PURA-PURA MISKIN

PURA-PURA MISKIN
EP 2 : BABYMOON DI DUBAI


__ADS_3

"Silakan masuk Tuan Putri ...."


Ruby terkesima saat Melvin membukakan pintu untuknya. Di depan matanya kini terdapat ruang kamar hotel yang sangat luas dan megah bernuansa Timur Tengah yang didominasi warna-warna cerah dan keemasan. Terdapat ranjang tidur besar dengan kelambu elegan, serta kursi dan meja bak kerajaan.


Melvin menyewa sebuah kamar Royal Suite di Hotel Burj Khalifa untuk istri tercintanya. Burj Khalifa, satu-satunya hotel bintang tujuh yang memiliki harga sewa kamar termahal di dunia. Ia harus mengeluarkan uang sebesar 300 juta hanya untuk menginap semalam di sana. Rencananya mereka akan menginap selama tujuh hari.


Ruby terharu sampai matanya berkaca-kaca. Ia sangat bahagia mendapat kejutan istimewa dari sang suami. Tempat itu begitu indah melebihi ekspektasi. Kamar Royal Suites seluas 780 meter persegi yang mereka tempati memiliki dua kamar tidur utama, ruang makan, sebuah bioskop dan spa pribadi, bahkan memiliki elevator sendiri yang menjadi akses penghubung kedua lantai dalam kamar.


Kamar mandi yang ada di ruanga tersebut didesain dengan sangat mewah menggunakan materi marmer dan granit serta dilengkapi perabot berbahan porcelain pada bathtube dan wastafel. Ruangan tampak berkilau dihiasi dengan lampu-lampu kristal yang menggantung di langit-langit ruangan. Mereka juga akan mendapatkab fasilitas berupa mobil Rolls Royce dan sopir pribadi yang siap mengantar berkeliling Dubai sepuasnya.


"Kamu suka?" Melvin memeluk sang istri dari belakang. Keduanya menikmati pemandangan indah Kota Dubai saat malam lewat jendela kaca kamar.


"Terima kasih, Sayang. Aku suka sekali kejutannya. Ini sangat indah." Ruby menyandarkan tubuhnya manja.


"Ini belum seberapa, Sayang. Besok aku akan memberikan kejutan-kejutan yang lebih indah dari hari ini." Melvin mencium pipi sang istri.

__ADS_1


"Apa kejutannya? Jangan sampai aku jantungan." Ruby tahu Melvin suka aneh-aneh. Ia sedang hamil takut kalau kaget nanti bayinya bisa keluar sebelum waktunya.


"Mau mengajakmu bertemu unta di gurun pasir. Bukannya kamu jauh-jauh minta ke sini untuk melihat unta?" goda Melvin.


"Ih, siapa yang mau bertemu unta? Aku maunya pergi ke taman bunga ... Dubai Miracle Garden." Ruby mencebikkan bibirny tak suka dengan bercandaan Melvin.


"Aku malah heran kita jauh-jauh datang ke sini kamu mintanya ke taman bunga. Di negara kita juga banyak, Sayang ...," gumam Melvin.


"Memangnya tidak boleh? Kalau di negara kita kan sudah biasa karena memang tanahnya subur. Ini ada taman bunga di tengah gurun pasir, bukankah itu hal luar biasa? Aku jadi penasaran karena belum pernah melihat langsung."


"Memangnya tidak boleh?"


Melvin tak terlalu suka mengunjungi tempat seperti itu. Menurutnya, tidak ada yang menarik hanya sekedar melihat-lihat bunga. "Bagaimana kalau tempat itu kita skip saja? Besok kita langsung ke Ski Dubai? Tempat itu kan juga luar biasa, Dubai bisa menciptakan tempat permainan salju indoor terbesar di dunia. Gurun pasir ada saljunya, bukankah itu hebat?"


Ruby berpikir sejenak. "Kita juga nanti ke sana. Tapi, ke taman bunga dulu."

__ADS_1


"Bagaimana kalau kita ke Dubai Dolphinatorium? Kamu bisa lihat banyak lumba-lumba di sana." Melvin masih mencoba menggagalkan kemauan Ruby.


Wanita itu tampak berpikir lagi. "Kemanapun, yang penting ke taman bunga dulu." Ruby tetap kekeh pada pendapatnya.


Melvin memutar matanya malas. "Lebih baik kita mandi dulu supaya otak dingin. Kenapa kita jadi berdebat begini? Mandi bareng, yuk!" ajak Melvin.


*****


Sambil menunggu update selanjutnya, jangan lupa mampir ke sini ya 😘


Judul: Pendamping Hidup Mommy Sashi


Author: Putri Nilam Sari


__ADS_1


__ADS_2