PURA-PURA MISKIN

PURA-PURA MISKIN
AMARAH PUTRI.


__ADS_3

"Elo? Jadi elo orang yang lancang menyiram ku?"tanya Selly dengan tatapan tajamnya.


"Iya kenapa apa kamu tidak terima, lebih untung aku hanya menyiram mu mengunakan air saja, bahkan kalau lo mau aku juga bisa menyiram mu dengan air comberan sekaligus!"blas Putri dengan melingkari tangannya.


"Berani sekali kamu melawanku?"tegas Selly yang baru aja mau melayangkan tangannya untuk mengenai pipi Putri, dengan sigap Putri pun menangkap lengan tangan Selly dan berganti mencengkram lengan tersebut.


"Aw!"rengek Selly yang menahan sakit akibat cengkeraman itu.


"Selama ini aku diam bukan berarti aku lemah! Aku diam juga berarti aku kalah melawan orang seperti kamu? Tapi aku memutuskan untuk diam karena aku tidak mau berdebat dan cari masalah sama orang yang gak punya ot*k sepertimu? Tapi semakin kamu didiemin kamu tambah semakin ngelunjak!"tegas Putri.


"Bahkan apa yang sudah pernah lo lakuin ke gue di kolam waktu itu dengan mendorongku disana, aku hanya diam tidak memberi perhitungan sama kamu. Karena aku tidak mau masalah ini akan tambah ribet! Tapi apa yang lo lakukan sekarang, lo bukannya minta maaf, lo malah mencari masalah baru ke aku. Dan sekarang aku sudah tidak bisa diam lagi, aku bakal memberi perhitungan ke elo paham!" tegas Putri.


"Berani sekali kamu menyakitiku seperti ini? Lepasin gak!"bentak Selly yang berusaha inggin memberontak tapi selalu gagal


"Kenapa?Apa lo kesakitan sekarang, seperti inilah rasanya dimana waktu lo membully anak baru di SMA ini tanpa ampun. Dan lo gak pernah merasakan semua ini kan? Sekarang gimana rasanya, aku tanya gimana rasanya?"bentak Putri.


Melihat tindakan yang dilakukan Putri, mereka hanya bisa terdiam tanpa berkata apa-apapun lagi.


"Aku minta lepasin atau aku bakal memberi perhitungan ke elo!"ancam Selly.


"Aku gak takut sama ancaman kamu, jadi sekarang jangan banyak berkata ayo ikut gue!"ajak Putri secara paksa.


"Lo mau bawa gue kemana?"tanya Selly.


"Nanti lo juga akan tahu, ayo cepat jalan dan ikut aku!"


"Lepasin gue! Lepasin gue!"teriak Selly.

__ADS_1


Mendengar ocehan yang dilakukan Selly secara terus menerus tidak membuat langkah Putri berhenti begitu saja. Bahkan orang-orang yang sangat penasaran dengan apa yang inggin dilakukan Putri pada Gadis menyebalkan itu, mereka pun lantas berbondong-bondong mengikuti langkah kaki yang menuju ke suatu tempat dengan mengikutinya dari belakang. Dan ternyata tujuan Putri membawa Selly yang tak lain adalah dia membawanya ketempat dimana Selly yang berusaha menyelakainya pada beberapa hari yang lalu.


Sesampainya Selly pun dibuat terkejut tidak main.


"Tempat ini?"ucap Selly yang begitu terkejut melihat dimana Putri membawanya sekarang.


"Iya tempat ini? Lo pasti masih ingat kan gimana lo mendorongku pada waktu, jelas lo masih ingat kan?"tegas Putri.


"Apa yang mau lo lakukan sama gue, lepaskan gak, lepaskan gue!"


Seperti seseorang yang sedang membuang sampah pada tempatnya, itulah yang dilakukan Putri saat ini dengan perasaan yang sangat marah dan tidak mampu untuk ditahan lagi, Putri akhirnya mendorong tubuh Selly kedalam kolam itu dengan ditonton oleh banyak orang.


Dan untungnya Selly bisa berenang jadi tidak akan ada hal buruk yang akan terjadi pada Selly nanti, dan seragam yang tadinya kering, kini pun berubah menjadi basah kuyup setelah Putri mendorong tubuh Selly ke kolam itu.


"Berani sekali lo jeburin gue ke kolam ini, apa lo gak takut apa yang akan terjadi sama lo kalau gue sampai ngadu ke Papaku. Gue bener-bener tidak terima dengan perlakukan ini lihat saja nanti apa yang akan terjadi sama lo!"ancam Selly.


