
"Saudara saudara sekalian, lelang hari ini akan mengeluarkan puluhan jenis barang, dan setiap jenisnya mempunyai jumlah yang berbeda. Dan aku Ciang Gu akan menemani saudara sekalian dalam lelang hati ini ... "
" ... Diharapkan lelang ini akan berjalan dengan lancar, tak ada yang berbuat onar, atau kami, pihak paviliun obat sendiri yang akan bertindak ... "
" ... Aku rasa saudara sekalian sudah tak sabar menunggu jenis barang pertama ... "
Bersamaan dengannya, seorang wanita berjalan menaiki panggung lelang dengan sebuah kotak berada di tangannya.
"Ini adalah barang lelang yang pertama, sebuah pill kultivasi tingkat 4 ... harga awalnya adalah 1000 koin emas, dan setiap kenaikannya tak boleh kurang dari 50 koin emas ... "
" ... Siapa yang pertama?!" Ciang Gu berteriak lantang memenuhi ruang lelang.
Suasana yang tadinya hening dan damai seketika bergemuruh, pill kultivasi tingkat empat sudah termasuk pill yang banyak di cari di Kota Teratai karena pill kultivasi tingkat lima keatas sangat sulit di dapatkan, jika tidak memesan dan menyediakan bahan, tidak akan mendapatkan pill kultivasi tingkat lima.
Tak dapat dihindari semua orang berebut untuk mendapatkannya. Mulai dari pria wanita, tua muda, tak ada yang tak tergiur dengan pill kultivasi tingkat empat.
"1050 koin emas...." Seorang wanita paruh baya mengeluarkan harganya.
1100 koin emas....
1200 koin emas....
1300 koin emas....
Harga terus naik sampai 1800 koin emas.
Beberapa peserta lelang mulai meragu untuk ikut bersaing. Meskipun pill kultivasi tingkat 4 merupakan barang bagus, tapi harga normalnya tidak lebih dari 1800 koin emas.
Meskipun pill kultivasi tingkat 4 sangat sulit didapatkan, beberapa orang tidak ingin membuang uangnya saat lelang baru mengeluarkan satu barang.
Akhirnya pill kultivasi tingkat 4 di menangkan oleh seorang di ruang utama nomor 3.
"Selamat untuk tuan di ruang utama nomor 3." Ciang Gu memberikan selamat setelah mengesahkannya.
Lelang terus berlanjut, tapi tak ada hal yang menarik perhatian Zhou Fan sampai jenis barang ke sepuluh.
"Lin'er, kalau ada yang kau inginkan, kau tawar saja, percayalah aku sanggup membelinya." Meskipun terdengar santai, terdengar jelas Zhou Fan sedang berlagak.
"Heem..." Wei Guanlin hanya bergumam, kemudian kembali fokus ke arah panggung lelang.
Sedangkan Zhou Fan masih menunggu rumput jendral di keluarkan, dan dia berharap mendapatkan sesuatu yang tak terduga seperti saat lelang di kota batu hitam.
"Sekarang adalah waktunya jenis barang yang kesebelas..."
Seorang pelayan lagi lagi datang menghampiri Ciang Gu dengan membawa sesuatu dengan kedua tangannya.
"Barang kesebelas adalah sebuah buku teknik, sebuah teknik tombak, pihak kami telah memeriksanya, dan teknik ini tidak jauh berbeda kualitasnya dengan teknik tombak sekte tombak angin ... "
Beberapa orang disana mulai riuh dengan kelompoknya sendiri. Bukan rahasia lagi jika sekte tombak angin merupakan pemilik teknik tombak paling terkenal, jika sekte pedang suci terkenal dengan teknik pedang sucinya, maka sekte tombak angin terkenal dengan teknik tombak pembelah awan."
__ADS_1
Zhou Fan menampilkan wajah acuhnya, seakan teknik tersebut bukanlah apa-apa baginya.
Namun, Zhou Fan terus mengamati teknik tombak itu, dia penasaran akan harga teknik yang di matanya bahkan tak dianggap.
Zhou Fan membulatkan matanya, tidak mengira sebuah teknik bertarung akan sangat mahal.
Harga teknik itu dua puluh ribu koin emas, tentu sebuah harga fantastis untuk sebuah teknik yang 'tidak ada artinya' dibandingkan dengan teknik di dalam kitab emperor.
Zhou Fan mengusap dagunya layaknya seorang yang tengah beradu strategi, dia membayangkan seberapa banyak koin emas yang dia dapatkan jika melelang teknik teknik yang ada di dalam kitab emperor.
Memikirkan teknik bertarung, Zhou Fan teringat janjinya yang akan memberikan Wei Guanlin sebuah teknik pedang yang cocok.
Dia menyeringai, membayangkan betapa senangnya Wei Guanlin saat mendapatkan teknik pedang darinya.
"Fan!"
Aduh...
"Kenapa kau mencubitku?" tanya Zhou Fan pada Wei Guanlin dengan tangan mengucap tangan lainnya.
