya sih benar. Aku memang bertujuan untuk datang kesini, karena ingin mengantarkan makan siang pesanan mereka, lalu sebagian nya lagi aku memang ingin menakuti anda, aku pikir kalau anda tidak akan berani


datang kesini.” Jawab nya merasa bersalah.


“Hahahaha… apa wajah ku terlihat seperti penjahat ya.” tawa Leo menyentuh wajah nya.


“Ehem.. tadi kamu bilang, antar pesanan makanan ya. Lalu… apa ada untuk ku?” Leo bertanya pada Monik, wajah nya menunduk untuk melihat wajah Monik yang menunduk juga.


Monik mengangkat wajah nya, melihat Leo yang masih tersenyum dengan ramah tanpa maksud jahat.


“Kalau kamu mau, kamu boleh ambil satu.” Jawab Monik.

__ADS_1


“Oh ya? jadi boleh nih, asik… bisa makan gratis dari nona cantik.” Leo menegakkan pose berdiri nya.


Tidak hanya Adley yang melihat itu, Ridwan dan petugas lain juga ikut memperhatikan nya.


__ADS_2