"Terserah kamu mau mengatakan apa. Karena yang aku tahu kamu itu anak manja yang bisanya hanya bisa ngadu-ngadu ke Papa kamu. Aku masih terima dengan perlakukan kamu kepadaku, tapi jika Papa kamu sampai berani menyentuh Papaku ataupun melukainya, maka aku sendiri yang bakal memberi perhitungan ke kalian paham!" ancam balik Putri.


"Astaga dari mana aja kalian ini, cepat tolongin aku!"teriak Selly.


"Baiklah Sel, aku bakal menolong kamu!"


Niat hati mereka inggin menolong temannya yang kecemplung di kolam itu, Putri yang perasaanya sudah dipenuhi dengan kemarahan yang besar dan bukan hanya merasa geram pada Selly saja, melainkan ia juga sangat geram pada mereka berdua lantas Putri pun akhirnya mendorong tubuh kedua temannya Selly agar masuk kedalam kolam yang sama.


BYUR...


BYUR...

__ADS_1


"Putri...?"teriak temannya.


"Apa yang kamu lakukan? Kenapa kamu ikut mendorongku?"kesal teman Selly.


"Ini adalah balasan karena kalian sudah mau-maunya jadi tangan kanan dari wanita licik itu, jadi bersenang-senanglah disana?" ucap Putri yang kemudian dia pun akhirnya pergi meninggalkan kerumunan ini.


Mereka semua yang melihat tiga Gadis yang sering membully anak baru ini pada berenang di kolam ini, mereka pun lantas pada menertawakannya tanpa ampun.


Jika dulunya mereka hanya terdiam dan takut pada mereka bertiga, tapi untuk kali ini semua itu telah berubah tidak ada ketakutan lagi yang dirasakan oleh mereka.


"Sekarang kalian lihat kan siapa Putri yang sebenarnya, memang dia jadi pendiam setiap kalian bully, tapi sekarang kalian sadar kan siapa Putri. Sekali dia marah dia akan menunjukkan kemarahan yang sesungguhnya dan seketika kalian hanya bisa diam tanpa berkutik kan.


Dan jujur aku sama sekali gak nyangka sama lo Sel, lo itu masih anak SMA dan usia lo juga terbilang masih sangat muda, tapi kenapa ot*k lo sudah sesadis ini, dari mana lo belajar semua ini awalnya gue memang sudah sempat curiga kalau memang lo pelakunya, tapi karena gak ada bukti gue urungkan masalah ini. Tapi Putri lebih hebat dan pintar dari gue. Karena diam-diam dia bisa menjebak kamu, tahu jika kamulah pelaku itu, jadi sekarang kalian nikmatilah masa-masa dingin di kolam ini!"ujar Gibran yang kemudian dia pun akhirnya pergi tanpa memperdulikan mereka.


"Kalian mau aku tolongin gak?" tawar Reza yang spontan membuat mereka pun terkejut.


"Kamu serius inggin menolongku?"balas Selly dengan senyum malu-malu.


"Iya aku mau nolongin kamu tapi bukan untuk naik kedaratan, tapi buat antar kamu ke Rumah sakit jiwa karena disana tempat yang cocok buat kamu.


Dan tindakan yang kamu lakukan ini sudah sangatlah keterlaluan jadi untuk apa kamu menuntut ilmu disini?Sama yang dikatakan Gibran tadi, tempat ini sangat cocok untuk kalian jadi bersenang-senanglah disini sampai kalian puas bay!"ujar Reza yang kemudian ia pun menyusul Gibran.


" Tiga angsa pada lagi berenang nih, lo gak mau ikut nyemplung sekalian nih Dav, lo kan biasanya paling senang kalau disuruh cemplang-cemplung kaya gini?"ledek Verrel pada David.


"Memang aku paling senang kalau disuruh berenang kaya gini, tapi kalau ada mereka disini jadi males. Kalian minta ditemenin sama Angsa gak?"balas David.


"Sudah-sudah abaikan mereka, mereka memang pantas mendapatkan perlakukan seperti ini, bahkan ini tempat yang lo gunakan buat menyelakai Putri kan, jadi nikmati aja dinginnya air kolam yang dingin ini!"sindir Saga kemudian.

__ADS_1


"Ya sudah ayo temen-temen kita pergi dari sini sekarang, kita tinggalin mereka karena mereka memang tidak pantas untuk ditolong. Ayo pergi, pergi!"ajak Verrel pada temannya yang lainnya.


BERSAMBUNG....


__ADS_2