Berlianku Istriku

Berlianku Istriku
65. Masalalu Ardi


__ADS_3

Sekitat 10 menit Ardi berbicara di telepon. Ardi masuk kembali ke kamarnya. Alya duduk di atas kasur memeluk kakinya dan menenggelamkan wajahnya. Wajahnya memerah mengingat apa yang baru saja terjadi. Ada rasa sesal kenapa secepat itu Alya patuh, tapi juga ada ada hasrat ingin mengulangi dan meneruskan. Bukankan itu kewajibanya.


"Apa kamu menungguku?" tanya Ardi mendekati Alya. Ardi merasa bersalah meninggalkan Alya begitu saja di tengah-tengah cumbuanya.


Alya gugup menyadari keberadaan Ardi di depanya.


"Nggak" jawab Alya malu membuka wajahnya.


"Cup" Ardi mencium kening Alya.


"Maafin mas ya, ada masalah yang harus diselesaikan. Mas harus ke kantor, ada yang harus mas kerjakan sama Dino, tidurlah. Mungkin mas pulang pagi" pamit Ardi mengusap rambut Alya. Ardi mengambil kunci mobil di atas nakas, dan bergegas pergi.


Alya menelan salivanya, Alya hanya bisa diam melihat kepergian suaminya. Usia pernikahan Alya baru tiga hari, dan Ardi selalu meninggalkan Alya tiba-tiba.


"Kenapa dia selalu pergi malam-malam begini? Seperti apa pekerjaanya sebenarnya?" gumam Alya dalam hati.


Entah kenapa rasanya seperti dongkol dan marah karena Ardi meninggalkanya sendiri. Apalagi setelah apa yang Ardi lakukan, dan menghentikanya di tengah jalan. Tapi bukankah ini yang Alya inginkan. Alya menghindari bermalam bersama Ardi.


"Kenapa aku harus sedih? Harusnya aku bersyukur, setidaknya aku tidak menemui apa yang belum siap aku temui" gumam Alya dalam hati.


Alya mematikan lampu lalu menarik selimut menutupi tubuhnya. Alya berdo'a, memejamkan matanya dan tidak lama terlelap.


****


Kantor Gunawijaya.


"Mana hasil pemeriksaanya Din?" tanya Ardi ke asistenya.

__ADS_1


"Ini Tuan," jawab Dino menyerahkan hasil tes DNA Ardi dengan seseorang.


Ardi membaca dengan seksama hasil tes DNA di tanganya. Kemudian Ardi tersenyum dan memasukan kembali kertas itu. Ardi bersyukur dan puas terhadap hasil kerja Dino.


"Terima kasih Din, jangan beritahu siapapun keberadaan istriku"


"Baik Tuan"


"Jangan ada yang tahu kalau aku sudah menikah sampai waktunya tiba, termasuk orang-orang panti"


"Baik Tuan"


"Aku dengar dia bersahabat dengan koki kesayangan Mamah. Aku tidak ingin terjadi sesuatu dengan istriku"


"Dia memang dekat dengan Nona Sinta Tuan, beberapa kali mereka menghabiskan waktu bersama" jawab Dino memberi tahu laporan tentang masalalu Ardi.


"Sebaiknya Tuan berjaga-jaga dan memberitahu Nyonya Berlian Tuan"


"Aku pasti akan ceritakan pada Berlian. Sayangnya hubungan kita belum sedekat itu. Aku baru memulainya, aku masih menunggu waktu yang tepat"


"Dia mengancam akan menyebarkan foto-foto itu ke media untuk menghancurkan reputasi Tuan Ardi dan Gunawijaya Tuan"


"Ya aku tau, itulah sebabnya dia datang lagi"


"Sepertinya dia tahu kalau persemian Tuan sebagai pengganti Tuan Aryo segera dilaksanakan"


"Biarkan saja, dia akan malu sendiri dengan perbuatanya, dia sudah banyak menyakiti keluargaku"

__ADS_1


"Apa sebaiknya kita segera berangkat Tuan?" tanya Dino menanyakan Ardi hendak menemui seseorang.


"Siapkan perekamnya"


"Baik Tuan" jawab Dino menyiapkan alat mencari bukti Ardi tidak bersalah. Lalu Ardi dan Dino bergegas menemui seseorang di sebuah klub malam.


Seperti janji Tuan Aryo pada istrinya. Gunawijaya Grup akan Tuan Aryo serahkan ke Ardi setelah menikah. Meskipun kenyataan ini hanya diketahui orang terdekat Tuan Aryo dan keluarga inti, tapi kabar penyerahan kekuasaan gunawijaya terdengar di kalangan pembisnis.