"Kau yang kenapa, aku dari tadi memanggilmu, tapi kau melamun tak jelas, apa yang kau pikirkan?" selidik Wei Guanlin dengan wajah penasaran.
"Tidak ... " Zhou Fan menjawab sambil tersenyum tipis dan itu membuat Wei Guanlin curiga.
"Apa yang ada di dalam kepalanya, aku tak bisa menebak jalan pikirannya." Wei Guanlin membatin, pandangannya mengarah kembali ke panggung lelang tapi dia memikirkan Zhou Fan.
"Kalian pasti mendapat gambaran mengenai tanaman herbal tersebut... "
Seorang pelayan laki laki berpakaian serba hitam naik ke atas panggung dengan membawa peti berukuran tanggung.
"Rumput jendral! Pasti kalian pernah mendengar bahkan tahu kualitas tanaman herbal yang satu ini ... "
"Di dalam sini terdapat 10 ikat rumput jendral dan akan dilelang bersamaan... "
"Untuk 10 ikat rumput jendral, harga awalnya 30000 koin emas, dan setiap kenaikannya tidak boleh kurang dari 1.000 koin emas."
"Sialakan pasang harga!" Ucap Ciang gu dengan lantang.
Semua orang menginginkan rumput jendral, meskipun bukanlah seorang alkemis, setidaknya mereka dapat memesan pill kultivasi tingkat lima dengan menyediakan bahan utamanya sendiri.
Karena langkanya bahan utama pill kultivasi tingkat 5, sangat jarang ada yang mempunyai pill kultivasi tingkat 5.
31.000 koin emas...
32.000 koin emas...
35.000 koin emas...
"Fan, bukankah kau mengikuti lelang untuk rumput itu." Wei Guanlin menunjuk ke arah panggung lelang sambil memandang Zhou Fan.
__ADS_1
"Hem..." Zhou Fan mengangguk, tapi tak kunjung juga mengeluarkan tawarannya, membuat Wei Guanlin semakin bingung.
"Lantas apa yang membuatmu tetap diam, dan tak segera mengeluarkan tawaran." Wei Guanlin sungguh tak habis pikir dengan Zhou Fan.
"Biarkan para orang tua itu bersaing terlebih dahulu, tak seru jika tak melihat kekesalan orang orang tua itu," seru Zhou Fan santai.
"Kau selalu mencari masalah." Wei Guanlin mengelengkan kepalanya.
"Bukannya begitu, hanya saja aku terlalu malas untuk mengeluarkan tawaran terus menerus, lebih baik sekali tembak tepat sasaran." Zhou Fan mengerlingkan matanya.
"Terserah kau saja..." Wei Guanlin hanya bisa pasrah menghadapi kekasihnya yang keras kepala itu.
Sampai di harga 43.000 suara orang menaikkan tawaran tak lagi terdengar.
Saat Ciang Gu akan mengetuk palunya, Zhou Fan mengeluarkan tawarannya dengan lantang.
"45.000 koin emas!" seru Zhou Fan.
"Sial! Siapa bajingan itu, apakah dia tak tahu, Keluarga Shang menginginkannya?" Seorang pria tua menggerutu kesal di salah satu ruangan utama.
"Apakah ada yang lain?!" Ciang Gu bertanya kepada para peserta lelang.
"Aku harus mendapatkannya, setidaknya rumput jendral itu akan menghasilkan sepuluh pill kultivasi tingkat 5," ucap pria tua yang juga merupakan kepala keluarga bangsawan Shang.
"46.000 koin emas!" Dengan suara sedikit ragu, Tuan Besar Shang menambah tawarannya.
"48.000 koin emas!" Zhou Fan mengucapkannya dengan sangat enteng.
Beberapa orang mulai berbisik mengenai siapa pemuda di ruangan utama nomor lima.
"Siapa pemuda di ruangan itu, dia sungguh berani menyinggung Keluarga Bangsawan Shang."
"Tidak hanya itu, dia mengeluarkan tawaran dengan begitu santai. Tidak tahu seberapa kaya pemuda itu."
"Bahkan aku rasa Keluarga Kekaisaran tidak akan seberani dia, mengeluarkan hampir lima puluh ribu koin emas hanya untuk rumput jendral."
Mereka tahu Zhou Fan merupakan seorang pemuda tak lain karena suara Zhou Fan sendiri.
"50.000 koin emas! Aku, kepala keluarga bangsawan Shang, akan mundur jika ada yang menikkan harga lagi." Tuan Besar Shang membuka setatus nya untuk menekan pesaingnya.
"Hng, naif!" Zhou Fan mencibir tuan besar Shang.
"Jika begitu, aku sangat berterimakasih kepada Tuan Besar Shang, 55.000 koin emas!" Sekali lagi Zhou Fan mengatakannya dengan nada santai.
Sekali lagi suasana menjadi riuh dengan ucapan Zhou Fan.
"Wah... Dia sungguh menantang Keluarga Bangsawan Shang. Tuan Besar Shang sudah membuka statusnya dan dia masih berani menawar."
"Haha... Aku rasa akan ada pertunjukan menarik setelah lelang berakhir."
__ADS_1