
semua, Putri yang terduduk di bangkunya. Berniat inggin menggambil sesuatu dari dalam tasnya, dia yang tak sengaja melihat Sally yang menatapnya dengan tatapan yang sangat tajam, Putri pun terheran apa yang sedang ada dipikiran Sally saat ini.
"Sally apa yang sedang dia pikirkan kenapa dia menatapku dengan tatapan se'sinis itu?" Batin Putri yang kemudian dia pun mengabaikan tatapan Sally tersebut.
*****
"Halo anak-anak berhubung hari ini pak Anwar tidak bisa mengisi jam pelajaran pertama ini, dikarenakan ada rapat dadakan yang telah diselenggarakan pada hari ini juga, jadi untuk mengantikan jam pelajaran selanjutnya kita gantikan dengan olahraga ya, jadi cepat kalian gantilah seragam kalian sekarang?"
"Yeah akhirnya mata pelajaran yang paling aku benci telah terganti juga yeah?"sahut Verrel yang kegirangan.
"Dasar bilang aja kalau lo males menghitung!"sahut Saga dengan meledek.
"Itu tau?" balas Verrel dengan nyengir.
"Akhirnya kita bisa bebas juga, Putri sekarang lihat kan kalau mata pelajaran telah diganti dengan olahraga, jadi mana mungkin kita bisa mengikutinya kalau keadaan kita masih dalam terborgol seperti ini, jadi lo buka ya kuncinya?"pinta Reza yang akhirnya membuat Putri pun terpaksa mau membukanya.
"Hm...baiklah aku bakal membukanya berhubung aku lagi baik sekarang!"balas Putri dengan muka juteknya.
"Gitu dong kalau gini kan enak. Dan gue tambah gemes banget kalau lihat muka lo yang jutek gini?" sahut Reza dengan mencubit kedua pipi Putri dengan secara langsung dihadapan Gibran.
Merasa tidak terima dengan perilaku apa yang dilakukan Reza saat ini, Gibran pun tanpa berkata langsung menghempaskan tangan Reza.
"Ya elah lo gak usah gitu juga kali, lebay amat sih lo?" sahut Gibran yang langsung menghempaskan tangan Reza karena merasa sangat tidak menyukainya.
"Ya elah lo baper'an amat sih jadi orang?"
"Siapa juga yang baper'an?"balas Gibran dengan mengerutkan pipinya.
"Ya sudah ayo Verrel kita ganti sekarang daripada ribet'in orang gak jelas ini?"
"Ya sudah ayo!"
"Mata pelajaran Matematika telah tergantikan dengan mata pelajaran olahraga, kayaknya aku bisa manfaatkan kesempatan ini buat menjebak nih orang. Karena kebetulan aku punya ide yang sangat cemerlang sekarang. Dan berhubung orang-orang pasti lagi sibuk di lapangan nanti? Ayo kita mulai permainan ini?" batin Sally dengan menunjukkan senyum sinisnya.
*****
"Putri aku tunggu di lapangan ya?" ucap salah satu teman sekelas Putri.
"Baiklah lo duluan aja, nanti gue akan nyusul?" Balas Putri kemudian.
Dan baru aja Putri melangkahkan kakinya ke depan, langkahnya pun tiba-tiba terhenti setelah dia dikejutkan dengan adanya suara pesan yang telah terkirim dari ponselnya. Karena merasa sangat penasaran ia pun lantas memeriksa isi dari pesan tersebut.
"Seragam yang bagus!"ucap seseorang misterius.
Balasan itulah yang seketika membuat Putri pun terdiam.
__ADS_1
Putri,kamu? Siapa kamu kenapa kamu mengirimkan pesan seperti ini?"
Orang misterius : Jadi kamu gak tahu siapa aku, apa kamu lupa sama barang yang beberapa waktu lalu telah aku kirimkan untukmu,sebuah tulisan kertas pemberian dariku apa kamu lupa?"
Ucap seseorang misterius itu yang seketika membuat Putri pun terkejut setelah mendapatkan jawabannya.
"Apa jadi dia si peneror itu?" ucap Putri yang merasa sangat terkejut.
Putri : Jadi kamu orang yang sudah meneror ku waktu itu, heyy pengecut kalau kamu berani ayo datang aku langsung jangan hanya berani dengan cara bersembunyi seperti ini, ayo keluarlah pengecut!"
Dasar menyebalkan dia pikir dia siapa, apa dia kira aku takut apa sama dia, lihat saja kalau aku ketemu sama dia, bakal aku borgol dia nanti?" gerutu Putri yang merasa sangat kesal.
Baiklah jika kamu merasa sangat penasaran siapa aku sebenarnya, kamu bisa datang ke kolam belakang SMA ini, dengan begitu kamu pasti akan tahu siapa orang yang sudah meneror mu sekarang ini?"
Yahh dia membalasnya lagi, tapi untuk apa dia menyuruhku mendatangi kolam belakang SMA ini, tapi ini kesempatanku untuk mengetahui siapa orang ini, jadi mendingan aku datang langsung aja kesana. Kan sekarang hanya jam olah raga dan mungkin hanya lari-larian saja, jadi mendingan aku kesana sekarang aja, apalagi disana juga ada CCTV nya jadi itu akan mempermudah bagiku untuk mengetahui siapa orang itu?" ucap Putri yang kemudian dia pun membalas pesan tersebut.
Putri : Baiklah aku akan datang ke kolam itu, kamu tunggu aku.
Orang misterius : Baiklah aku tunggu.
