PURA-PURA MISKIN

PURA-PURA MISKIN
APA YANG AKAN TERJADI PADA PUTRI SELANJUTNYA.


__ADS_3

Ruangan yang terlihat sedikit redup dengan adanya sinaran cahaya dari beberapa lampu yang menyala tepat diatas berlangsungnya operasi yang dilaksanakan pada malam hari ini.


Beberapa Dokter yang menggunakan seragam hijau pun terlihat sangat sibuk, tidak bisa diganggu membuat suasana terlihat mencekam dan sedikit tegang.


Sedikit demi sedikit Suster pun membersihkan percakan da*ah yang sudah memenuhi hampir seluruh tubuh Putri, mulai dari kepala, lengan tangan dan wajahnya. Dengan kondisi membalikkan tubuh Putri menjadi tengkurap, Dokter pun menjalankan operasinya dibagikan kepala belakang Putri. Setelah hampir 6 jam lamanya, akhirnya operasi pun berjalan dengan sangat lancar tanpa ada hambatan.


Dan kemudian setelah operasinya selesai, Brangkar yang digunakan Putri berbaring pun akhirnya dipindahkan keruangan IGD untuk mendapat penanganan medis selanjutnya.


"Dokter gimana keadaan Putri saya Dok, gimana keadaanya sekarang?" tanya Papanya pada salah satu Dokter yang baru aja keluar dari ruang operasi.


"Bapak tenang saja operasinya berjalan sangat lancar tanpa ada halangan apapun, tapi ...


Ucap Dokter yang kemudian tiba-tiba perkataanya pun terhenti.


"Tapi kenapa Dok, jangan bikin saya tambah semakin cemas, cepat katakan ada apa?" tegas Papanya yang terlihat sangat panik.


"Akibat benturan keras yang mengenai kepala belakang Putri anda, ada kemungkinan untuk bertahan hidup Putri anda sangatlah tipis, jika pada saat terjadi benturan itu dia langsung dilarikan ke Rumah sakit, dan langsung mendapat penanganan medis dengan segera, mungkin kondisinya gak akan se'kritis sekarang ini.


Dan dalam jangka waktu dua atau tiga hari ini jika dia belum juga kunjung tersadar, maka dia dinyatakan koma, dan kita harus melakukan tindakan operasi yang kedua kalinya. Tapi itu juga akan sangat beresiko karena bagi orang yang melakukan operasi ulang dibagikan kepala kemungkinannya sangatlah tipis untuk bisa bertahan hidup.


Balas Dokter yang kemudian membuat kedua orang tua Putri pun tidak bisa mengatakan apa-apa, tubuhnya pun seketika melemah dan merosot kelantai lantaran sudah tidak bisa menerima kenyataan pahit ini mengetahui kondisi Putrinya.


"Putri kenapa nasib kamu tragis seperti ini sayang?"Isak tangis Mamanya yang terus menerus membanjiri kedua sudut matanya.


"Kalian tidak bisa pesimis seperti ini, jika kalian bersedih seperti ini, kita yakin Putri anda akan baik-baik saja. Dan kita semua akan berusaha semaksimal mungkin memberi yang terbaik buat pengobatan Putri anda, jadi tetap semangat lah!"ucap Dokter laki-laki itu sambil merangkul pundak Papanya Putri.


"Dokter apa selain tindakan operasi apa tidak ada tindakan lain untuk mencegahnya?" tanya Papanya Putri.


"Sebenarnya jika kalian membawanya pergi ke Singapura saya yakin ada kemungkinan jika Putri kalian akan sembuh, tapi disana biayanya sangat mahal?"


"Soal biaya saya tidak perduli kan itu. Karena yang terpenting Putri saya harus selamat, dan bisa melewati masa kritisnya ini?"

__ADS_1


"Tapi kita tunggu sampai besok, jika dia belum kunjung tersadar, dan tidak ada reaksi apa-apa, maka segeralah bawa dia pergi ke Singapura, karena disana perapatan medis lebih komplit, jadi saya pastikan dia ada kemungkinan untuk selamat. Tapi jika tuhan sudah menghendaki, kita bisa apa?"ucap Dokter.


"Iya saya tahu Dok, tapi apa salahnya kalau kita berjuang?"


