
Kurang lebih setengah jam berlalu, sembari mendengarkan obrolan orang tuanya bersama istrinya. Jari-jari tangan Aksara berselancar di handphonenya. Pria itu memesan beberapa makanan untuk makan malam mereka. Jika nasi putih, Arsyilla sudah memasaknya dengan menggunakan Rice Cooker. Sementara untuk lauk dan sayurnya, Aksara memilih memesan dari aplikasi pesan antar makanan di handphonenya.
Udang Saus Asam Manis, Cah Kangkung, Ikan Gurame Bakar, Cumi Crispy, hingga Ikan Kuah Asam Manis dipesan oleh Aksara, dan sekarang meja makan mereka penuh dengan dengan berbagai lauk khas boga bahari. Arsyilla dan Bunda Kanaya tampak mempersiapkan makan malam mereka. Menata peralatan makan seperti piring, sendok, dan garpu. Tidak lupa juga Arsyilla mengisi gelas dengan air minum.
“Ayah …, Kakak …, silakan makan,” ucap Arsyilla yang mempersilakan Ayah mertua dan menantunya itu untuk makan.
Dua pria berbeda usia itu pun menghampiri meja makan dan mengambil tempat duduk. Lantaran furniture di apartemen Aksara terbilang minimalis, sehingga meja makan itu memang tidak berukuran besar. Ayah Bisma duduk di samping Bunda Kanaya, sementara Aksara duduk di samping Arsyilla dan Thania yang masih saja betah duduk di pangkuannya.
“Thania mau Cumi crispy kan? Tuh tadi Daddy beliin makanan kesukaan kamu,” ucap Aksara yang mengambilkan Cumi crispy untuk Thania.
“Thank’s Daddy … Thania suka,” balas Thania.
Menikmati makan malam itu, hingga akhirnya Arsyilla memberanikan diri untuk bertanya kepada Bunda Kanaya dan Ayah Bisma. Perlahan Arsyilla menaruh sendok dan garpunya di tepi piringnya, dan mulai bersuara.
“Maaf Ayah dan Bunda sebelumnya … Thania memanggil Ayah itu Opa, dan memanggil Bunda sebagai Oma. Lalu, siapa orang tua Thania? Maaf, rasanya Syilla masih penasaran. Jujur saja, dulu Syilla mengira jika Thania itu putrinya Kak Aksara dan mengira bahwa Kak Aksara seorang Duda beranak satu,” ucap Syilla dengan jujur.
Rasanya sudah cukup dirinya menerka-nerka siapa sebenarnya Thania. Jika Thania adalah keponakannya Aksara, lalu di mana orang tua gadis kecil berusia 4 tahun itu.
Mendengar pertanyaan Arsyilla yang begitu polos, Bunda Kanaya dan Ayah Bisma pun tersenyum. Keduanya justru menyipitkan matanya kepada Aksara, mungkinkah putranya itu sama sekali tidak bercerita kepada Arsyilla dan membiarkan Arsyilla menerka-nerka sendiri dalam pikirannya.
“Thania itu cucu kami, Syilla,” jawab Ayah Bisma dengan tenang.
__ADS_1
Sekali pun menjawab dengan begitu tenang, tetapi nyatanya Arsyilla begitu terkejut. Hingga kedua mata Arsyilla membola dengan sempurna.
“Cucu? Cucu kandung ya Ayah?” tanya Arsyilla lagi. Agaknya kali ini Arsyilla benar-benar ingin meluruskan dan mencari kepastian yang sebenar-benarnya.
“Iya, cucu Ayah dan Bunda … kenapa, Aksara apa tidak cerita sama kamu?” tanya Ayah Bisma.
Arsyilla pun menggelengkan kepalanya perlahan, “Kak Aksara hanya bilang jika Thania itu keponakannya dan tidak menceritakan hal yang lainnya,” balas Arsyilla.
Bunda Kanaya lantas tersenyum, “Makan dulu … usai ini kami ceritakan semuanya kepadamu,” balas Bunda Kanaya.
Arsyilla mengangguk dan menghabiskan makanannya, berharap kali ini Ayah dan Bunda mertuanya itu akan menceritakan yang sebenarnya kepada dia. Tanpa ada yang ditutup-tutupi dan disembunyikan lagi, karena bukankah sekarang dia pun menjadi bagian dari keluarga Pradhana.
“Jadi begini Syilla …,” ucap Bunda Kanaya memulai ceritanya.
Seketika atensi Arsyilla pun teralihkan dan mulai menatap Bunda Kanaya yang seakan telah siap bercerita.
“Thania adalah cucu kami, adiknya Aksara. Kamu belum bertemu dengannya karena dia sedang menyelesaikan Pendidikan Kedokteran di Australia bersama istrinya. Kurang lebih satu tahun setelah Aksara ditemukan di sebuah Panti Asuhan, Bunda hamil kembali. Tidak menyangka sebenarnya karena Bunda bisa kembali hamil di usia kepala tiga. Namun, begitulah adanya. Hingga lahirlah seorang putra lagi bagi Bunda dan Ayah, dia bernama Airlangga, tetapi kami memanggilnya Rangga. Sekarang dia menjalani Pendidikan Kedokteran di Melbourne, Australia. Bukan bermaksud menutup-nutupi, tetapi Rangga melakukan kesalahan di masa lalu, saat SMA hingga pacarnya itu kemudian mengandung dan bayi itu adalah Thania. Usai melahirkan Thania, istrinya Rangga memilih melanjutkan cita-citanya menjadi seorang Dokter dan begitu juga dengan Rangga. Sehingga dari Thania kecil, Bunda dan Ayah kamu yang mengasuhnya, mereka berkomunikasi dari videocall saja. Lantaran jauh dari Papa kandungnya, Thania menganggap Uncle-nya justru sebagai Daddy-nya,” cerita Bunda Kanaya.
