
****
Di desa daun hijau...
Lelang yang ditunggu tunggu akan segera dimulai, terlihat pria paruh baya sedang berjalan kearah panggung, Zhou Fan sangat mengenal pria tersebut yang tidak lain adalah Long Jiu.
Zhou Fan tidak berharap mendapatkan barang dari lelang kali ini, dia hanya ingin melihat barang yang ia lelang, tapi jika ada yang menarik perhatiannya ia tentu tidak akan diam.
"Perkenalkan, saya Long Jiu, saya akan menemani anda sekalian dalam lelang kali ini, mohon bantuannya...," ucap Long Jiu dengan sopan.
Sama seperti lelang pembuka tadi, semua peserta khususnya yang ada di lantai 1 dan 2 begitu antusias menyambut perkataan Long Jiu.
Long Jiu terdiam sesaat untuk menunggu semuanya diam, saat suasana sudah mulai terkondisi dia kembali berkata,
"Lelang utama ini akan mengeluarkan 10 jenis barang, dimulai dengan barang yang menurut kami memiliki tingkat yang terendah," jelas Long Jiu.
"Prokk... prokk...,"
Long Jiu bertepuk tangan dua kali, semua peserta lelang melihatnya dengan pandangan aneh, dia kenapa? pikir semua orang yang ada di sana.
Tapi pandangan itu tidak bertahan lama, semua orang langsung teralihkan dengan beberapa pelayan yang menaiki panggung dengan membawa beberapa kotak dan berhenti dibelakang Long Jiu.
Semuanya berpikir isi kotak itu tidak lain adalah barang yang akan dilelang, karena kotak itu berjumlah 10, sama persis dengan banyaknya barang yang akan dilelang.
"Prok...,"
tepat setelah Long Jiu bertepuk tangan, salah satu pelayan paling kiri maju kearahnya dengan sebuah kotak di tangannya.
"Ini adalah jenis barang pertama yang akan kami lelang..." Long Jiu berkata sambil membuka kotak yang sekarang berada di hadapannya itu.
Setelah membuka seluruhnya, Long Jiu tersenyum dan mengalihkan pandangannya kearah semua peserta lelang.
"Ini adalah pil kultivasi tingkat tiga yang di bawa oleh tuan di ruang nomor 4...." Long Jiu menjeda ucapanya sambil melihat kearah Zhou Fan yang berada di bilik nomor 4, semua orang mengikuti arah pandangannya dan mulai berbisik.
"Apakah orang di bilik nomor 4 itu alkemis bintang 2." Salah satu peserta berkata dengan kagum.
"Kalau dia alkemis bintang 2 berarti dia adalah orang kedua setelah ketua Chen alkemis bintang 2 yang masih aktif." Peserta lainnya menimpali perkataan peserta sebelumnya.
__ADS_1
Di lantai 4 ketiga perwakilan klan besar sudah merencanakan untuk menjalin hubungan dengan orang di bilik nomor 4.
Sementara semua orang sedang membicarakannya, Zhou Fan sekarang malah memejamkan matanya, ia sudah menduga akan seperti ini, dia tidak bisa menghindarinya karena ini adalah peraturan yang sudah ditetapkan oleh paviliun obat.
"Disini terdapat 3 buah pil kultivasi tingkat tiga, dan kami akan melelang nya secara terpisah, harga awalnya 500 koin emas untuk satu pil kultivasi tingkat tiga, setiap kenaikannya tidak kurang dari 10 koin emas."
Meskipun tergolong mahal tapi itu sebanding dengan khasiatnya yang dapat membantu kecepatan berkultivasinya, dibandingkan dengan pill kultivasi tingkat satu, pill kultivasi tingkat tiga dapat mempercepat kultivasi 3 kali lebih cepat, jadi kesimpulannya semakin tinggi tingkatan pill kultivasi maka kecepatan kultivasinya juga akan semakin cepat.
"600 koin emas..," ucap salah satu perwakilan klan kecil dilantai tiga.
"620 koin emas..." seseorang dari bilik nomor satu berteriak lantang.
Semua orang yang melihat Klan besar sudah beraksi, perlahan tapi pasti mundur dari persaingan.
"Klan Shui sudah mengeluarkan tawaran, apakah pantas jika kami tidak bergabung, 650 koin emas!" ucap pria paruh baya dari bilik nomor 2.
Melihat Klan Shui menginginkannya juga, perwakilan Klan Ling mengeluarkan harganya.
"Sialan! si tua Ling Yan benar benar menantangku kali ini." pria paruh baya yang berada dibilik nomor satu terlihat kesal.
"Ling tua apa kau sengaja ingin bertarung denganku!" teriak pria paruh baya yang diketahui bernama Shui Te.
"Huh.... padahal umurnya sama denganku, tapi dia memanggilku dengan sebutan tua." Ling Yan menggerutu disebut tua oleh Shui Te.