Sebentar lagi Ardi akan resmi menjadi presdir. Tentu saja itu bukan menjadi perkara mudah. Di sinilah ketahanan Ardi diuji. Apakah Ardi benar-benar pantas menduduki kursinya atau tidak. Para pemegang saham juga tidak sedikit yang meragukan Ardi dan ingin menjatuhkanya. Belum dari perusahaan pesaing yang ingin menghancurkan keluarga Gunawijaya.


Tidak sedikit juga para rekan bisnis yang ingin mendekati Ardi dengan cara licik. Termasuk masalalu Ardi yang menyimpan dendam dan sakit hati, kini saat Ardi menemui kesuksesanya datang dengan rencana jahat.


Intan, dia mantan tunangan Ardi, putri dari perusahaan Intan Jaya. Dulu perusahaan itu bekerja sama dengan Gunawijaya bahkan hubungan kedua pemilik perusahaan sangat baik. Tuan Aryo dan Tuan Didi sepakat menjodohkan putra putrinya. Saat itu Ardi menerima perjodohan ayahnya, karena putri dari perusahaan itu sangat cantik, pintar dan berbakat. Dia seorang desainer.


Bu Rita pun menyukai gadis itu. Gadis itu juga aktif di panti membantu Bu Rita. Sampai waktu tunangan tiba, Ardi mengetahui kenyataan bahwa gadis itu tidur dengan laki-laki lain dan hamil. Meskipun Intan selalu mengelak, tapi Ardi mempunyai bukti Intan tidur bersama laki-laki lain saat berlibur di villa bersama teman-teman kuliahnya. Meski Intan melakukanya dalam keadaan mabuk, Ardi tetap tidak memaafkanya.


Ardi selalu menghormati dan menjaga Intan sebagai seorang perempuan dengan baik. Meski Ardi hidup di kota, tapi jiwa Bu Rita sebagai ibu dengan latar belakang daerah sangat menjunjung arti kehormatan. Itu yang selalu Bu Rita ajarkan pada Ardi.


Ardi memutuskan untuk membatalkan pertunangan dan pernikahanya. Hubungan kedua perusahaan itu pun memburuk. Tuan Aryo menarik semua kerja sama dengan perusahaan intanjaya. Saat itu perusahaan intanjaya hampir saja bangkrut, karena 40% pemegang saham berasal dari gunawijaya.


Tentu saja pihak dari Intanjaya tidak terima, mereka melakukan segala cara agar perjodohan itu berlangsung. Bahkan Intan sempat menjebak Ardi, agar seolah-olah bayi itu anak Ardi. Ardi juga tidak bodoh, Ardi mengumpulkan bukti kalau dirinya tidak menodai tunanganya itu. Untung saja pada saat Ardi dijebak Ardi tidak sendiri jadi bukti cctv kalau Ardi tidak melakukan apapun segera diamankan anak buah Ardi.


Ardi juga memutuskan melanjutkan kuliah di luar negeri untuk melupakan sakit hati dan kejaran calon tunanganya itu. Ardi juga membenci ayah dan ibunya yang sudah mengenalkan Ardi dengan orang yang salah.


Itulah sebabnya selama ini Ardi trauma dan tidak mau dijodohkan lagi dengan rekan bisnis ayahnya. Ardi ingin menemukan jodoh dengan jalanya sendiri. Dengan perempuan biasa tanpe embel-embel bisnis dan perusahaan. Dan kini Ardi sudah mendapatkanya.


Saat mengetahui Ardi kembali ke Indonesia, perusahaan intan jaya datang berniat balas dendam atas sakit hatinya. Intan ingin agar Ardi kembali ke pelukanya. Kalaupun tidak bisa, dia tidak terima jika Ardi bahagia, Intan merasa dicampakkan dan dipermalukan. Pertunangan yang gagal, dia harus juga menjalani kehamilan seorang diri, baginya penghinaan.

__ADS_1


Menghadapi ancaman Intan. Ardi berusaha mencari laki-laki yang meniduri mantan tunanganya itu. Karena Intan selalu mengakui bayi itu, bayi Ardi. Dan malam ini Ardi akan menemui laki-laki yang seharusnya menikahi Intan. Ardi ingin men_skakmatt intanjaya grup yang mengusiknya. Ardi ingi menjalani kehidupanya di Indonesia dengan tenang, berumah tangga dengan bahagia.


__ADS_2