
"Papa sedang membereskan apa, kayaknya semua berkas itu berkas-berkas penting?" tanya Putri pada Papanya yang pada saat itu sedang memperhatikan Papanya yang sedang merapikan berkas-berkas yang berjejer dimeja.
"Ini sayang besok kan Papa bakal menyelenggarakan komprehensif Pers jadi sebagai jaga-jaga saja.
"Komprehensif pers, jadi acara itu besok?"
"Iya sayang Papa sudah memutuskan kalau Papa bakal melakukannya besok. Kamu gak ada acara kan, karena kamu juga harus menghadiri acara besok kan ini juga penyambutan untuk kamu."
"Baiklah Pa, Putri bakal menghadirinya besok."
"Baiklah, ya sudah sekarang kamu istirahat ya kamu juga pasti capek."
"Iya Pa."
"Besok adalah acara komprehensif pers itu, jadi besok adalah hari terakhir Papa mengganggap jika Herland adalah orang yang paling baik. Papa tunggu ya besok Papa akan tahu seperti apa orang kebanggaan Papa itu," batin Putri dengan tersenyum.
Tak disangka kabar mengenai kepala presdir yang akan mengadakan komprehensif pers pun beredar sangat cepat, Bahkan sudah sampai ditelinga Gibran maupun teman-temannya, yang pada saat itu mereka sedang berada disebuah Restoran tidak sengaja mendengarnya dari seseorang penghuni Restoran.
" Hei kalian sudah denger gak, kalau ada kabar hangat yang perlu dibicarakan sekarang?"ucap salah satu seseorang yang berada dibelakang Gibran.
"Kabar hangat apa..saya gak denger berita apa-apa?"balas teman satunya.
" Iya saya sendiri juga gak ngerti apa maksud kamu, Memangnya berita apa?"
"Astaga kalian ini, itu lo kepala presdir pemilik dari perusahaan Departemen setor dan Puntaverdi record dia akhirnya bakal memunculkan diri sekarang lewat komprehensif pers yang akan diadakannya malam nanti.
"Apa..apa kamu serius? Pemilik Perusahaan terbesar kedua itu?"
"Jadi kalian bener-bener ketinggalan berita nih kan kabar itu sudah booming di media sosial. Kalian ini makanya jangan cuma fokus sama bidang kedokteran saja. jadi kaya gini deh.
"Astaga dokter Han, ya jelas kamu merasa familiar lah. kan perusahaan itu adalah perusahan terbesar di dunia bahkan kekayaanya tidak bisa dihitung berapa jumlah banyaknya kekayaan yang mereka miliki. Jadi orang itu sudah banyak dibicarakan dimana-dimana tapi sayangnya selama ini mereka merahasiakan identitas mereka yang sesungguhnya.
"Komprehensif pers, kamu tahu gak Perusahaan apa yang dimaksud para Dokter itu?" tanya Gibran pada Verrel.
"Sama. Aku sendiri juga kurang ngerti, tapi nanti malam kita kayaknya bakal tahu, kan acaranya siaran live.
"Siaran live, kamu tahu darimana?"
__ADS_1
"Ini,"balas Verrel dengan menunjukkan benda pipih kepada Gibran.
"Bearti beritanya sudah tersebar kemana-mana?"
"Iya kayaknya memang gitu!"
Dan Gibran sama sekali tidak menyadari jika perusahaan yang dimaksud adalah perusahaan milik papanya Putri, Sedangkan dia merasa agak familiar dengan nama itu tapi dia tidak tahu betul siapa pemiliknya.
Setelah direncanakan komprehensif pers tersebut, Para rekan kerja dan juga wartawan yang sudah terlebih dulu meletakkan beberapa kamera maupun ponsel pun sudah pada bersiap untuk meliput acara komprehensif pers yang terselenggara pada hari ini.
Pukul 19:00 malam akhirnya acara komprehensif pers tersebut akan segera dimulai..
Untuk melangsungkan awal acara ini, Sekertaris Lee yang tak lain adalah sekertaris Papanya Putri, ia pun mengatakan sesuatu pada awak media untuk penyambutan awal acara.
" Terima kasih buat kalian semua. Para rekan kerja maupun wartawan dan awak media yang sudah menyempatkan diri untuk mendatangi acara yang diselenggarakan pada malam hari ini.
Dan untuk pertama kalinya saya akan memperkenalkan pada kalian semua..kepala presdir atas nama putra wijaya Alexander keluarlah..
Setelah penyambutan awal itu, seseorang berjas hitam dengan pakaian yang sangat rapi pun akhirnya keluar, dari nampak bawah sampai atas seseorang itu pun akhirnya muncul dan menghampiri sekertaris Lee.
Dan setelah mengatakan beberapa kata penyambutan yang dilakukan oleh pak Putra wijaya yang tak lain adalah pimpinan
Selanjutnya Putra wijaya pun memberi sambutan pada Putri semata wayangnya untuk menerima berkas sekaligus memotong pita pembukaan.
Sedangkan Gibran dan Verrel yang pada malam itu sedang asyik menyaksikan siaran itu pandangan mereka seketika teralihkan setelah mereka melihat siapa orang yang muncul pada malam komprehensif pers pada malam itu, terkejut melihat kehadiran Putri dan kedua orang tuanya yang tiba-tiba muncul dalam penyambutan acara tersebut seketika mereka tidak bisa ngomong.
"Putri?"ucap Gibran dengan wajah terkejutnya.
