
Di sebuah hotel bintang lima di kawasan Ibukota, sebuah pesta pernikahan dengan konsep Garden Party telah digelar hari ini. Arena taman di hotel tersebut disulap menjadi taman penuh bunga dan aneka lampu yang menciptakan suasana yang romantis. Sementara di sebuah kamar dengan tipe president suite Arsyilla tengah berhias dan menunggu waktu untuk menyambut para tamu yang diyakini sudah datang di tempat diberlangsungnya acara.
Sampai pada akhirnya, Mama Khaira tampak mendatangi kamar yang ditempati Arsyilla itu.
“Syilla Sayang … sekarang waktunya Nak,” ucap Mama Khaira.
Mama Khaira mengulas senyuman di wajahnya melihat putrinya yang begitu cantik dengan Wedding Gown berwarna putih yang begitu pas di badannya. Potongan yang sederhana, tetapi justru terlihat begitu manis di badan Arsyilla sekarang ini.
“Mama senang … walaupun ini hanya resepsi, rasanya kali ini Mama benar-benar merasakan pesta pernikahan putri Mama,” ucap Mama Khaira sembari memeluk Arsyilla.
“Ma, jangan menangis Ma … ini hanya perayaan saja dan sekaligus mengumumkan kepada kenalan saja kalau kami sudah menikah,” balas Arsyilla.
Pada hakikatnya memangnya demikian, akad nikah sudah terlampaui satu tahun yang lalu. Sekarang hanya sekadar pengumuman saja.
“Iya Syilla … doa Mama, kamu dan Aksara akan selalu hidup bahagia bersama,” doa Mama Khaira untuk putrinya itu.
Sampai akhirnya giliran Papa Radit yang datang. Pria itu tersenyum menatap putrinya dalam balutan gaun pengantin. Sang Papa sudah merasa putri kecilnya itu sudah dewasa, ada rasa haru di dalam dada saat melihat Arsyilla kini. Bahkan Papa Radit memeluk putrinya itu.
“Berbahagialah selalu, Syilla … menjadi partner bahkan parent bersama Aksara,” nasihat dari Papa Radit.
“Makasih Pa …,” sahut Arsyilla.
Hingga akhirnya kini Bunda Kanaya, Ayah Bisma, dan Aksara pun datang menghampiri Arsyilla. Ketiga pasangan itu akan berjalan bersama menuju tempat diberlangsungnya acara. Tentu dengan Aksara dan Arsyilla yang berjalan di barisan terdepan.
“You are so beautifull, Honey,” ucap Aksara kali ini secara terang-terangan saat menatap sang Istri yang mengenakan Wedding Gown berwarna putih itu.
“Thanks, Hubby,” balas Arsyilla sembari menundukkan wajahnya. Malu sebenarnya, tetapi dia pun merasa senang tiap kali suaminya itu memujinya cantik. Seolah-olah Arsyilla menjadi wanita tercantik sedunia untuk suaminya itu.
Kini mereka bertiga bersiap untuk menuju pelamin. Aksara mengangkat lengannya, sebagai isyarat nyata bahwa istrinya itu harus mengalungkan tangannya di lengannya yang kokoh. Aksara akan berjalan berdampingan dengan Arsyilla. Lantas diikuti Papa Radit dan Mama Khaira, dan juga Bunda Kanaya dan Ayah Bisma.
Terdengar MC yang sudah memberitahukan bahwa pengantin akan segera memasuki pelaminan. Tampak Arsyilla yang menghela nafasnya dan sedikit menundukkan wajahnya.
“Kamu gugup?” tanya Aksara kali ini.
“Iya … gugup bertemu dengan banyak orang,” jawab Arsyilla.
__ADS_1
“Angkat wajahmu, Honey … kamu begitu cantik hari ini. Biar semua tahu bagaimana cantiknya Istriku ini,” ucap Aksara kali ini.
Arsyilla pun tersenyum, “Iya … kita berjalan sekarang Kak?” tanya Arsyilla.
“Iya,” sahut Aksara.
Hingga alunan lagu romantis dikumandangkan. Keduanya berjalan berdampingan membelah para tamu undangan, dan perlahan menuju pelaminan. Arsyilla terlihat begitu cantik sore itu, sementara Aksara pun terlihat tampan dengan mengenakan Tuksedo berwarna hitam. Keduanya menjadi bintangnya di pesta resepsi itu.
Para tamu undangan pun seakan takjub dengan pesona keduanya. Arsyilla dan Aksara terlihat begitu serasi saat bersama. Keduanya tersenyum dan melangkah dengan pasti hingga ke pelaminan.
Begitu telah sampai di pelamin, ada beberapa orang yang menyampaikan sambutan mereka, acara kemudian dilanjutkan dengan foto bersama. Konsep standing party yang diusung juga memungkinkan para tamu undangan untuk menyantap hidangan yang sudah disajikan dan bercengkrama dengan para tamu lainnya.
