
"Lee! nanti kalau ketemu di arena jangan sungkan." Zhou Fan menepuk pelan pundak temannya itu.
"Heh.... aku tidak akan menahannya, kau beruntung jika bisa kalah dariku." Lee membalas ucapan Zhou Fan, ia mengatakan bahwa ia lebih kuat dibandingkan Zhou Fan.
Zhou Fan hanya menghilangkan kepala pasrah mendengar ucapan Lee.
Lee yang melihat Zhou Fan menggelengkan kepalanya menaikkan alisnya heran.
"Kau tidak percaya, aku akan mengalahkan mu, ingat! pemuda manis ini yang akan mengalahkanmu," ucapnya dengan pedenya.
"Majulah sekarang giliranmu, pria manis." Zhou Fan mengejek Lee, kebetulan nama Lee yang disebutkan akan bertanding pertama.
"Cih...." Lee hanya mendengus kesal, sambil menaiki panggung pertandingan dengan wajah kesal.
Sedangkan Zhou Fan tertawa melihat temannya kesal, ini kali kedua ia membuat pemuda berkulit gelap itu kesal, tapi ia seakan tidak pernah puas dengan membuat temannya kesal.
"Bocah hitam!"
Lee yang mendengar ia dikatai 'bocah hitam' menoleh ke arah lain panggung dengan tatapan yang mengerikan, ia dapat melihat seorang pemuda dengan tubuh gempal berdiri dengan tegak di hadapannya.
Zhou Fan yang mendengar Lee dikatai pemuda hitam menahan dirinya untuk tidak tertawa, tapi usahanya sia sia saat mendengar tawa dari semua orang yang ada disana.
"Siapa yang kau panggil pemuda hitam, 'gumpalan lemak'? kau tidak lelah setiap saat memanggul beban ditubuhmu?" Lee balik mengatai pemuda yang memang memiliki tubuh gempal.
Gumpalan lemak? hahaha... semua orang tertawa mendengar pemuda gempal dipanggil gumpalan lemak oleh pemuda hitam.
Zhou Fan tidak begitu terfokus dengan adu mulut keduanya, ia lebih penasaran dengan tingkat kultivasinya, ia diam diam memfokuskan penglihatannya untuk melihat kultivasi pemuda gempal.
"Ternyata petarung pemula bintang 9, Lee lebih unggul dalam hal kultivasi, tapi melihat tubuh lawannya yang besar seperti itu, mungkin ini tidak berakhir dengan cepat," gumam Zhou Fan dalam hati.
__ADS_1
"Hitam, kau sungguh bernyali, aku adalah murid dari tetua sekte api merah, kau akan menyesal karena telah memanggilku dengan gumpalan lemak," ucap pemuda gempal itu, sambil menekankan kepada semua orang bahwa dia adalah anggota sekte api merah.
Meskipun sekte api merah tidak terlalu terkenal di Kekaisaran, tapi dalam Kota Batu Hitam tidak ada yang tidak mengetahui sakte api merah, konon katanya kekuatan yang dimiliki oleh sekte api merah tidak lebih lemah dari paviliun obat.
Juga sekte api merah merupakan satu satunya sakte yang ada di wilayah kota batu hitam, meskipum wilayahnya berada di desa biji padi yang merupakan salah satu desa yang dikuasai oleh Klan Shui, sakte ini tidak berada di bawah kekuasaan klan tersebut, mereka tidak terfokus dengan kekuasaan tapi mereka lebih terfokus menjadi tempat para pemuda meningkatkan kekuatannya, sebenarnya mereka lebih cocok di panggil akademi dari pada sekte.
"Cih.... kalau dasarnya lemah buat apa kau ikut kualifikasi, kau berharap lolos dengan mengandalkan nama sekte api merah? kau sungguh bodoh," ucap Lee mencibir pemuda gempal.
"Banyak omong kau hitam!" pemuda gempal berkata dengan marah sambil melesat menyerang Lee.
Dalam kualifikasi ini memang tidak ada pengadil hanya ada beberapa tetua sebagai pengawas, peserta diperbolehkan langsung menyerang saat mereka berada di atas panggung pertandingan.
"Kau sungguh hanya gumpalan lemak, lihat apakah seranganmu mengenaiku? seranganmu sangat lam-bat," ucap Lee yang dengan sengaja menekan kata lambat sambil terus bergerak cepat.
Lee memang memiliki kelebihan di kecepatannya, Zhou Fan saja mengakui temannya itu memiliki kecepatan yang lebih tinggi dari pada seorang setingkatnya, dengan kultivasinya yang berada di tingkat petarung mahir bintang 1, ia bisa menandingi kecepatan petarung mahir bintang 3, Zhou Fan bahkan sempat berpikir temannya mendapatkan kecepatan itu karena sering di kejar kejar oleh petugas yang bertugas mengusir pengemis.
