Legenda Petarung

Legenda Petarung
Chapter... 273 : Mengangkat Guru


__ADS_3

Zhou Fan sangat serius memperhatikan, dia yang sedikit tertinggal harus dengan cepat menangkap apa yang dijelaskan, jika tidak dia tidak akan mendapatkan apapun.


Lapisan formasi tidak setenar lapisan lain seperti tempa senjata juga alkimia. Itu dapat dilihat hanya ada sekitar sepuluh orang saja termasuk dirinya di sini.


Kebanyakan orang berpikir bahwa ahli formasi tidak terlalu berguna dalam pertarungan, oleh sebab itu lapisan formasi sangat sedikit yang meminati.


Namun Zhou Fan merasa pandangan seperti itu salah, bagi seorang petarung, satu perbedaan dapat membawa kemenangan.


"Sekarang, coba kalian peragakan seperti yang aku lakukan." Tetua itu terlihat tidak berminat mengajar para murid, hal itu karena murid murid di hadapannya tidak benar benar memperhatikan, seolah dia hanya membuang waktu di tempat ini.


Satu persatu murid mulai mencoba membuat formasi kecil dengan kedua tangannya, mereka melakukan sama persis seperti tetua itu, tapi tak juga dapat berhasil.


"Kalian tidak ada bakat, kembalilah." Pria tua itu menghela nafas berat, tanpa memandang beberapa murid dia melayangkan tangan mencoba mengusir.


"Cih... Hanya materi tak berguna, untuk apa memperdalam formasi? Aku merasa telah menyia-nyiakan waktu ku yang berharga."


"Lapisan formasi memang tidak berguna, pantas saja sangat sepi."


"Ayo kembali, lebih baik bergabung dengan lapisan alkimia atau tempa senjata. Jika tidak, meningkatkan kultivasi juga baik."


Murid murid itu pergi dengan wajah kesal, mereka mengikuti jelas lapisan formasi karena penasaran, mereka tak benar benar ingin memperdalam kemampuan formasi.


Huft...


Sekali lagi tetua itu menghela nafas, kemudian dia berbalik, tapi pandangannya tak sengaja mengarah ke seorang pemuda yang masih duduk di sana.


"Kenapa kau tak pergi?" tanya tetua dengan wajah heran.


"Tetua, biarkan murid ini memperdalam tentang formasi." Zhou Fan menyatukan tangannya sambil berdiri.


Tetua itu tertegun untuk beberapa saat, tapi dengan cepat tersadar.


"Panggil saja tetua Louxi. Sebelum itu kau harus memaparkan pandanganmu tentang formasi kepadaku." Tetua Louxi mengukir senyum samar di bibirnya.

__ADS_1


"Formasi ruang merupakan kekuatan hukum, di saat seorang petarung mencapai tingkat kaisar, secara tak sadar tenaga dalam sudah berkembang. Orang tua zaman dahulu menyebutnya dengan istilah 'pemecahan'."


"Di saat ini tenaga dalam membuahkan fungsi baru, salah satunya adalah memperkuat spiritual. Dengan spiritual semakin kuat, pada batas tertentu seorang petarung dapat menstimulasi kekuatan ruang, yang lebih dikenal dengan formasi ruang."


Zhou Fan sejenak menghentikan pemaparannya tentang formasi, sambil menatap tetua Louxi dia seolah menantikan tanggapan dari pria tua itu.


"Kau tahu cukup banyak, yang berarti kau juga tahu bahwa setiap orang dapat membuat formasi ruang bahkan tanpa mempelajarinya sekali pun. Mereka hanya perlu tahu bagaimana memusatkan pikiran dan juga tenaga dalam pada satu tempat secara terpusat."


Tetua Louxi menatap Zhou Fan, meski mengagumi pemahaman Zhou Fan tentang formasi, dia tidak berpikir pemuda itu akan tetap melanjutkan niatnya.


Namun pemikirannya seketika punah saat pemuda itu melanjutkan perkataannya.


"Ya, saya tahu. Namun terdapat satu kenyataan yang tidak semua orang ketahui." Zhou Fan sengaja tidak mengatakan secara langsung, untuk sesaat dia terlihat berpikir.


Wush...


Di tangan Zhou Fan tiba tiba muncul balok semu, itu adalah formasi yang baru saja dia ciptakan.


"Meski dengan formasi ini sudah dapat dikatakan sebagai ahli formasi, tapi ini masih terlalu jauh dari kata ahli. Formasi yang sesungguhnya perbandingan tersendiri, seperti yang tetua ciptakan saat menjelaskan tadi."


