PURA-PURA MISKIN

PURA-PURA MISKIN
102


__ADS_3

Pagi yang cerah telah menampakkan sinarnya kembali. Jam yang sudah menunjukkan pukul 06:30 yang artinya hanya membutuhkan beberapa menit maka jam pelajaran akan segera dimulai.


Halaman sekolah yang tadinya damai, kini berubah menjadi pandangan yang sangat mengejutkan bagi mereka semua lantaran adanya seseorang yang mengendarai mobil sport merah mewah yang tiba-tiba memasuki halaman sekolah mereka.


Dan seketika pandangan mereka pun tertuju pada pemilik mobil itu. Dan tak menunggu waktu lama akhirnya pemilik dari mobil mewah itu pun akhirnya keluar dan penampakkan diri.


Dan siapa sangka pemilik dari mobil mewah itu yang tak lain orang itu adalah Putri bahkan bukan hanya mengendarai mobil mewah saja yang bikin mereka terheran- heran tapi penampilan Putri yang sekarang juga berhasil membuat tatapan mereka tidak bisa teralihkan lagi. Dengan mewarnai rambutnya sedikit agak kecoklatan ia nampak berbeda dengan Putri yang dulunya.


"Putri?"


"Ini aku gak lagi bermimpi kan, Putri ....sejak kapan dia suka mewarnai rambutnya menjadi warna coklat seperti itu? Mobil mewah itu?" tanya Verrel yang merasa terkejut. Bahkan Gibran yang ada disampingnya ia juga terlihat sama-sama terkejut dan tidak bisa berkata apa-apa lagi.


"Putri apa yang sebenarnya terjadi dengannya kenapa dia jadi berubah seperti ini, aku harus berbicara langsung kepadanya?"batin Gibran yang tanpa berkata lagi, ia langsung menghampiri Putri.


"Putri aku inggin berbicara empat mata denganmu!"ucap Gibran yang hendak membawa pergi, tapi Putri menghalanginya dan langsung menghempaskan tangan Gibran yang sedang mencengkeramnya..


"Ada apa sih Gib. Kalau elo memang inggin berbicara, berbicara aja disini ngapain pake acara sembunyi-sembunyi segala!"balasnya yang spontan membuat Gibran berhenti dari langkahnya.


"Elo? Sejak kapan kamu memanggilku dengan sebutan elo, bukannya biasanya kamu itu memanggilku dengan sebutan nama atau kamu? Kenapa sekarang kamu menyebutku dengan sebutan elo. Kamu gak lagi amnesia lagi kan Put, kami gak lagi sakit kan?"ucap Gibran dengan memegangi rambut Putri.


"Astaga Gibran lo itu. Apa lo tahu gue itu baru aja pergi ke salon untuk menata rambutku dan buat poni indah ini, bahkan biayanya juga sangat mahal jadi harusnya lo gak perlu mengacak-acak segala.


"Put, jujur aku bingung kamu sebenarnya kenapa sih. Apa yang terjadi sama kamu kenapa sikap kamu jadi berubah drastis seperti ini? Dulu kamu itu orangnya gak suka bergaya sok keren dan sosialita seperti ini kenapa sekarang kamu malah jadi bermasalah ketika aku hanya menyentuh rambutmu sekali aja?"

__ADS_1


"Sudahlah Gib, sebentar lagi jam pelajaran akan segera dimulai jadi lebih baik kita segera masuk ke kelas sekarang!"ajak Putri yang kemudian ia pun menggandeng tangan Gibran.


"Putri. Dia...apa yang terjadi dengannya kenapa dia jadi seperti ini?"tanya Reza pada kedua temannya.


"Iya Rez, apa yang membuat Putri jadi berubah seperti sekarang ini. Ada apa ya dengan dirinya sekarang?"


"Entahlah aku sendiri juga bingung!"timpal Saga dengan memberi tatapan keheranan.


"Hayy temen-temen berhubung hari ini gue sangat bahagia sekaligus senang. gue bakal traktir kalian semua untuk makan gratis jadi buat kalian yang inggin makan banyak ambillah sepuasnya karena gue yang akan bayar nanti paham!"


