Aksara Untuk Arsyilla

Aksara Untuk Arsyilla
Pregnancy 5 Weeks!


__ADS_3

Selang satu pekan berlalu, Arsyilla mengajak Aksara dan tentunya Ara untuk ke Rumah Sakit. Tujuannya kali ini adalah memeriksakan kehamilannya. Sebenarnya Arsyilla ingin sedikit menunda, karena memang di kehamilan kedua ini Arsyilla sendiri merasa lebih santai. Hanya saja, Aksara yang meminta agar Arsyilla segera memeriksakan kandungannya untuk mendapatkan vitamin dan beberapa suplemen yang akan diberikan oleh Dokter.


"Sudah siap Honey?" tanya Aksara kepada istrinya itu.


"Sebentar ya Kak ... lima menit. Aduh, hamil ini aku sering ke kamar mandi deh, buang air kecil," keluhnya dengan mengusapi perutnya yang masih rata.


Aksara pun tersenyum, "Kehamilan awal Honey, ada perubahan di saluran kemih," balasnya dengan tertawa. Ayah muda itu tampak memangku Ara dan menunggu Arsyilla yang hendak ke kamar mandi terlebih dahulu.


"Yayah ... apa?" tanya Ara yang mulai bisa mengucapkan beberapa kosakata, itu pun dengan pelafalan yang belum sepenuhnya jelas.


Anak yang berusia saja merayakan ulang tahunnya dan menunjuk chanell YouTube yang terhubung dengan televisi pintar mereka.


"Itu domba, dom ... ba," jawab Aksara yang sengaja untuk mengeja nama hewan yang ditunjuk Ara itu.


"Mmba?" tanya Ara dengan masih menunjuk-nunjuk.


"Iya ... domba," balas Aksara dengan tertawa geli.


Arsyilla yang baru saja keluar dari kamar mandi pun kemudian turut bergabung dengan suami dan putrinya itu, "Seru banget sih Ayah dan Ara?" tanyanya.


"Itu Bunda, Ara baru lihat domba," balas Aksara dengan turut menunjuk hewan penghasil wool itu.


"Yuk, jadi berangkat enggak Ayah?" ajak Arsyilla kemudian kepada suaminya.


Aksara pun menganggukkan kepalanya, kemudian dia berdiri dan menggendong Ara. Mengantar istrinya ke Rumah Sakit terlebih dahulu guna mengetahui usia kehamilan istrinya dan tentunya mendapatkan berbagai vitamin seperti asam folat dan lain sebagainya.

__ADS_1


Perjalanan menuju Rumah Sakit ditempuh tanpa ada kendala. Kini mereka sudah berada di poli kandungan dan mengantri untuk melakukan pemeriksaan dengan Dokter Rinta lagi.


"Perasaan baru kemarin ke sini dan cek up rutin untuk Ara, sekarang Ara sudah mau jadi Kakak. Ya ampun, cepet banget," ucap Arsyilla.


"Benar Honey ... cepat ya, dua tahun dua anak. Luar biasa," jawabnya dengan menahan tawa.


"Tuh, lihat Kak, orang-orang lihatin kita. Anak kecil masih kecil, tetapi aku sudah hamil lagi," balasnya.


Aksara mengamati beberapa orang yang mengamati mereka. Kemudian Aksara menggenggam tangan istrinya itu, "Biarin saja ... yang menjalani kita. Kamu hamil juga aku bertanggung jawab sepenuh. Tidak perlu dihiraukan," balasnya.


"Benar Kak ... aku cuma mau ghibah aja kok sama kamu," balasnya dengan terkekeh geli.


Aksara pun turut tersenyum, "Bumilku ini ... cantik-cantik sukanya ghibah," balasnya.


"Selamat malam Dok," sapa Arsyilla dengan menahan tawa. Malu sebenarnya, baru juga satu tahun usai melahirkan Ara, dan sekarang dia harus menemui Dokter Rinta lagi.