Tanpa memperdulikan resiko apa yang akan terjadi nanti, Putri yang sudah bersiap pun akhirnya menuju ke lokasi tersebut.
Tanpa dia sangka ternyata orang yang selama ini telah menerornya orang itu yang tak lain adalah Sally.
Bahkan orang yang baru saja memberikan beberapa pesan misterius, orang itu yang tak lain dia adalah Sally.
"Dasar bodoh! Sebodoh itukah kamu jadi orang Putri sampai-sampai dengan bodohnya kamu mempercayai perkataanku ini. Dan sudah terbukti kan kalau aku lebih pintar darimu. Karena dengan menggunakan dua no seluler dalam satu ponsel yang sama.
Akhirnya rencanaku ini bisa berhasil dengan sangat sempurna, bahkan dia sama sekali tidak curiga jika Sally lah orang dibalik semua ini, Baiklah ayo kita mulai permainan ini?" Balas Sally dengan senyum sinisnya. Dan kemudian dia pun pergi ketempat yang telah dia tuju tadi.
Sesampainya Putri di kolam SMA Cendrawasih yang berada dihalaman belakang sekolah, Putri pun merasa sangat terheran lantaran sesampainya dia disana tidak ada satupun orang yang menampakkan wajahnya disini.
"Mana orang misterius itu, tadi dia bilang akan menampakkan wajahnya di kolam ini, tapi kenapa sekarang tidak ada siapa-siapa disini?" gumam Putri yang merasa terheran.
Dan tanpa Putri sadari dari belakang Putri ada seseorang yang sedang berjalan kearahnya dengan cara perlahan-lahan, orang yang mengenakan sebuah jaket hitam dengan penutup kepala, yang tidak bisa terlihat siapa orang itu sesungguhnya. Orang itu pun dengan bergegas ia mengarahkan sebuah balok kayu itu ke atasnya. Dengan langsung orang itu pun langsung memukul Putri dari belakang.
Bruk...
Satu pukulan pun tepat mengenai leher belakang Putri. Karena pukulan itulah Putri yang akhirnya tidak sadarkan diri, dengan posisinya yang berada tepat ditepi kolam yang akhirnya membuat tubuh Putri pun menjadi tidak berdaya. Seketika tubuhnya pun langsung jatuh tepat diatas kolam dengan warna air biru muda yang menyala dan perlahan-lahan tubuh Putri pun menghilang kedalam air.
Sedangkan seseorang itu yang baru aja memukul Putri, ia pun langsung melepaskan penutup kepalanya. Benar adanya orang itu yang tak lain dia adalah Sally.
"Akhirnya aku bisa membalaskan dendam Papaku,jika Papa tahu Putri kesayangannya ini telah berhasil membalaskan dendam ini, aku rasa Papa akan sangat senang. Bahagia mendengar kabar baik ini, kita tunggu kabar selanjutnya selamat tinggal anak cupu?" ucap Sally yang dengan bangganya dia merasa jika apa yang dia lakukan ini sangatlah benar.
Karena tidak mau jika ada orang yang akan melihat keberadaanya disini, ia pun bergegas pergi meninggalkan tempat ini,tidak perduli dengan kondisi Putri didalam air sana.
__ADS_1
*****
"Baiklah berhubung kalian semua sudah pada berkumpul, kita mulai ya. Bapak minta sama kalian untuk pemanasan terlebih dahulu bapak minta kalian berlari, mengelilingi lapangan ini sampai dua kali. Setelah itu kita mulai basketnya jadi cepat lakukanlah?"
"Baik Pak!"
"Pak tunggu masih ada orang yang belum berkumpul di lapangan ini?"
"Masih ada orang yang belum berkumpul, siapa?" tanya pak guru olah raga.
"Itu Putri sama?"balas Wanita itu yang kemudian ucapannya pun terhenti. Setelah Sally yang tiba-tiba datang memotong pembicaraannya.
"Aku ada disini pak!"ucap Sally yang seketika membuat mereka semua pun pada melihatnya.
"Sally lo habis darimana?" tanya Revi.
"Iya lo darimana kok baru datang?" tanya Reza dan lainnya.
"Itu aku tadi lupa tidak membawa seragam sekolah, jadi aku menyuruh supirku untuk mengambilnya terlebih dulu?" jawab Sally untuk mengelabui mereka semua.
"Ooo baiklah ya sudah karena dia sudah berkumpul, kita mulai ya!"perintah gurunya.
"Tunggu pak Putri kan belum berkumpul disini, dimana dia?"tanya Gibran yang baru aja menyadarinya.
"Iya dimana dia sekarang?" sahut gurunya.
"Astaga ada-ada aja ya sudah sebelum kita memulai olah raga ini, kamu panggil Putri ya mungkin dia masih ada ditempat ganti?"perintah guru.
"Baiklah pak kita akan memangilnya sekarang?" balas salah seorang muridnya .
"Baiklah cepatlah!"
"Baik pak!"
5 MENIT KEMUDIAN.
"Pak kita sudah cari diruang ganti, tapi Putri tidak ada disana pak?"
"Apa?" balas Gibran yang sangat kaget. Dan seketika langsung berdiri.
"Apa terus kalau dia tidak ada disana dia kemana?"balas Gurunya.
"Itu masalahnya kita tidak tahu ini pak?"
"Ya sudah sekarang kalian tunggu apa lagi, cepat kalian pergi dari cari Putri!"
__ADS_1
"Baiklah pak!"
BERSAMBUNG...