Legenda Petarung

Legenda Petarung
Chapter... 87 : Makam Kuno... 5


__ADS_3

Sekor kelabang tiba tiba keluar, bergerak cepat ke arah Qing Yuwei.


Saat kelabang itu siap menerkam Qing Yuwei dan gadis itu sudah menerima apapun akibatnya, sebuah siluet tebasan berwarna merah menyala menghantam tubuh beast kelabang dengan cepat.


Duarrr...


Mendengar suara ledakan, dahi Qing Yuwei mengernyit.


Kenapa aku masih baik baik saja? pikir Qing Yuwei.


Perlahan gadis itu membuka matanya, ia bingung, ia terkejut saat melihat kelabang tingkat 3 gosong terpanggang tak jauh darinya.


Qing Yuwei membalikan badannya dan mendapati Zhou Fan sudah tepat di belakangnya.


Tak..


Sebuah sentilan mendarat mulus di dahi gadis itu, "Aw...." Ringisnya.


"Apa yang kau pikirkan, hem?" Tanya Zhou Fan.


"Aku terkejut sampai tak bisa bereaksi tepat waktu," Bela Qing Yuwei pada dirinya sendiri.


"Kita belum bersenang senang bersama, apakah kau tega meninggalkanku sendiri?" Zhou Fan memasang wajah sedihnya, meskipun sangat terlihat bahwa ia sedang tidak serius.


"Bersenang senang?" Tanya Qing Yuwei pada Zhou Fan, dia merasa sedikit ambigu dengan kata 'bersenang senang'.


"Heem..," Gumam Zhou fan singkat, kemudian beralih ke arah bunga teratai berada.


"Kau tunggu disini! Aku akan mengambil bunga teratai itu." Zhou Fan menunjuk bunga yang tak jauh dari tempatnya berdiri.


"Apa yang akan kau lakukan?" Tanya Qing Yuwei saat melihat Zhou Fan mengeluarkan beberapa tanaman herbal dari dalam cincin penyimpanannya.


"Lihat saja apa yang akan terjadi." Zhou Fan tersenyum misterius.


Zhou Fan berencana akan membuat pill pembersih jiwa, seorang yang telah memasuki tingkat petarung grand master membutuhkan pill pembersih jiwa untuk mempercepat terobosannya, jika tidak mengkonsumsinya akan memerlukan waktu bertahun tahun untuk menerobos tingkatan.


Sebenarnya Zhou Fan tidak terpikir akan membuat pill ini, selain bahannya sangat langka yaitu bunga teratai yang minimal mempunyai tujuh belas kelopak, pill ini juga tidak dapat banyak membantunya. Karena dia telah menyerap air spiritual yang membuat jiwanya menjadi sangat murni.


Zhou Fan berniat memberikan pill tersebut kepada orang tuanya.


Zhou Fan mulai mengalirkan tenaga dalamnya, tak lama percikan api muncul dari telapak tangannya.

__ADS_1


Zhou Fan dengan cepat mengarahkan api tersebut ke beberapa bahan di hadapannya.


Swush.. Swush..


Api tersebut mulai membawa bahan bahan itu ke udara, dan mulai memurnikan bahan bahan itu. Sedangkan untuk bunga teratainya, Zhou Fan tidak memasukkan nya secara bersamaan dengan bahan lainnya.


Karena menurut apa yang pernah ia baca di dalam 'kitab emperor', bunga teratai mempunyai sifat yang cenderung mengikat, jika dimasukkan bersamaan akan membuat pill menjadi kacau.


Sementara Qing Yuwei menganga tak percaya, bukan hanya karena Zhou Fan adalah alkemis, tapi cara mengolah pill pemuda itu begitu mengagumkan di matanya.


"Dia sangat jenius, aku sungguh beruntung dapat bersanding dengannya." Qing Yuwei bergumam sambil menatap kagum Zhou Fan.


Swush... swush..


Sekali lagi udara berhembus, dikarenakan api yang mulai terpusat pada bahan bahan itu.


Semua bahan bahan itu mulai menjadi cair, Zhou Fan yang menyadari hal tersebut pun melemparkan bunga teratai itu ke dalam pusaran api.


Kobaran api menjadi lebih besar, tapi Zhou Fan masih bisa mengendalikannya.


Beberapa saat kemudian, api di sekitar Zhou Fan mulai mengecil dan perlahan padam.


"Akhirnya selesai!" Ucap Zhou Fan seraya mengelap keringatnya.


Zhou Fan menengadahkan tangannya, bersamaan dengan itu pill berwarna putih kehijauan terjatuh tepat di telapak tangannya. Lalu mengangkat alisnya sambil menatap Qing Yuwei.