Pemuda gempal mengerang marah, dia menyerang Lee sambil beberapa kali mengatai Lee 'pemuda hitam', tapi tidak ada serangannya yang mengenai pemuda itu.
Lee berhenti dan menatap pemuda gempal.
"Kalau itu yang kau inginkan, aku tidak akan sungkan," gumamnya.
"Kenapa kau berhenti, apakah kau ingin menyerah karena terlalu lelah bergerak? kau sudah terlambat, jika kau bersujud di kakiku dan menggonggong tiga kali aku mungkin membiarkanmu turun tanpa terluka." Pemuda gempal itu tertawa melihat Lee sudah tidak berniat menghindar, tapi dia tidak tahu bahwa apa yang ia pikirkan tidak sesuai dengan apa yang akan dilakukan Lee.
Para penonton yang melihat Lee diam, berpikir bahwa pemuda itu akan menyerah dan melakukan apa yang di katakan pemuda gempal, hanya beberapa saat pikiran tersebut hilang bagaikan tidak pernah ada, mereka terkejut dengan apa yang dilakukan Lee, tidak seperti yang mereka pikirkan! pemuda itu justru mengeluarkan sebuah tombak rank warior dan melompat ke arah pemuda gempal.
Pemuda gempal yang melihat gerakan Lee segera mengeluarkan senjatanya yang juga sebuah tombak rank warior,
"Tidak aku sangka kau juga seorang pengguna tombak, kau membuatku terkejut" ucapnya merendahkan Lee.
__ADS_1
"Akan aku lihat apakah kau pantas menggunakan tombak sebagai senjatamu." Lee berkata tanpa berhenti mengeluarkan teknik bertarungnya.
Trank..... Trink.....
Suara benturan dua tombak rank warior menggema di sekitar panggung pertandingan, mereka berdua beradu dengan sangat sengit. Terlihat dengan jelas Lee begitu menguasai pertarungan, dia berhasil menekan lawannya dalam posisi bertahan.
Pemuda gempal tidak akan mengira akan terpojok kan oleh pemuda dihadapannya, semua orang yang tidak ber kultivasi juga terkejut mengetahui pemuda kurus itu lebih kuat dari pada pemuda gempal.
Tapi tidak untuk Zhou Fan dan orang yang mempunyai kultivasi lebih tinggi dari Lee, mereka dapat melihat kalau Lee tadi sedang mempermainkan pemuda gempal, saat Lee mulai serius mereka tidak begitu terkejut melihat Lee berhasil mendesak pemuda gempal.
"Cih... aku meremehkannya, tidak aku sangka kekuatannya di atasku pantas saja aku tidak bisa melihat kultivasinya," kata pemuda gempal di dalam hati.
Pemuda itu berpikir apakah akan menyerah atau melanjutkan pertandingan ini, sebenarnya ia sangat ingin mengikuti turnamen Kota Batu Hitam, tapi setelah melihat kemampuan lawannya ia pesimis bisa menang melawannya.
"Apa kau ingin menyerah gumpalan lemak?" Lee mundur beberapa langkah untuk memberi ruang pemuda gempal itu menyerah.
Lee berkata dengan santai, tapi tidak bagi pemuda gempal itu, ia menganggap ucapan Lee sebagai hinaan kepadanya, dan ia tidak bisa menerima penghinaan itu.
Hiat...
Pemuda gempal itu berteriak marah sambil mengarahkan tombaknya ke perut lawannya, kepalanya sudah dipenuhi amarah dan rasa balas dendam.
Lee menggaruk kepalanya yang tidak gatal, pemuda itu mengingat kembali kata katanya 'Apa kau ingin menyerah gumpalan lemak?' Lee menggeleng, menurutnya tidak ada yang salah dengan ucapannya.
"Padahal aku hanya menawarinya untuk menyerah, tapi dia malah menyerangku dengan marah," batin Lee, ia tidak habis pikir sebenarnya apa yang ada di kepala si gumpalan lemak sampai dia tidak dapat mengerti ucapannya.
Tepat saat tombak pemuda gempal akan mengenai perut Lee, pemuda itu menangkis serangan tombak itu dengan gagang tombaknya. Tidak berhenti sampai disitu, Lee balik memberikan serangan kepada pemuda gempal itu.
Pemuda gempal yang tidak siap menerima serangan Lee, terpental beberapa langkah dengan seteguk darah keluar dari mulutnya secara paksa.
__ADS_1
Uhuk uhuk.... bukkk
pemuda gempal terjatuh pingsan tepat setelah ia terbatuk darah.