Tetua Louxi saat ini tak bisa lagi menyembunyikan jejak keterkejutan di wajahnya. Sambil menatap Zhou Fan, pria tua itu dengan tergesa bertanya. "Sejak kapan kau dapat menciptakan formasi?"


"Jika mengatakan baru pertama kali mencoba, pasti anda tidak percaya. Namun ini memang pertama kalinya, sedangkan untuk masalah pengetahuan memang telah lama aku pelajari, itu terjadi setelah berhadapan dengan petarung kaisar yang dapat menggunakan formasi ruang."


Zhou Fan mengingat pertarungannya di Kekaisaran Xiao, tepatnya di kediaman walikota. Saat itu dia benar benar merasa terpojok dengan pria tua suruhan walikota.


"Saat itu murid ini berpikir, formasi ruang hanya sekedar pembatas, tapi setelah lama mendalami dengan mencari dari berbagai sumber, menyadari formasi ruang tidak sesederhana itu."


Tetua Louxi mengangguk, dia kemudian duduk di sebuah bangku di dekat Zhou Fan.


Hahahahaha...


Tetua Louxi tertawa lirih, tersirat sebuah ketidak percayaan dengan apa yang ia dapatkan. "Setelah lama berada di sekte bilang sejati, aku berpikir tak akan ada murid yang mengerti tentang formasi, tapi aku bertemu denganmu, itu mematahkan pandanganku sebelumnya."

__ADS_1


...


Setelah mendapatkan kepercayaan tetua Louxi, Zhou Fan mendapatkan beberapa masukan juga teknik tantang formasi dari pria tua itu. Meski tak langsung bisa mempraktekkannya, perlahan dia mendapatkan kemajuan.


Sampai petang, pemuda itu di tempat tetua Louxi. Namun tak juga bisa menciptakan formasi seperti tetua Louxi, dia masih hanya menciptakan cangkang kosong tanpa isi.


Zhou Fan tak menyerah, dia terus mengulang, dan tetua mengulang. Tetua Louxi yang tak tega melihat murid satu satunya, mendekat sambil berkata.


"Hari sudah menjelang malam, kau sebaiknya kembali dan beristirahat. Besok kau bisa melanjutkan."


Membuat formasi sama seperti mengolah sebuah pill, hal itu membutuhkan tenaga dalam yang tidak sedikit. Setelah berjam jam bergelut dengan formasi, muka Zhou Fan terlihat sedikit pucat, hal itu lah yang membuat tetua Louxi tak tega.


Zhou Fan mengakhiri kegiatannya, dia juga baru teringat tentang janjinya untuk pergi ke kediaman bambu kuning. "Guru, aku rasa sampai di sini dulu. Namun aku masih belum menyerah, aku akan datang kembali esok hari.".


"Kapanpun kau ingin datang, kau bisa datang. Aku akan selalu di sini." Tetua Louxi tersenyum cerah.


Jika ada yang melihat mungkin akan langsung membulatkan mata lebar lebar, karena menurut kabar, tetua Louxi merupakan patung berwujud manusia yang tak pernah mengeluarkan ekspresi.


Setelah meninggalkan taman, Zhou Fan berjalan ke pelataran dalam. Dengan identitas tetua Shun saja dia sudah tahu bahwa kediaman bambu kuning berada di pelataran dalam.


Tetua murid luar memiliki kediaman di wilayah pelataran luar, dengan begitu, tetua murid dalam memiliki kediaman di pelataran dalam.


"Kau murid luar, hendak kemana?" Seorang penjaga yang berjaga di perbatasan antar pelataran.


"Tetua Shun mengundang untuk datang ke kediamannya, kedatangan kali ini hendak ke kediaman bambu kuning."


Mendengar perkataan Zhou Fan penjaga itu tak langsung menjawab, dia terlihat berpikir, kemudian meraih sebuah kertas.


"Kau adalah Zhou Fan?" Penjaga itu memberikan kertas itu kepada Zhou Fan, yang spontan ditangkap pemuda itu.


Melihat anggukan Zhou Fan, penjaga itu memberi izin untuk masuk ke pelataran dalam. Dia sudah mendapatkan pesan dari orang bersangkutan, dia tidak mungkin menahan.


"Kau membutuhkan ini." Penjaga itu melempar sebuah kertas lain, itu adalah denah pelataran dalam.

__ADS_1


Sambil mengangkat kertas itu, Zhou Fan tersenyum dan meninggalkan penjaga setelah berterima kasih.


__ADS_2