"Bagaimana?"


"Bagaimana? Menakjubkan, atau mengagumkan?" Zhou Fan mengerlingkan matanya ke Qing Yuwei.


"Cih.. " Qing Yuwei memalingkan wajahnya, dia merasa pemuda di hadapannya begitu tampan, tapi ia tak mau mengatakannya secara langsung.


"Ngomong ngomong, pill apa yang kau buat?" Qing Yuwei mendekat, lalu bertanya dengan wajah penasaran.


"Ini adalah pill pembersih jiwa tingkat 5, ini akan sangat berguna bagi kultivator tingkat petarung grand master," Jelas Zhou Fan.


"Apa! Pill tingkat 5.... Huh, kau selalu membuatku terkejut. Apalagi yang bisa kau lakukan?" Qing Yuwei berkacak pinggang sambil menatap Zhou Fan.


Qing Yuwei tahu, hanya alkemis bintang 3 ke atas yang bisa membuat pill tingkat ke 5, tapi pria muda di hadapannya kini dengan mudahnya membuat pill tingkat 5, bahkan tanpa menggunakan kuali pill untuk wadah mengolahnya.


"Hm... " Zhou Fan terlihat berpikir, lalu melihat Qing yuwei, lebih tepatnya dada gadis itu.

__ADS_1


"Hei, apa yang kau lihat!" Qing Yuwei menutup rapat dadanya dengan melipat kedua tangannya.


"Hehe..." Zhou Fan hanya terkekeh, kemudian ia melemparkan satu pill pembersih jiwa kepada Qing Yuwei.


Hap...


"Untuk apa kau memberikannya kepadaku, pill ini tidak akan berguna kepadaku yang masih di tingkat petarung master." Qing Yuwei berkata dengan sedih, sebenarnya dia sangat ingin menerima pill itu, tapi ia juga berpikir pill itu tidak akan membantunya.


"Berikan saja untuk ayahmu, anggap saja untuk hadiah kepada ayah mertua. Hehe...," Ucap Zhou Fan santai.


Sementara Qing Yuwei menunduk, ayah mertua? kata itu terus berputar dalam otaknya.


"Hihi..." Qing Yuwei cekikikan dalam hatinya, mendengar Zhou Fan berkata ayah mertua, entah mengapa gadis itu merasa tergelitik senang.


Tapi Qing Yuwei tidak menampakkan perasaan senangnya di permukaan, gadis itu memasang wajah datar.


"Kau akan menyuap ayahku dengan hanya mengandalkan pill ini, kau menganggap ayahku akan begitu mudahnya menyerahkanku. Asal kau tahu ayahku sangat garang." Qing Yuwei berusaha memberikan tekanan dalam diri Zhou Fan, tapi pemuda itu tampak santai saja menanggapi ucapan Qing Yuwei.


Karena menurut Zhou Fan, siapa yang dapat menahan godaan pill pembersih jiwa, pill ini sangat sangat membantu mempercepat kecepatan kultivasi sampai 3 kali lipat. Orang bodoh mana yang akan menolaknya.


"Kalau begitu ya lupakan saja." Zhou Fan mengedikkan bahunya lalu berjalan meninggalkan Qing Yuwei.


"Apa maksudmu lupakan saja hah!" Teriak Qing Yuwei kesal.


"Kau bilang ayahmu sangat garang, aku tak akan mempertaruhkan nyawaku." Zhou Fan terus menggoda Qing Yuwei yang nampak menganggap ucapannya serius.


"Kau bisa mencobanya!!" Qing Yuwei menatap tajam Zhou Fan, gadis itu benar benar kesal sekarang.


Tawa Zhou Fan pun pecah seketika.


"Hahaha.... Hei tenanglah. Aku tidak serius mengatakannya, lagi pula aku yakin dengan kemampuanku." Zhou Fan mengusap kepala Qing yuwei.


"Awas saja jika kau berani melakukannya." Qing Yuwei memukul pelan Zhou Fan. Yang membuat pemuda itu mengaduh.


"Cih, kau tidak perlu berpura-pura. Meskipun dengan seluruh kemampuanku, kau tidak akan terluka." Cibir Qing Yuwei dengan bibir yang sudah mengerucut.


Zhou Fan semakin ketawa mendengar gerutuan gadis cantik yang sudah menjadi wanitanya.


"Kemarikan cincinmu!" Zhou Fan menodongkan tangannya.


Qing Yuwei menyipitkan matanya. Untuk apa? pikir gadis itu.

__ADS_1


Menyasar tatapan heran Qing Yuwei, Zhou Fan memandangnya, kemudian berkata.


"Tidak perlu menatapku begitu!"


__ADS_2