KETIKA JATUH CINTA

KETIKA JATUH CINTA
episode 197


__ADS_3

Sementara itu di kantor polisi, tidak ada yang tahu apa yang terjadi pada atasan nya, walaupun sempat curiga dengan keadaan kesehatan Abraham, dan itupun hanya beberapa saja yang menyadari nya.


“Aneh, kenapa pak Abraham belum datang ya? biasa nya dia tidak pernah terlambat loh.” Ridwan mulai merasa keanehan.


“Mungkin sedang dalam perjalanan.” Jawab Adley santai.


“Tidak mungkin karena itu kan? Apalagi beberapa hari ini, Pak Abraham sering datang satu atau bahkan dua jam sebelum waktu nya. Coba kamu hubungi pak Abraham nya Dley.” Suruh Ridwan panik.


Adley memang merasa aneh juga, hanya saja dia tetap tenang.


Adley meraih ponsel untuk menghubungi Abraham.


Ponsel Abraham yang berada di atas meja, mengeluarkan suara getaran. Ina pun berdiri, ingin menjawab panggilan ponsel nya itu.


“Adley.” Ucap nya setelah membaca nama si pemanggil di layar ponsel nya. Arshinta dan yang lain nya merasa tenang, karena sebelum nya penasaran dengan siapa yang menelepon.


“Hallo Dley.” Jawab Ina menyebut nama si penelepon.


“Loh? Ini Ina?”


“Iya.”

__ADS_1


“Kenapa ponsel nya ada sama kamu? Di mana Pak Abraham?” tanya Adley heran.


“Sekarang Abraham sedang ada di rumah, dia pingsan bersama dengan isteri nya juga.” Ina melihat Abraham dan Bellova.


“Apa? Mereka pingsan?”


Ridwan yang mendengar terkejut.


“Iya, tapi sekarang sudah di rawat, sebentar lagi mereka akan bangun.” Ina langsung menenangkan sahabat mereka itu.


“Mereka sakit apa? Dan kenapa bersamaan begitu?”


“Aku tidak tahu, karena Arshinta dan Satmaka yang lebih dulu menemukan mereka yang pingsan di depan pintu.” Jawab Ina.


“Apa yang aneh?”


“Dia bilang kalau dia melarang Bellova untuk datang kesini mengantar makan siang nya, karena kan sejak dia menikah, dia selalu makan makanan dari Bellova yang mengantar nya ke sini. Lalu sudah beberapa hari ini


juga Abraham pulang larut malam, di atas jam 10 malam gitu.” Adley menjelaskan keanehan nya.


Ina melihat Abraham, terlihat dia juga berpikir apa alasan Abraham melakukan nya.

__ADS_1


“Terima kasih atas informasi mu. Hari ini dia tidak bisa masuk kerja, kalian urus saja dulu di sana ya. Oh ya, rahasiakan saja keadaan Abraham pada yang lain nya.” Ina memberi pesan pada rekan Abraham.


“Hhmm.. baiklah, aku mengerti. Kalau begitu aku akan tutup telepon nya.” Adley melihat Ridwan yang sedari tadi menunggu penjelasan dari Adley.


“Apa yang di katakan Adley kak Ina?” tanya Arshinta yang ikut mendengar obrolan itu.


“Dia hanya bertanya, apa yang terjadi dengan Abraham, lalu aku sudah menjelaskan nya juga pada nya. Aku yakin kalau dia juga khawatir.” Jawab Ina kembali duduk lagi.


*******


Angelina dan Monik datang ke kantor polisi secara bersamaan, mobil mereka pun berebutan untuk parkir.


Tak…


Angelina turun lebih dulu, dengan kesal dan marah, dia menghampiri mobil Monik, yang masih di dalam hendak keluar.


Wanita kasar itu menunggu Monik turun, dengan wajah judes dan melipat tangan di depan dada nya.


“Hey! Apa kau tidak tahu sopan santun ya?” pertanyaan yang langsung di berikan pada Monik yang baru turun dan hendak menutup pintu.


Monik mengernyitkan dahi nya, tidak mengerti maksud dari wanita yang baru pertama kali itu di lihat.

__ADS_1


Monik mengabaikan sebentar, karena ingin mengeluarkan pesanan makanan.


__ADS_2