PURA-PURA MISKIN

PURA-PURA MISKIN
Menikahi Mafia Arogan


__ADS_3

❤❤❤Promosi❤❤❤


Judul: Menikahi Mafia Arogan


Author: Momoy Dandelion



Cuplikan Bab 6: Tidak Bisa Lari


"Sebenarnya kamu siapa? Kenapa berbuat seperti ini kepadaku?" gerutu Cheryl.


Janu mengarahkan tatapan dinginnya. Ia sudah cukup kesal menerima laporan dari Thor bahwa wanita itu telah menghilang. Padahal, urusan bisnisnya masih banyak dan di harus dipusingkan dengan hilangnya wanita itu. Ditambah lagi ternyata Cheryl telah bertemu dengan mantan pacarnya.


"Aku suamimu, apa kamu lupa?" tegas Janu.

__ADS_1


"Hah! Suami? Yang benar saja ... Apakah hubungan kita pernah seperti sepasang suami istri?"


Mendengar perkataan Cheryl, amarah Janu bertambah. Ia merupakan orang yang paling anti diremehkan.


Ia mendekat ke arah Cheryl, membuat wanita itu merasa tersudut. Dengan kedua tangannya, ia mengungkung tubuh Cheryl.


"Apa kamu sedang menantangku untuk melakukan hubungan suami istri? Apa kamu mengharapkannya?" tanyanya dengan senyum seringai.


Plak!


"Sepertinya jiwamu memang wanita yang kasar. Benar-benar tidak bisa dilatih untuk bersikap lembut rupanya." tamparan yang Cheryl berikan tidak ada apa-apanya baginya. Namun, harga dirinya terasa dilukai oleh wanita itu.


"Apa yang sebenarnya kamu mau dariku? Aku sudah mendengar semuanya dari Arsen!" Cheryl memberikan tatapan tajam.


Janu kembali menyeringai. "Apa kamu lebih percaya dengan mantan pacarmu itu? Ayahmu saja lebih percaya padaku daripada dia. Makanya hubungan kalian tidak pernah mendapatkan lampu hijau."

__ADS_1


"Setidaknya dia tidak memberikan kebohongan murahan sepertimu!" bantah Cheryl.


Janu tampak menghela napas. "Istri sebaiknya lebih mempercayai suaminya sendiri dari pada orang lain. Hanya wanita murahan yang masih menemui mantan pacarnya setelah menikah seperti dirimu."


"Hah! Apakah pernikahan ini bisa dianggap sah? Ingatanku masih belum kembali dan aku ragu kalau pernikahan ini bisa diakui. Kamu banyak bohongnya."


"Mulut kecil yang banyak bicara memang sebaiknya dibungkam saja."


Secara mendadak Janu memagut bibirnya. Cheryl yang terkejut berusaha mendorong lelaki itu. Sempitnya ruang di mobil dan tenaga Janu membuatnya susah memberikan perlawanan.


Janu benar-benar gila sekaligus tak tahu malu. Meskipun ada sopir di depan yang sedang mengemudikan mobil, ia terus melahap bibir mungil itu dengan agresif. Tak cukup ciuman biasa, tetapi ciuman yang mendalam hingga napas mereka terdengar tersengal-sengal.


Bahkan tanpa sadar Cheryl terhanyut dan membuka diri menerima ciuman itu. Di saat yang bersamaan, Janu menghentikan ciumannya.


"Seperti yang aku duga, kamu memang wanita gampangan," ejek Janu seraya duduk kembali ke posisinya semula.

__ADS_1


__ADS_2