"Kamu serius Put, kamu mau mentraktir kita semua?" tanya teman sekelasnya.


"Iya gue serius jadi jika kalian nanti inggin makan, makanlah sepuasnya,"ucap Putri.


"Dulu pada saat kita masih jadi teman aku merasa hubungan kita lebih dekat. Tapi kenapa aku merasa sejak kita jadian kenapa kamu malah bersikap agak beda kepadaku. Aku merasa ada sesuatu yang telah membutakan kamu Put? Aku merasa kamu seperti menghindar dariku?" gumam Gibran sambil bersandar pada tembok.


Dan dari kejauhan Putri yang melihat Gibran, ia hanya bisa meratapinya dengan ratapan diam dan tidak berani untuk menghampirinya. Hingga Putri pun ingat sesuatu.


FLASE BACK OF.


"Tante ...Om, kalian malam-malam gini kok berkunjung kesini ada apa? Silahkan masuklah!" ucap Putri yang kemudian ia mempersilahkan mereka untuk masuk.


"Baik Putri terima kasih ya!"

__ADS_1


"Iya tante, oh iya kalian tunggu disini dulu ya biar aku panggil bibik untuk membuatkan minum!"


"Jangan kami gak mau merepotkan kamu. Dan tujuan awal kita kesini, kita hanya inggin mengatakan sesuatu ke kamu?"


"Sesuatu? Soal apa tante?"


"Kita tahu hubungan yang kalian jalani sekarang ini, bukannya tante dan om jahat karena tega melakukan semua ini. Tapi kita gak ada pilihan lain lagi. Kita hanya inggin mengatakan. Tolong...tolong jauhi Gibran. Karena kita sudah menjodohkan Gibran dengan Revi dan perjodohan ini sangatlah penting untuk nasib kedepannya perusahaan kita nanti, kita tahu kita egois tapi hanya ini yang mampu kita lakukan. Kami tahu kamu anak yang baik dan di dunia ini masih banyak orang yang lebih baik lagi dari Putra kita, jadi kita mohon akhiri hubungan kalian ya. Kami sudah beberapa kali kita berantem sama Gibran tapi dia tidak mau mendengar omongan kita, dia hanya bisa membangkang setiap kali kita nasehati jadi kamu pohon Put! Kami mohon!"


"Iya Om, tante. Putri tahu sebagai orang tua pasti kalian inggin yang terbaik buat Putra kalian. Apalagi ini masalah menyangkut masa depan Putra kalian dan nasib perusahaan kalian nanti jadi...baiklah Putri akan kabulkan permintaan kalian. Putri bakal jauhi Gibran jadi kalian jangan khawatir soal itu,"balas Putri dengan dengan yang terlihat bersedih.


"Makasih sayang, sekali lagi terima kasih karena kamu sudah mau membantu kita terima kasih!"ucap Mamanya Gibran dengan memeluk Putri dengan erat.


"Iya tante sama-sama,"balas Putri yang kemudian air matanya pun menetas.


FLASE BACK ON.


"Maafkan aku Gibran, maafkan aku. Aku terpaksa melakukan semua ini karena aku tidak mau hanya gara-gara aku, kamu berani membantah orang tua kamu. Maafkan aku!" batin Putri yang menguping Gibran yang membelakanginya, dan kemudian Putri pun pergi.


******


"Anak-anak berhubung kalian sudah berhasil melaksanakan ujian akhir sekolah dengan sangat lancar dan nilai yang sangat memuaskan, maka hanya tinggal menunggu waktu satu hari saja kalian akan tahu dengan nilai raport kalian. Dan besok lusa yang jatuh pada hari jum'at esok. Pengumuman kelulusan sekolah akan segera diumumkan jadi siapkan diri kalian menghadapi kehidupan baru kalian nanti sebagai calon mahasiswa ya.


"Baik buk,"balas semua anak didiknya.

__ADS_1


BERSAMBUNG


__ADS_2