"Iya yang kalian anda katakan memang benar, dan sekarang kita masih berusaha semaksimal mungkin memberi penanganan pada Putri anda, dan berdoalah agar Putri anda bisa melewati masa kritisnya. Dan berdoalah agar dia bisa secepatnya tersadar dari komanya, dengan begitu nasib buruk tidak akan menimpanya?"


"Baiklah kalau gitu saya permisi dulu, cepat beritahukan saya jika terjadi sesuatu pada Putri anda nanti?"


"Baiklah Dok, sekali lagi terima kasih."


"Baik, sama-sama, mari?"


"Silahkan!"


"Pa, sekarang apa yang harus kita lakukan, nasib Putri kita sedang diujung tanduk. Mama gak mau kehilangan Putri kita, Mama tidak mau kehilangan dia? Tuhan hamba tahu hamba ini belum bisa menjadi seorang ibu yang baik, jadi hamba mohon beri kesempatan ke dua kalinya pada Putri hamba untuk bertahan hidup, dan beri kesempatan ke kita agar kita bisa menjadi orang tua yang bisa membahagiakan Putri kita, hamba mohon beri kesempatan satu kali lagi untuk Putri kita.


"Mama tenang saja, Papa tidak akan membiarkan sesuatu terjadi pada Putri kita, Papa janji. Jika besok Putri tidak menunjukkan reaksi apa-apa, maka besok juga kita harus segera berangkat ke Singapura, demi pengobatan Putri kita!"


"Mama tenang saja, Papa yakin Putri pasti bisa, dia pasti bia melewati semua ini?"


"Maafkan Papa sayang, maafkan Papa, gara-gara keegoisan Papa, kamulah yang jadi korban, maafkan Papa?"


***


Setelah menabrak Putri dan tanpa mau mempertanggung jawabkan perbuatannya, raut wajah Selly pun terlihat tegang dengan dipenuhi rasa ketakutan yang akhirnya membuat Papanya yang sedari tadi telah memperhatikannya pun terlihat bingung.


"Selly darimana kamu? Kenapa kamu baru pulang?" tanya Papanya.


"Aku ... aku?" balas Selly yang bingung mau mengatakan apa.


"Kamu kenapa? Kenapa wajah kamu terlihat tegang seperti itu, ada apa?" tanya Papanya yang kemudian menghampiri Selly.

__ADS_1


"Katakan pada Papa, ada apa?"


"Itu Pa, Sally...Sally habis menabrak seseorang?"


Spontan Papanya yang mendengar perkataan yang barusaja diucapkan oleh Sally, ia pun terkejut tidak main.


"Apa maksud kamu, siapa yang kamu tabrak. Dan bagaimana mungkin kamu bisa melakukannya, apa kamu udah kehilangan akal!" tegas Papanya.


"Maaf Pa, Sally sama sekali tidak menginginkan hal itu, dia..dia tiba-tiba saja datang tepat dihadapan Mobil Sally, dan tanpa sengaja Sally menabraknya, maafkan Sally Pa! Maafkan Sally! Tapi apa Papa tahu siapa orang yang barusan aku tabrak tadi?"


"Tidak, Papa tidak tahu, kan kamu belum ngasih tahu Papa. Memangnya siapa orang yang barusan kamu tabrak tadi?"


"Dia...dia adalah Putri, anak dari om Putra teman Papa sendiri?"


"Astaga Sally kamu kenapa bisa sampai se ceroboh ini, terus gimana keadaannya, apa kamu menolongnya?"


"Perasaan Sally benar-benar sudah dipenuhi dengan rasa ketakutan, dan Sally gak ada pilihan lain selain meninggalkannya?"


"Apa kondisinya sangat parah?"


"Kelihatannya memang seperti itu, dia banyak menggeluarkan darah.


"Apa selain kamu, ada seseorang yang melihat berlangsung nya kejadian tabrakan itu?".


"Aku rasa tidak ada siapa-siapa Pa, jadi menurutku aman, tapi hanya saja mobilku kaca depannya rusak parah?"


"Ya sudah kamu tunggu disini, dan jangan kemana-mana, Papa mau urus semuanya, dan Papa harus menyembunyikan Mobil kamu, biar tidak ada orang akan curiga sama kamu.


"Baiklah Pa!.


"Ingat jangan kemana-mana sebelum Papa pulang, baiklah Pa!"perintah Papanya.

__ADS_1


BERSAMBUNG...


__ADS_2