
****
Setelah mendapatkan pukulan tak terduga dari seseorang, orang itu pun akhirnya muncul dengan langsung melemparkan kayu balok yang ia gunakan tadi kedalam semak-semak.
"Rasakan ini anak sia**an, gara-gara kamu kepercayaan Papa kamu hampir hilang kepadaku. Dan ini hanya permulaan, lihat saja nanti apa yang akan aku lakukan pada keluargamu nanti.
Dan jika dulu Sally gagal membunuhmu dengan menabrak kamu kemaren, tapi ternyata tuhan masih sayang padamu dan memberimu kesempatan hidup yang kedua kalinya, tapi saya rasa itu hanya akan bertahan sebentar. Karena sebentar lagi mungkin kamu akan pergi ke akhirat, hanya butuh waktu dan tanggal maka kamu akan lenyap gadis manis.
FLASE BACK OF.
"Putra ada apa? Kenapa pandangan kamu terhadapku agak berbeda gitu, ada apa?". tanya Herland yaitu Papanya Sally yang merasa penasaran.
"Tidak, entah kenapa aku selalu terbayang-bayang akan perkataan Putriku, kenapa dia begitu ngotot mengatakan kalau kamu itu orang jahat!"ucap Papanya Putri secara langsung.
"Ooo jadi kamu percaya dengan perkataan Putri kamu, Putra gadis seusia Putri itu sering kali berprasangka buruk sama seseorang, tapi dia tidak belum paham betul mana yang baik dan mana yang tidak, apa kamu tahu apa penyebabnya?"
"Penyebab?"timpal Papanya Putri.
"Iya penyebab. Penyebab awal kalau menurutku Putri kamu itu pasti sering kesepian, apalagi tanpa pengawasan orang tua jadi dia bisa bertindak seenaknya aja. Ada kemungkinan kalau Putri kamu itu pasti salah pergaulan makanya dia pikirannya seperti itu, tapi itu hanya dugaanku saja kalau kamu tidak percaya ya tidak apa-apa!!"
"Maaf ya, kalau aku sering berprasangka buruk sama kamu?"
"Iya gak papa santai lagi!"
"Oh iya aku lupa aku ada pertemuan sama clyyen jadi aku tinggal dulu ya?"
"Baiklah berhati-hatilah!"
"Baiklah, ya sudah aku tinggal dulu!"
"Silahkan!"
"Sia**an anak itu sekarang sudah mau mencampuri rencanaku. Dia hampir saja berhasil mempengaruhi pikiran Papanya, jika ini terus dibiarkan maka dia bisa jadi orang yang akan menggagalkan rencanaku nanti, aku harus melakukan sesuatu?"batinnya.
Kemudian ia pun segera menggeluarkan benda pipih dari dalam sakunya. Sesaat kemudian ia pun menelfon salah satu seseorang.
📞 "Aku ada tugas buat kalian hari ini, aku bakal kirim foto dan alamat seseorang itu, aku mau kalian bisa mengerjai anak itu paham!" ucap Herland dengan raut wajah yang terlihat marah.
__ADS_1
📞" Itu gampang bos, bos tinggal kirim alamatnya saja sekarang!"
📞 Baiklah! Sekarang kita lihat bisa berbuat apa kamu anak manis!"ujarnya dengan menyunggingkan bibirnya.
FLASE BACK ON.
"Bos, kebetulan bos datang tepat waktu.
Sekarang apa yang harus kita lakukan, apa perlu kita membuang anak ini?"ujar salah satu Preman.
" Kalian disuruh ngurus satu orang saja tidak becus!"
"Maaf Bos, gadis ini sangat pandai mengalihkan pandangan kita. Sekarang apa yang harus kita lakukan? Apa perlu kita membuang gadis ini untuk menghilangkan jejak?"ucap sang preman.
"Jangan, biarkan dia tergeletak disini nanti juga bakalan ada orang yang akan menolongnya, sekarang cepat kita pergi dari sini sebelum ada orang yang lihat!"
"Baik Bos, tapi apa mungkin ini gadis yang beberapa waktu lalu telah ditabrak oleh Putri anda? Apa Mobil Putri bos yang rusak dan bos larikan ke Bengkel Las Vegas itu karena habis menabrak gadis ini?"
"Kenapa kamu malah jadi bertanya-tanya? Cepat kita pergi dari sini atau kita bakal ketahuan oleh orang-orang!"
"Baik bos, maaf kalau saya lancang!"
Dengan percayanya Herland dan ketiga anak buahnya pun mengira jika Putri memang terluka parah, tapi ternyata tanpa dugaan mereka semua ternyata Putri hanyalah berpura-pura pingsan untuk bisa mengelabui pikiran mereka semua.
Secara perlahan ia pun berusaha agar ia bisa bangkit kembali, dengan luka jidatnya yang ada luka memar lantaran terkena benturan tadi, ia pun akhirnya berhasil bangkit dan berdiri menggunakan kedua kakinya sendiri.
