Berbagi Cinta "Wanita Kedua"

Berbagi Cinta "Wanita Kedua"
Bab 232 Season 3


__ADS_3

Kita tidak akan tahu dengan siapa kita akan menghabiskan hidup bersama nanti, itu semua adalah bagian dari rencana yang sudah di atur oleh sang pencipta. Yang perlu kita lakukan adalah, tetaplah berpikir positif, dan percaya jika takdir yang suah Allah tentukan adalah yang terbaik.


Sejatinya, setiap manusia memiliki pilihan untuk menentukan akan sebahagia apa nanti hidupnya. Akan tetapi perlu di garis bawahi juga, jika kehidupan yang kita jalani saat ini, semuanya sudah di atur oleh sang pemilik kehidupan.


Danira Florence Prasetyo, gadis cantik yang selalu berlapang dada dengan segala hal yang terkadang tidak bisa ia terima dalam hidupnya. Ia selalu berpikir, jika semua tyang datangnya dari Allah, adalah yang terbaik untuknya.


Dari Danira kita belajar, jika sesuatu yang baik tidak akan pernah Allah izinkan jauh dari kita, kecuali akan di ganti dengan yang lebih baik.


Nadira Agatha Prasetyo, dari gadis manis dan dingin ini kita belajar, jika menyimpan sesuatu yang mengganjal di dalam hati seorang diri akan membuat kita jauh dari orang-orang tercinta. Aan tetapi, sebagai manusia kita juga perlu membatasi diri, karena tidak semua hal yang terjadi dalam hidup kita perlu di beritahukan pada semua orang.


Abizar Prasetyo, untuk para lelaki di luar sana. Tinggalkan atau halalkan ! Belajarlah dari Abizar, bahwa pembuktian tertinggi dari sebuah ras cinta adlah dengan menikahinya.


Ketiga bersaudara yang memiliki karakter berbeda, namun sama-sama baik ini tidak lepas dari didikan orang tua mereka yang begitu luar biasa.


Berikan didikan tentang etika lebih dulu, barulah ilmu. Karena banyak manusia yang berilmu, namun, sangatlah minim etika. Akan tetapi jika seseorang sudah memiliki etika yang baik, maka ia pun akan memiliki ilmu yang bermanfaat nanti.


****


Halaman Mansion mewah yang ada di salah satu kota di Singapura nampak begitu meriah. Orang-orang penting baik dari kalangan pengusaha ataupun pejabat, terus berdatangan untuk ikut menyaksikan hari sakral kedua mempelai.


Akad nikah sudah berlangsung dua hari yang lalu di salah satu Masjid yang ada di sana. Hari ini adalah hari resepsi pernikahan. Tidak terlalu megah, akan tetapi begitu indah di pandang mata.


Evelyn nampak begitu cantik dengan terusan batik khas Indonesia, begitu pula dengan Ferri. Laki-laki yang baru dua hari lalu resmi menjadi seorang suami itu, nampak terlihat begitu mempesona dengan kemeja yang bermotif serupa.


Di salah satu meja besar, sudah terdapat tiga saudara bersama pasangan mereka masing-masing. Abizar yang mulai bertingkah posesif dengan istrinya yang masih memiliki tingkat kepolosan yang hakiki, selalu menjadi korban pembullyan dari kedua kakak nya.


Arga yang mulai lupa dengan istrinya, karen kehadiran buah hatinya dua bulan yang lalu, masih setia memeluk sambil mencium gemas pipi gembul putranya.


Berbeda dengan Arion, lelaki yang selalu saja menjadi korban kejahilan istrinya, kini semakin frustasi. Bagaimana tidak, kaki mulus yang ia sudah tahu siapa pemiliknya terus saja merayap hingga ke betis yang tertutup celana panjang berbahan kain.


Dan lihatlah wajah jahil dan menggemaskan itu, seakan membuat Arion untuk segera membawa istri mesumnya itu ke dalam kamar mereka.


"Jangan natap aku, entar aku baper. Masih banyak tamu loh di sini." Ujar Nira sambil mengedipkan matanya berulang kali. Ujung kakinya masih terus melancarkan aksinya di bawah meja.


"Cih, Kak Arion lagi ga natap Kakak, jangan kepedean deh." Abizar menikmati.


Danira hanya tertawa mendengar ocehan dari adik tamannya.


"Kamu kapan kembali ke Indonesia ?" Dira menatap adik sepupunya yang sejak tadi terus menatap adik iparnya.

__ADS_1


"Belum tahu Kak Dira." Jawab Gio gelagapan.


Dira mengusap lembut punggung adik sepupunya itu, berharap usapan lembut yang ia berikan mampu memberikan sedikit kekuatan untuk Gio.


"Jika seseorang tidak bisa kamu miliki, berarti orang itu memang bukan yang terbaik. Percaya padaku, karena aku sudah merasakannya." Ujar Danira.


Gio hanya mengangguk mengerti. Ia sudah mengikhlaskan, meskipun belum sepenuhnya hilang.


"Mencintai seseorang tidak harus memilikinya bukan ? Melihat senyum bahagia, dan berada di tangan orang tepat, sepertinya cukup." Jawabnya.


Danira mengangkat kedua belah tangannya, lalu menghadiahkan dua jempol untuk adik sepupunya yang begitu keren.


