
Jam sekolah yang akhirnya telah usai. Para anak Cenderawasih dari kelas IPS maupun IPA pun pada berhamburan pergi meninggalkan kelas mereka masing -masing menuju ketempat ketempat parkir sekolah.
Putri yang berjalan sambil mendorong Sepedanya, dia pun dibuat terkejut lantaran ada seseorang yang sangat menyebalkan yang telah menghampirinya, seseorang itu yang tak lain adalah Reza.
"Kamu lagi, ada apa?" tanya Putri dengan muka lesunya.
"Itu muka kenapa kusut amat, kamu pasti masih kepikiran dengan ancaman aku itu kan?" balas Reza yang tiba-tiba malah meledeknya.
"Udah tahu pake acara nanya lagi?"balas Putri kesal.
"Mana dua teman anak buah kamu itu, tumben dia tidak mengikuti bosnya?"
"Ya biasalah mereka lagi ada di mobil."
"Emmm!"
"Tujuan aku samperin kamu, aku hanya inggin nanti malam kamu temani aku jalan-jalan, kamu bersedia kan?" ajak Reza.
"Gak? Aku gak bisa, aku masih ada urusan yang lebih penting dari pada jalan-jalan sama orang menyebalkan seperti-mu, jadi kamu ajak orang lain aja, aku gak bisa!"balas Putri langsung.
"Mmm baiklah kalau kamu gak mau, berarti kamu udah mengingkari janji, apa kamu mau rahasia itu bakal aku bongkar hari ini juga?" ancam Reza yang sekejap membuat Putri pun terkejut.
"Kamu itu gak bisa ya, kalau gak harus pake acara mengancam segala. Baiklah aku mau jalan sama kamu nanti malam, apa kamu puas sekarang?" balas Putri yang kemudian dia pun akhirnya langsung cabut, tanpa memperdulikan Reza lagi.
Sedangkan Reza yang melihat ekpresi Putri cemberut seperti itu, dia tambah merasa sangat gemas dibuatnya.
"Itu cewek bikin gemas aja?" balasnya yang kemudian dia pun tersenyum.
__ADS_1
Dan ternyata tanpa Putri maupun Reza sadari, ternyata secara diam-diam Gibran telah memperhatikannya dari kejauhan,seperti yang terlihat sekarang Gibran merasa sangat terganggu dengan kedekatan yang Reza lakukan pada Putri sekarang ini.
Bahkan yang lebih anehnya lagi, ada perasaan aneh yang tiba-tiba muncul dari dalam diri Gibran saat ini.
"Jadi Reza mengajak Putri untuk makan malam, itu artinya mereka akan berkencan dong? Kenapa perasaanku kaya ada yang mengganjal kaya gini ya. Sudahlah mereka yang mau makan malam, kenapa malah kamu yang jadi sewot sih!"ucapnya yang kemudian Verrel pun datang.
"Hey kamu kenapa? Apa yang kamu lihat?" tanya Verrel yang merasa penasaran melihat Gibran yang seketika terdiam.
"Gak aku gak papa, kamu itu habis dari mana sih, kok lama banget?" tanya balik Gibran.
"Ya biasalah ke toilet dulu,"balasnya yang agak malu-malu.
"Mmm!"balas Gibran yang kemudian mereka pun putuskan untuk masuk kedalam mobil.
MALAM HARINYA.
"Pa? Papa kenapa, Sally perhatiin Papa kok melamun sedari tadi, apa ada masalah yang menggangu pikiran Papa saat ini?" tanya Sally yang akhirnya membuat Papanya pun angkat bicara.
"Tidak ada apa-apa Sally, Papa baik-baik saja kok, itu hanya perasaan kamu aja,"balas Papanya yang kemudian Sally pun bertanya balik
"Oh iya kebetulan sekarang Sally bisa ngobrol dengan Papa sekarang. Sebenarnya ada sesuatu yang inggin Sally tanyakan sama Papa, tapi Sally takut Papa akan memarahi Sally, jadi Sally pendam apa yang inggin Sally tanyakan sama Papa.