"Malam Bu Arsyilla dan suami. Bagaimana kabarnya? Ini si Baby yah ... sudah besar ya, cantik banget," sapa Dokter Rinta dengan ramah.


"Iya Dokter, ini Aurora ... yang dibantu Dokter Rinta waktu melahirkan," balas Arsyilla.


"Sekarang ingin memasang kontrasepsi kah?" tanya Dokter Rinta.


Kemudian Aksara dan Arsyilla sama-sama tertawa, "Bukan, saya ... positif lagi, Dok."


Geli sebenarnya mengakui kembali positif dengan jarak usia dari Ara yang hanya satu tahun saja. Akan tetapi, untuk konsultasi dengan ahlinya, tidak masalah untuk berkata jujur.

__ADS_1


"Alhamdulillah ... wah, ternyata cepat ya, Bu. Baru satu tahun kan?" tanya Dokter Rinta lagi.


"Benar Dok ... baru satu tahun," jawab Arsyilla.


"Baik Bu, tidak apa-apa. Anak itu anugerah dari Tuhan, jadi disyukuri ya Bu ... sekarang, yuk kita periksa dengan menggunakan USG," instruksi dari Dokter Rinta.


Dokter Rinta mempersilakan Arsyilla untuk menaiki brankar dan akan melakukan pemeriksaan. Akan tetapi, mengingat usia kandungan yang masih muda, maka Dokter Rinta akan memeriksa Arsyilla dengan menggunakan USG Transvaginal yang di masukkan ke dalam inti tubuh Arsyilla. Dengan melakukan USG jenis ini, maka saluran reproduksi mulai dari rahim, leher rahim, bahkan sampai indung telur bisa terlihat. Mulailah, Dokter Rinta menginstruksikan kepada Arsyilla untuk membuka kedua pahanya, dan sedikit menekuk lutut, kemudian tongkat USG yang sudah diberikan gel dimasukkan ke dalam inti tubuh Arsyilla.


"Selamat datang di usia kehamilan 5 minggu ya Bu Arsyilla. Masih sangat muda, bentuk janinnya masih embrio," jelas Dokter Rinta.


Transducer dalam genggaman Dokter Rinta mulai digerakkan, dan sang Dokter mulai menjelaskan semuanya kepada Arsyilla dan Aksara.


"Usia 5 minggu, embrio sekarang seukuran biji buah apel. Sistem sarafnya juga sudah mulai terbentuk seperti jantung, neural tube yang kemudian akan menjadi saraf tulang belakang dan otak, sebuah pembuluh darah yang nantinya akan berkembang menjadi tali pusat untuk menghubungkan sirkulasi sarah ibu hamil dengan janin," jelas Dokter Rinta dengan sangat detail.


“Ada kendala tidak di usia kehamilan ini? Gejala kehamilan mungkin?” tanya Dokter Rinta kepada Arsyilla.


“Sering bolak-balik buang air kecil dan terkadang pening saja, Dok,” balas Arsyilla.


“Lalu, si Kakak masih ASI atau bagaimana?” tanya Dokter Rinta karena melihat Ara yang masih satu tahun. Senormalnya anak berusia satu tahun masih membutuhkan ASI.


“Saya lepas paksa, Dok … disapih paksa,” balas Arsyilla. Mengingat harus melepaskan paksa, jujur saja Arsyilla merasa sedih dan bersalah kepada putri kecilnya itu.


“Nanti saya lihat tekanan darah Ibu yah, pening bisa jadi karena Ibu kekurangan darah, jika memang karena kekurangan sel darah merah, nanti saya bisa resepkan obat penambah darah,” jelas Dokter Rinta.


Arsyilla pun menganggukkan kepalanya. Semoga saja, di kehamilan kali ini dirinya sehat dan bisa mengasuh Ara dengan sebaiknya. Mencurahkan kasih sayang untuk Ara dan berbagi kasih dengan si Adik yang masih berupa embrio yang akan berkembang setiap harinya di dalam rahimnya.

__ADS_1


__ADS_2