Zhou Kay atau tetua pertama Klan Zhou yang mendengar keduanya bertengkar pun tertawa nyaring.
"Hahaha..., kalian tidak pernah berubah." Zhou Kay berkata kepada dua orang yang sedang beradu mulut.
Zhou Kay, Ling Yan dan juga Shui Te adalah saingan dalam satu generasi, mereka bertiga mulai bersaing saat mereka bertiga mengikuti turnamen jenius kota batu hitam, dan mereka menjadi yang paling menonjol, meskipun yang menjadi juara adalah Shui Te dan Ling Yan menjadi yang terakhir diantara mereka bertiga.
"700 koin emas, karena kalian berdua masih berdebat, biar pill ini jadi milikku" Zhou Kay berkata sambil terkekeh.
Mereka bertiga terus menaikkan harga, pada saat Zhou Kay menawar 1000 koin emas, Ling Yan dan Shui Te mulai ragu untuk menyebutkan harganya, dan akhirnya mereka menyerah.
Zhou Han yang melihat ayahnya berhasil mendapatkan pill kultivasi tingkat tiga, matanya bersinar menatap pill itu, karena ia yakin ayahnya menawar pill itu untuk dirinya.
Zhou Fan yang mengira harganya hanya 600-an maksimal, terkejut melihat antusiasme ketiga Klan Besar bahkan harga per bijinya lebih besar dari pada ke-enam senjata master yang ia keluarkan.
__ADS_1
setelah beberapa saat, pill kultivasi tingkat tiga lainnya terjual dengan harga masing masing 950 koin emas yang di dapatkan oleh Shui Te dan juga Ling Yan.
Sama seperti pill kultivasi tingkat tiga, pil bulan dan juga mendapatkan sambutan yang meriah, ketiga pil bulan itu didapatkan oleh perwakilan klan kecil.
Pill spiritual didapatkan oleh tetua kedua Klan Zhou, ayah Zhou Yu, Zhou Kun.
Zhou Kun baru saja menerobos ke tingkat grand master bintang 3, dia harus menguatkan pondasinya, saat Long Jiu mengatakan pil spiritual mata Zhou Kun tidak dapat beralih, dia langsung menawar dengan harga 1300 koin emas dan pill itu langsung menjadi miliknya karena tidak ada yang mengeluarkan harganya lagi.
Sekarang tersisa dua jenis barang, dan senjata rank epic Zhou Fan adalah salah satunya, Zhou Fan sudah puas dengan penghasilannya dari beberapa pill dan senjata rank master yang ia lelang.
Zhou Fan menduga senjatanya menjadi jenis barang terakhir yang akan dikeluarkan, tetapi Zhou Fan terkejut saat Long Jiu menyebutkan nama pedangnya bukan menjadi yang terakhir tetapi dua terakhir.
semua peserta terkejut saat mendengar senjata rank epic dilelang, meskipun mereka tidak dapat bersaing dengan klan besar tapi mereka dapat melihat secara langsung pedang itu, di kota batu hitam hanya terdapat 4 senjata rank epic dan 5 termasuk senjata ini.
Ketiga Klan Besar masing masing memiliki sebuah senjata rank epic dan yang satunya dimiliki oleh paviliun obat sendiri.
Sementara semua peserta heboh dengan senjata rank epicnya, Zhou Fan malah memikirkan apa barang yang akan dikeluarkan terakhir dalam lelang ini.
Zhou Fan akhirnya menyerah untuk menebak isi dari kotak terakhir itu, dia memutuskan untuk menunggu beberapa waktu untuk bisa melihat barang yang lebih berharga dari senjata epicnya.
Ketiga perwakilan klan besar masih terus mengeluarkan harganya.
"2000 koin emas...." Shui Te mengeluarkan tawarannya
"2100 koin emas..." Ling Yan tidak mau mengaku kalah dari saingannya itu.
"2900 koin emas..." Zhou Kay sudah mulai ragu mengeluarkan harganya.
"3000 koin emas, ini adalah tawaran terakhirku, aku akan menyerah jika ada yang menawar nya lagi," ucap Ling Yan pasrah.
"Kalau begitu terimakasih untuk tetua Ling Yan, aku akan mengeluarkan harga 3100 koin emas." Shui Te berkata sambil menengok bilik nomor 3 yang dihuni oleh Zhou Kay.
"Aku menyerah...," ucap Zhou Kay.
"Kalau begitu saya harus berterimakasih." Shui Te berkata sambil tertawa.
"Selamat untuk tuan nomor 1, karena telah mendapatkan pedang rank epic bernama pedang malam, dengan harga 3100 .... tok... tok..tok...," Long Jiu menyelamati Shui Te karena telah memenangkan persaingan sebelum memukulkan palu 3 kali.
__ADS_1
*****