"Maaf tuan saya mau bertanya dimana perasaan anda menjadi pengusaha paling kaya sedunia, dan apakah kemunculan dari tuan Putra wijaya ini adalah awal dari rencana untuk meneruskan kelanjutan bisnis tuan. Dan apa diusia tuan yang sudah mulai tua ini, apakah putri anda yang bernama Putri Valeria alexander ini akan menjadi penerus ahli waris sekaligus nona presdir di perusahaan Departemen setors dan Puntaverdi record ini?"tanya salah satu wartawan dengan menodongkan sebuah kamera dan perekam suara tepat dihadapannya.
"Iya yang kamu katakan memang benar. Karena saya hanya memiliki satu Putri maka Putri saya ini lah yang akan jadi menerus saham dan ahli waris nanti. Dan diusianya sekarang ini saya rasa Putri saya sudahlah cocok menerima saham yang akan aku berikan nanti.
Belum juga acara komprehensif ini berakhir, ada seseorang yang mengatakan sesuatu yang akhirnya membuat orang-orang yang mendengarnya pada terkejut dan menolehkan wajahnya ke arah asal suara itu berasal.
Dan orang itu yang tak lain adalah Herland Papanya Sally. Perlahan-lahan Herland pun menghampiri Putri dan juga kedua orangtuanya. Merasa bingung dengan kehadiran Herland yang secara tiba-tiba, Papanya Putri yang juga merasa bingung ia pun lantas langsung bertanya.
Terkejut dengan kehadiran Herland yang secara tiba-tiba. Dan dengan liciknya Herland pun telah merencanakan sesuatu untuk mempermalukan keluarga Putri didepan banyak orang yaitu dengan mengacau pikiran semua orang yang ada disini.
__ADS_1
Sudahlah kalian itu jangan banyak berakting dan berpura-pura baik pada semua orang dan apa yang kalian katakan barusan. setelah kalian merebut semua aset perusahaan ku kalian akan menguasai semuanya dengan kalian bilang kalau Departemen setors dan Puntaverdi record itu milik kalian. Apa sampai segitunya kamu pak Putra wijaya alexander karena anda ingin menguasai semua kekayaanku
"Herland apa maksud kamu..kenapa datang-datang kamu malah berkata seperti itu?" tanya Putra dengan kebingungan .
"Iya Herland ada apa denganmu? Kenapa kamu berkata seperti itu?" tanya Mamanya Putri.
Sedangkan orang-orang yang melihat semua ini, mereka pun terheran dan bingung
"Ada apa ini? Apa yang sebenarnya terjadi, siapa sebenarnya pemilik Perusahaan
Departemen setor dan juga Puntaverdi record itu. bukankah Kedua perusahaan itu milik anda pak Putra?" tanya salah satu Wartawan.
"Iya ada apa ini?" tanya Wartawan yang lainnya.
"Kalian semua jangan panik, biar aku yang menjelaskannya, saya dan juga pak putra kita adalah teman dekat, tapi saya tidak percaya jika kebaikan yang selama ini saya berikan pada mereka semua, ternyata mereka malah memanfaatkan kebaikanku dengan berusaha untuk menguasai semua kekayaanku sekaligus merebut semuanya dariku. Dan diam-diam mereka telah memalsukan dokumen penting dengan mengatas namakan atas nama Putra sendiri.
"Apa..astaga saya bener-bener tidak menyangka, jika keluarga Pak Putra sejahat itu..hanya demi harta kalian mencoba menipu kita semua dengan rencana licik Pak Putra ini."
"Rencana awal telah berhasil. Dan saya tidak hanya sekadar berkata, untung saja aku pintar karena aku telah membuat berkas yang palsu untuk membodohi mereka..jadi mereka tidak akan bisa mendapatkan berkas yang asli,"batin Herland dengan tersenyum.
"Berkas-berkas itu..apa yang kamu lakukan dengan berkas penting itu Herland, apa kamu telah menukarnya dengan berkas yang palsu?" gertak Papanya Putri.
"Jadi selama ini kamu hanya memanfaatkan kita, untuk mendapatkan kekayaan kita ini. Kamu bener-bener jahat Herland, tega sekali kamu menusukku dari belakang, selama ini aku sudah baik sama kamu tapi ini balasan yang kamu berikan ke aku?"
"Aku bener-bener tidak menyangka, tega sekali kamu melakukan semua ini pada kami.
Karena tidak bisa menahan amarahnya, Hampir saja putra mau memukul Herland akan tetapi langsung dihalangi oleh Putri dan juga mamanya.
Sedangkan orang-orang yang melihatnya, Mereka semua malah berpihak pada Herland. Karena Herland yang memiliki semua berkas-berkas itu.
Dan orang-orang yang merasa tidak terima, hampir saja Putri dan juga kedua orang tuanya di serang para wartawan dan juga yang lainnya, karena berfikir merekalah yang bersalah.
Dasar manusia licik ayo kita serang mereka..mereka tidak pantas untuk diberi ampun. serang.
"Stop! Kalian tidak bisa menghakimi mereka seperti itu, apa kalian punya bukti yang jelas jika mereka bener-bener orang jahat yang ingin menguasai kekayaan dia..atau malah sebaliknya. Dialah orang yang licik yang membalikkan fakta seperti ini?"cela Sekertaris Lee.
"Iya yang dikatakan dia memang benar, jadi kita sebagai manusia kita tidak mau ada ketidak adilan disini. Dan ini bisa diatasi dengan cara baik-baik bukan malah dengan cara kasar seperti ini,"bela orang yang lainnya.
__ADS_1
"Alah sudahlah, pasti kalian semua juga hanya orang-orang bayaran yang dibayar mereka dalam merencanakan semua ini kan jadi kita tidak akan tertipu..ayo serang mereka!"perintah salah satu Wartawan.
BERSAMBUNG.