Ah, barulah di sini Arsyilla mengerti apa hubungan antara Ayah Bisma, Bunda Kanaya, Aksara, dan Thania. Cukup kaget saat mengetahui bahwa Aksara masih memiliki seorang adik, sementara Aksara sendiri tidak pernah menceritakan bahwa dirinya memiliki adik. Arsyilla merasa bahwa Aksara adalah putra tunggal selama ini.
“Oh, jadi seperti itu ya Bunda … maafkan Syilla jika terlalu banyak bertanya,” ucap Arsyilla yang merasa tidak enak.
__ADS_1
Ayah Bisma perlahan mengangguk dan giliran berbicara, “Jika berbicara bahwa masa SMA adalah masa yang penuh semangat dan banyak ingin tahu itu memang benar. Rangga saat itu yang istilahnya baru mengenal dunia dan penuh coba-coba, melakukan satu dosa bersama kekasihnya. Sehingga sebelum lulus sekolah, kami menikahnya terlebih dahulu. Kami pun tidak ingin mengekang dan mengurung keinginan Mamanya Thania untuk kuliah usai melahirkan, jadi ya kami memilih mengasuh Thania. Membesarkan cucu kami itu dengan penuh cinta, tanpa kekurangan kasih sayang dari orang tuanya,” jelas Ayah Bisma.
“Iya Ayah … sekarang Arsyilla sudah tahu. Akan tetapi, di rumah Ayah dan Bunda, Syilla tidak pernah melihat foto Rangga yah?” tanyanya.
“Ada Syilla … Bunda dan Ayah menyimpan foto-foto keluarga kami di kamar kami,” jawab Bunda Kanaya.
“Jadi sekarang kamu sudah tahu kan bagaimana Thania bisa memanggil Aksara sebagai Daddy? Itu karena dia menganggap bahwa Aksara adalah Daddynya, yang seharusnya dipanggil Uncle justru dipanggil Daddy,” jelas Ayah Bisma lagi.
“Berapa lama pendidikan kedokteran di Melbourne, Ayah?” tanya Arsyilla.
“Empat tahun, setelahnya akan Koas dan mengambil Spesialisasi. Rangga sendiri berkeinginan menjadi Dokter Spesialis Anak sama seperti Ayah,” jelas Ayah Bisma.
Arsyilla kembali mengangguk, “Terlepas bagaimana masa lalunya, Rangga adalah sosok yang keren. Dokter Airlangga,” balas Arsyilla.
“Semua orang punya masa lalu Sayang … entah itu baik dan buruk seakan berjalan beriringan dalam hidup manusia. Sama seperti itu kehidupan anak-anak kami. Aksara dan Airlangga. Tentu sebagai orang tua kami tidak membenarkan apa yang dilakukan anak-anak kami. Sebagai orang tua, saat anak melakukan sebuah kesalahan pun kami sangat hancur. Akan tetapi, jalan hidup seakan sudah digariskan Tuhan seperti itu. Kesalahan Rangga di masa SMAnya, membuat Bunda benar-benar shock, tidak mengira putra Bunda justru terlalu kebablasan saat berpacaran. Namun, Bunda percaya bahwa kehadiran Thania bukan sebuah kesalahan. Dia hadir di dunia ini adalah perencanaan Tuhan yang begitu matang. Masa lalu tidak bisa diubah, tetapi masa depan bisa diraih. Di masa-masa terpuruknya, Airlangga bisa bangkit dan sekarang kami memberikannya kesempatan untuk mengejar cita-citanya. Mereka yang gagal di masa lalu, bukan berarti harus terpuruk di masa depan, melainkan mereka masih bisa mengubah masa depannya dan menjadi sosok yang berhasil dan menggenggam masa depan dengan penuh harapan,” balas Bunda Kanaya.
“Benar Bunda … Syilla setuju dengan pendapat Bunda. Semua orang punya masa lalu, tetapi jangan menjadikan masa lalu sebagai batu sandungan sehingga tidak bisa meraih masa depan,” balas Arsyilla dengan yakin.
Masa lalu memang tidak bisa diubah, tetapi masa depan bisa diperjuangkan dan diubah. Seburuk apa pun kisah kelam kita di masa lalu, jadikan semangat untuk terus berjuang mengubah masa depan yang lebih indah.
Tertarik dengan kisahnya Airlangga? Nanti kita kupas tuntas setajam Silet di Novel terbaru selanjutnya yah… :) Si Dogan (Dokter Ganteng) dengan kehidupan misteriusnya. Oleh karena itu, ikuti nama pena aku yah Kirana Pramudya, dan dapatkan informasi karya-karya terbaru selanjutnya supaya tidak ketinggalan. :D
__ADS_1