Legenda Petarung

Legenda Petarung
Chapter... 307 : Hancurnya Harapan


__ADS_3

"Bayi di dalam kandungan memiliki tubuh matahari."


Zhou Fan mengerutkan kening, dia tahu kondisi ini. Itu adalah kondisi di mana anak di dalam kandungan memiliki sebuah sumber energi panas di dalam tubuhnya.


"Ibu, aku harus masuk." Zhou Fan hendak mendorong pintu, tapi Zhou Qian dengan cepat menahannya.


"Jika kau masuk, malah akan membahayakan Wei'er dan bayinya, sebaiknya kau tenang dan berharap yang terbaik."


Zhou Fan menempelkan telinga di pintu, dia dapat mendengar jeritan yang semakin kuat terdengar.


Air mata Zhou Fan perlahan keluar, dia sudah sangat merasa bersalah karena tidak berada di samping istrinya ketika mengandung, dan sekarang Qing Yuwei harus menghadapi situasi hidup dan mati.


Wei Guanlin hanya diam di tempatnya, sebenarnya dia datang dengan membawa kabar bahagia, tapi situasi sangat tidak mendukung. Dia pun mengurungkan niatnya, dan menunda untuk menyampaikan kepada semua.


Beberapa saat, tabib keluar dengan wajah penuh keringat. "Saya membutuhkan seseorang untuk membantu."


Zhou Fan langsung berdiri. "Aku adalah suaminya, aku akan membantu."

__ADS_1


Tabib wanita itu sedikit mengerutkan kening. Masalahnya dia belum pernah melihat Zhou Fan sebelumnya, sekarang mengaku sebagai suami, dia terlebih dahulu harus memastikannya.


Beberapa orang di sana mengangguk, membuat tabib wanita itu memperbolehkan Zhou Fan masuk.


"Ibu nya kehabisan tenaga dalam, selama masa persalinan tidak baik menggunakan pill, oleh karena itu membutuhkan bantuan untuk menyalurkan tenaga dalam." Tabib berjalan


Zhou Fan mengangguk lemah, dia duduk di samping tempat tidur Qing Yuwei. Perlahan dia menyalurkan tenaga dalam, dan tabib wanita itu kembali melakukan pekerjaannya.


"Tuan, anda harus terus menyalurkan tenaga dalam. Karena itu yang akan menjadi dorongan untuk istri anda bertahan. Saya akan berusaha untuk menyelamatkan mereka."


Zhou Fan telah menyalurkan hampir seluruh tenaga dalam di tubuhnya, tapi tubuh istrinya masih terus menerus menelan tenaga dalamnya, itu seolah jurang tanpa batas.


"Tuan, anda bisa menggunakan pill pemulihan. Anda tidak apa, tapi istri anda tidak bisa." Zhou Fan mengangguk, sebelumnya dia mengira tidak boleh menggunakan pill baik itu dia ataupun Qing Yuwei, ternyata hanya Qing Yuwei.


Tanpa basa basi dia mengeluarkan pill pemulihan, memakannya tanpa belas pemikiran panjang.


Zhou Fan sudah berjam jam di dalam ruangan, tapi tak ada kabar yang keluar. Semua yang ada di luar khawatir, khususnya Qing Si yang semakin lama semakin tidak terkendali.

__ADS_1


Beberapa saat suara tangisan bayi terdengar, merubah wajah semua orang yang berada di luar.


Qing Si langsung berdiri, dia mengusap wajahnya yang terlihat sembab.


Tabib wanita keluar dengan bayi di tangannya, dia keluar tanpa banyak bicara.


Zhou Qian spontan mengambil alih cucunya, dia menimang sambil berusaha berinteraksi dengan si bayi.


"Bagaimana kondisi putriku?"


Tabib wanita hanya diam, dia tidak bisa menjawab pertanyaan Qing Si.


Hal itu membuat ekspresi Qing Si terlihat buruk. Dia langsung mendorong pintu dan menyaksikan tubuh putrinya terbaring di atas tempat tidur.


Zhou Fan duduk bersila, memulihkan tenaga dalam yang sudah sangat terkuras. Dia telah berusaha, bahkan dia telah mengerahkan seluruh tenaga dalamnya.


Melihat mertuanya datang, Zhou Fan bangkit dan mendekati nya. "Maafkan aku ayah mertua."

__ADS_1


__ADS_2