"Aww kepalaku, apa ingatanku sudah kembali? Iya aku rasa ingatanku memang sudah kembali, mereka, mereka sangat kejam. Jadi ternyata orang yang telah menabrak ku waktu itu, dia adalah Sally. Orang yang memukulku tadi orang itu adalah Papanya Sally sendiri, benar-benar jahat kalian manusia yang hak punya hati. Aku pastikan sebelum kalian melenyapkan ku, membuat hancur keluargaku maka jangan salahkan aku kalau aku juga bakal melakukan hal yang sama seperti yang kalian lakukan padaku!"
"Untung saja aku tadi dengan langsung, langsung terdiam tanpa bergerak sama sekali, jadi aku berhasil mengelabui mereka semua?"
"Aw..kepalaku... Ternyata ada untungnya juga dia memukulku sampai terbentur jalan ini, karena dengan tindakan yang ia lakukan tanpa dia sadari ternyata dia malah menunjukkan bukti itu padaku. Bengkel las vegas besok aku harus mendatangi Bengkel itu karena disanalah aku bisa mendapatkan bukti dan memasukkan Sally kedalam jeruji besi!"
Dan tak lupa aku juga bakal cari bukti agar Papa bisa percaya kalau orang yang ia percayai ternyata telah menusuknya dari belakang, lihat saja nanti pembalasanku manusia-manusia kejam!"tegas Putri sambil mengepalkan kedua tangannya.
Dengan adanya pukulan keras yang baru aja ia alami barusan, ingatannya pun seketika menjadi pulih, bahkan sekarang dia bisa mengingat semuanya termasuk dirinya sendiri.
Akan tetapi menyadari jika semua ingatannya telah pulih, Putri lebih memilih untuk menyembunyikannya dari semua orang termasuk pada keluarganya sendiri ia sengaja menyembunyikan ingatannya. Karena masih ada tugas dan rencana yang belum ia selesaikan.
__ADS_1
Sesampainya ia di Rumahnya, dia bersikap seperti biasa yaitu tetap menjadi Putri yang belum ingat siapa-siapa. Akan tetapi melihat bekas luka memar pada jidat Putri membuat Papa dan Mamanya yang melihatnya pun menjadi mempertanyakannya apa penyebabnya.
"Sayang kamu dari mana aja, kenapa jam segini kamu baru pulang?"tanya Mama yang sedari tadi berada diruang tamu, dan mendapati Putri baru aja pulang.
"Maaf Ma, tadi dijalan ada masalah jadi akhirnya aku telat pulangnya. Ya sudah Putri masuk dulu ya Ma, Putri sudah .
Mengantuk!"
"Baiklah cepat masuk kamu masuk kedalam kamar, kamu pasti butuh istirahat!"
"Baik, Pa!"
"Baiklah sayang, beristirahatlah!"ujar Mama yang kemudian menatap punggung Putrinya dari belakang.
"Akan lebih baik aku jangan kasih tahu mereka kalau ingatanku sebenarnya sudahlah pulih. Karena masih ada ada tugas yang harus aku selesaikan, yaitu mengerjai seseorang?"batinnya Putri.
Baru aja Putri mau menginjakkan kalinya untuk memasuki kamarnya, langkahnya pun tiba-tiba terhenti setelah Mama yang langsung tiba-tiba menghalanginya.
"Tunggu, sayang kamu berhenti?"ucap Mama yang kemudian ia menghampiri Putrinya.
"Iya Ma, ada apa?"valas Putri dengan agak heran.
"Jidat kamu kenapa, apa kamu habis menggalami kecelakaan lagi kenapa jidat kamu ada bekas luka memar? Katakan pada Mama apa yang terjadi?"tanya Mamanya dengan wajah yang terlihat panik sembari memegang luka memar yang ada pada jidat Putri.
"Astaga, kenapa aku bisa sampai lupa sih tidak menutupinya dengan sesuatu tadi?"batinnya.
"Sayang cepat katakan pada Mama, apa yang barusan terjadi, apa kamu habis kecelakaan, katakan pada Papa?"timpal Papanya yang ikut terlihat cemas.
"Iya Ma, Pa. Tadi waktu pulang lebih tepatnya pada saat Putri hendak akan menyebrang ke seberang jalan, Putri hampir saja tertabrak sebuah Mobil karena Putri yang tidak melihat kanan, maupun kiri dan itu kecerobohan Putri sendiri?"
"Astaga sayang, jadi kamu jalan kaki tadi, kenapa kamu gak langsung hubungi Mama buat menjemputmu, kan Mama bisa suruh pak supir buat menjemputmu nanti!"
"Tidak Ma, aku tidak mau merepotkan Pak supir dia kan juga pasti capek, lagian aku gak papa kok ini juga cuma memar sedikit nanti juga sembuh!!"
"Ya sudah tunggu Mama kompres dulu biar itu tidak bengkak ya, tunggu disini!"
"Baik, Ma. Ternyata setelah adanya kecelakaan dan membuatku kehilangan ingatan, Mama dan Papa mulai sedikit berubah, terima kasih Tuhan. Terima kasih perlahan-lahan sikap Mama dan Papa sekarang terlihat sedikit berubah daripada yang dulu. Aku senang akhirnya aku bisa berkumpul pada keluargaku yang sesungguhnya!. Batin Putri yang tidak bisa menyembunyikan raut wajah bahagianya.
__ADS_1
BERSAMBUNG