*****


Di meja yang lain, tampak para orang tua sedang bercengkrama dengan hangatnya. Hubungan rumit di masa lalu, tidak lagi menjadi pembatas keharmonisan mereka saat ini.


Kembali lagi, setiap kehidupan manusia punya porsinya masing-masing. Mungkin kejadian di masa lalu akan tetap membekas, namun, bukan berarti bekas itu akan menjadi penghalang silaturahim di masa sekarang.


Lupakan dan jadikan pembelajaran. Ambil hikmah dari setiap kejadian dan buang buruknya. Kejadian di masa lalu akan terbawa angin, bersama dengan waktu yang terus berjalan.


Pilihan, akan ada banyak pilihan untuk menjalani hidup di masa depan. Dan orang-orang yang pernah saling berkaitan di masa lalu ini, memilih untuk bahagia. Orang-orang yang pernah saling menyakiti di masa lalu ini, memilih jalan sederhana untuk bahagia di kehidupan masing-masing, yaitu melupakan hal buruk yang pernah terjadi di masa lalu.


Evelyn meminta fotografer yang ada di sana untuk memotret para orang tua yang sedang tersenyum hangat sambil membicarakan banyak hal tentang anak-anak mereka. Gadis cantik yang tidak kalah baik itu, tidak lupa mengajak suaminya untuk mengabadikan momen yang mungkin setelah ini tidak akan terjadi lagi karena kesibukan mereka masing-masing.


Ferri pun menyambut dengan antusias permintaan istrinya, dan mengambil tempat yang baik di antara para calon orang tua muda yang ada di sana.


"Sepertinya kita harus bergabung di sana. Tidak ada yang tahu kapan hari terakhir di dunia tiba, dan semoga momen ini akan selalu membuat kita ingat, jika kebersamaan itu penting." Ujar Ferri.


Arga dan yang lainnya menyetujui ide Ferri, mereka lalu berpindah tempat dan bergabung dengan para orang tua mereka.


Semua orang yang berada dalam satu frame itu, pernah terlibat dalam hubungan yang rumit. Akan tetapi mereka memilih untuk tidak melewati garis takdir yang sudah Allah tentukan.


Momen yang sangat langkah itu mereka manfaatkan dengan baik. Bukan untuk meminta maaf karena kejadian di masa lalu, akan tetapi membahas banyak rencana untuk kedepannya yang jauh lebih baik dari hari ini.


Tidak lagi menyesali kejadian belasan tahun di masa lalu, akan tetapi merencanakan banyak hal kebaikan di masa yang akan datang.


Orang-orang yang beriman dan berilmu, akan selalu bisa membedakan mana cinta yang sesungguhnya, dan mana obsesi.


TAMAT

__ADS_1


*****


*Note Author


Yuhuuu, akhirnya tamat juga yaaa..


Eits tapi tunggu dulu, itu hanyalah kisah dari tiga bersaudara. Masih akan ada kisah selanjutnya di sini, akan tetapi aku tidak lagi menjanjikan crazy up. Sebisanya aku Up, karena sudah ada novel terbaru yang publish besok. Terus mau fokus sama "Menggenggam Janji" juga.


Dan untuk tiga pemenang giveaway sudah aku follow yaa, nanti follback dan tinggalkan nomor yang mau di isikan pulsa lewat chat. Atau bisa langsung hubungi saya via WhatsApp 082247027029, sertakan scren dari akun masing-masing.



Promo untuk novel terbaru :



Sekuel dari Novel Gadis Satu Malam.


Baca chapter bonus !!


Briana Kirana, gadis yang memiliki kisah hidup yang begitu mengenaskan semasa SMA. Lahir dari rahim seorang wanita malam, lalu di lecehkan oleh ayah tiri hingga suatu saat seorang putra dari pemilik perusahaan Gamaliel Sanjaya, datang ke dalam hidupnya, sayang kelegaan itu tidak berlangsung lama, karena Kakek dari Gama tidak menginginkan kehadirannya.


Suatu hari setelah memutuskan untuk menjauh dari keluarga Sanjaya, Tuhan kembali mempertemukan dirinya dengan sosok laki-laki paruh baya yang merupakan Ayah kandungnya. Bahagia ? Tentu saja, sosok yang palin ia rindukan tiba-tiba hadir siapa yang tidak merasa bahagia dengan hal itu.


Akan tetapi, kebahagiaan itu, justru membuka neraka baru baginya.


Bagaimana perjuangan Briana dalam menuntut keadilan ?


Simak kisahnya di novel terbaruku, Pembalasan Istri Yang Terbuang.


Rilis besok yaa 🥰


Oh iya aku mau kasih tahu juga, novel ini tetap ada giveaway. Tapi bukan tiga pendukung teratas seperti Wanita Kedua.


Di sini setiap orang boleh memiliki akun lebih dari satu untuk memberikan dukungan. Jangan lupa, setiap kali memberikan dukungan melalui akun palsu, di screen dan kirim ke aku melalui nomor yang tertera di atas.


Terimakasih untuk seluruh dukungannya selama empat bulan ini. Aku tidak akan ada apa-apanya tanpa dukungan dari kalian semua.


Love kalian, setanah lapang ❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️

__ADS_1


__ADS_2