Tapi semakin lama Sally menyimpannya, Sally tambah semakin penasaran Pa, jadi sekarang Sally inggin tanya sama Papa, apa sih alasan Papa melakukan semua ini pada om Putra, dia kelihatan sangat baik tapi kenapa Papa berniat inggin menguasai semua kekayaannya?" tanya Sally yang agak takut.
"Sekarang usia kamu sudah 17 tahun. Dan kini saatnya kamu untuk mengetahui semuanya Sal, alasan Papa bermaksud inggin menguasai kekayaan om Putra karena Papa punya dendam besar kepadanya.
Dan kamu salah jika kamu menganggap om Putra itu orang yang sangat baik. Karena kenyataanya dia tidak sebaik yang kamu kira sayang.
__ADS_1
"Apa maksud Papa? Sally sama sekali tidak mengerti?"
"Tujuh belas tahun yang lalu dimana pada saat itu pukul sekitar 23:00 malam, Mama kamu yang sedang mengandung kamu. Dan usia kehamilan Mama kamu sudah menginjak 9 bulan yang artinya pada hari ini dia akan melahirkan kamu ke-dunia ini.
Tapi dalam perjalanan Papa yang hendak akan membawa Mama kamu ke-rumah sakit! Mama kamu sudah waktunya untuk melahirkan, dalam perjalanan tragedi pun datang, dimana hujan lebat pun datang yang akhirnya membuat Mobil Papa menggalami mogok ditengah perjalanan.
Dan setelah mogok Papa bingung harus meminta bantuan pada siapa? Papa ataupun Mama lupa tidak membawa ponsel, sedangkan Mama kamu keadaanya sudah sangat lemas. Dalam perjalanan itu ada seseorang yang kebetulan lewat.
Dan orang itu yang tak lain dia adalah Om Putra, Papa kira dengan kehadirannya Mama bisa mendapatkan pertolongan secara cepat, akan tetapi semua itu tidaklah terjadi! Dia menolak permintaan pertolongan Papa,tanpa berkata ataupun memberi bantuan, dia langsung pergi yang hanya memberi Papa beberapa lembar uang.
Dan akibat Mama kamu yang mendapat pertolongan secara terlambat, Mama kamu menggalami kontraksi yang hebat. Dan dokter hanya memberi kemungkinan tipis untuk Mama kamu bisa bertahan hidup, bahkan untuk melahirkan secara normal Mama kamu sudah tidak kuat lagi, yang akhirnya dia pun jatuh pingsan.
Dan operasi secara sesar pun dilakukan. Karena hanya dengan cara itu satu-satunya kamu bisa tertolong,setelah kamu berhasil dikeluarkan dari perut Mama kamu, Mama kamu menggalami pendarahan yang hebat, yang akhirnya Dokter tidak bisa berbuat apa-apa. Dan pada hari dimana kamu dilahirkan ke-dunia ini, di hari itu juga Mama kamu meninggalkan kita untuk selama-lamanya.
Dan karena sebab itulah kenapa Papa sangat inggin menghancurkan keluarganya, bahkan Papa sampai berniat inggin menguasai semua kekayaanya. Karena Papa tidak terima mereka bisa hidup dengan bahagia, sedangkan kita?"
Ucap Papanya Sally yang gak bisa melanjutkan lagi perkataannya. Karena air matanya yang sudah tidak mampu untuk dibendung lagi.
Sedangkan Sally yang akhirnya mengetahui rahasia ini, dia pun tidak terima.
"Jadi dia orang yang sudah membuat Mamaku meninggal. Dan setelah apa yang dia lakukan, dia bersikap seolah-seolah tidak ada masalah yang terjadi, tidak aku tidak terima dengan semua ini, dia orang yang sudah membuat hidup kita sengsara.
Dan dia juga orang yang sudah membuat mama ku meninggal, aku janji selama aku masih hidup aku tidak akan pernah membiarkan keluarganya bisa merasakan hidup bahagia, aku tidak akan pernah membiarkannya!"
Teriak Sally yang bersumpah akan membalaskan dendam Papanya pada keluarga yang sudah membuat Mamanya meninggal,keluarga itu yang tak lain adalah keluarnya Putri
BERSAMBUNG..
__ADS_1