Undangan kali ini didonimasi oleh pegawai Jaya Corp, mitra bisnis Jaya Corp, rekan-rekan Dokter di Rumah Sakit tempat Ayah Bisma bekerja, rekan bisnis di WNS Finance milik Papa Radit, dan juga rekan-rekan dosen dari Mama Khaira dan Arsyilla.
“Happy Wedding Bu Arsyilla … akhirnya sudah sah bersama mahasiswanya. Eh, suaminya, maaf,” ucap Bu Nila yang memberikan selamat kepada Arsyilla.
“Terima kasih Bu Nila,” balas Arsyilla.
“Selamat menempuh hidup baru ya Bu Arsyilla dan Aksara. Langgeng dan segera diberikan momongan,” ucap Bu Ratna kali ini.
Sampai akhirnya ada rombongan dari rekan dosen Arsyilla, seorang pria yang justru berwajah murung dan tidak percaya bahwa Arsyilla menikah dengan alumnus di fakultasnya sendiri.
“Terima kasih sudah datang Pak Bagas,” balas Aksara sembari menjabat tangan Dosen Pembimbing Skripsinya itu.
“Saya sebenarnya masih belum percaya, tetapi semua ini fakta kan?” ucap Pak Bagas lagi kali ini.
Aksara lantas menganggukkan kepalanya, “Semua ini fakta dan nyata Pak Bagas. Kami adalah suami istri,” balas Aksara.
Pria itu seakan mempertegas kata suami istri kepada Pak Bagas. Sebab, begitulah kebenarannya adalah keduanya adalah pasangan suami dan istri.
Seluruh rekan dosen berfoto bersama bersama kedua mempelai. Pak Bagas memilih tidak turut berfoto bersama pengantin, karena pria itu nyatanya justru merasa sedih dan tidak percaya dengan apa yang terjadi di hadapannya sekarang ini.
Sampai akhirnya, ada sessi break sejenak. Aksara menatap istrinya itu, “Pak Bagas galau tuh … patah hati karena gebetannya udah nikah,” ucap Aksara dengan tiba-tiba. Pria itu sengaja memajukan dagunya seolah menunjuk Pak Bagas.
“Biarin saja Kak … tidak perlu membicarakan orang lain di hari bahagia kita ini,” balas Arsyilla.
__ADS_1
Aksara pun lantas tertawa, “Kamu mau nyanyi? Mumpung hari bahagia kita, suara kamu kan bagus, Honey,” ucap Aksara kali ini.
Dengan cepat Arsyilla menggelengkan kepalanya, “Enggak … suaraku jelek. Cuma sebatas penyanyi kamar mandi, Kak,” balas Arsyilla.
Rupanya Aksara memilih berjalan turun dari pelamin sembari menggandeng istrinya itu. Tempat yang dia tuju adalah tempat pemusik dan penyanyi berada.
“Kak, ngapain?” tanya Arsyilla dengan gugup.
“Ikutin aku saja, Honey,” ucap Aksara kali ini.
Rupanya pria itu yang meminta waktu untuk mempersembahkan sebuah lagu untuk Istrinya tercinta di hari bahagia keduanya itu. Dengan menggenggam satu mikrofone di tangan kanan, Aksara mulai menyanyikan lagu cinta yang begitu romantis untuk Arsyilla. Sementara tangan kiri tampak menggenggam erat tangan Arsyilla.
Everytime you touch me … i become a hero …
I’ll make you safe, no matter where you are …
I’m shining like a candle in the dark …
When you tell me that you love me …
Lagu yang begitu romantis itu dilantunkan Aksara dengan penuh penghayatan. Di akhir nyanyiannya, Aksara pun menggenggam tangan Arsyilla dengan begitu eratnya. Kali ini pria itu mengucapkan isi hatinya kepada Arsyilla di hadapan para tamu undangan.
“Arsyilla Kirana, Istriku … terima kasih karena kamu datang dengan pesonamu sendiri di dalam hidupku. Pertemuan kita di waktu kita masih anak-anak, hingga dewasa kita bertemu lagi. Aku yakin, ini adalah suratan takdir yang tertulis atas nama cinta. Aku begitu mencintaimu, Arsyilla … I Love U More Than Anything,” ucap Aksara kali ini.
Pria itu mengikis jarak wajahnya, dan mendaratkan kecupan di bibir Arsyilla. Sebagai tanda bahwa kedua mempelai tengah melakukan Wedding Kiss kali ini. Arsyilla meneteskan air matanya, mungkin pria yang mendampinginya itu seolah gila, tetapi tidak baginya. Di hadapannya justru Aksara begitu romantis. Suaminya itu seakan ingin membuat satu pengumuman penting bahwa cintanya begitu besar untuk Arsyilla.
“I Love U Too,” balas Arsyilla usai Aksara mengakhiri kecupannya, dan wanita itu memeluk suaminya.
...🍃🍃🍃...
Visualnya Pengantin nih Bestie...
__ADS_1
Fotonya gak bersama yah, karena mereka berdua memang belum pernah main drama bareng. Semoga suka yahh😘
Saranghae - Borahae 💜💜