
<<<<<
Bi Nana dan Nara pun datang ke Resto
"Mami, apa Kakak akan datang kesini?!!" tanya Nara
"Iya, Kakak pasti datang kesini, tadi Mami udah hubungi Kakak, kita tunggu aja ya..!!" jawab Bi Nana
"Oke Mami..." kata Nara
"Anak pintar, kita tunggu di ...," Bi Nana menoleh ke arah samping, sontak ia terkejut melihat Maria ada di Resto.
Klontaaaaang....
Botol minum yang di pegang Bi Nana pun terjatuh karena saking terkejutnya Bi Nana.
Maria yang mendengar suara itu, langsung menoleh ke arah Bi Nana.
"K-kak Maria...!!!" lirih Bi Nana terkejut
"Hah..!!!"
Maria beranjak dari tempat duduknya dan menghampiri Bi Nana, sembari mengambil botol minum yang terjatuh tadi.
"Apa Ini milik anda?!!" tanya Maria sambil memberikan botol milik Bi Nana.
Bi Nana hanya terdiam menatap Maria, Nara melihat Maminya melamun, ia langsung menarik baju Bi Nana.
"Mami, Mami...!! seru Nara
Bi Nana tersadar dan bertanya pada Nara, "Ah ada apa sayang?!!"
"Itu Mami.." Nara menunjuk ke arah Maria
"Maaf, apa ini milik anda?!!" Maria bertanya kembali
"Aah, i-iya ini milik saya, terimakasih," ucap Bi Nana, dengan tangan gemetar mengambil botol minuman miliknya.
Lalu Maria menatap Bi Nana dan mengamatinya.
"Wajah anda terasa tidak asing, apa sebelumnya kita pernah bertemu?!!" tanya Maria sambil memperhatikan Bi Nana
"Ahh, sepertinya tidak, saya juga baru melihat anda di sini," jawab Bi Nana pura-pura tidak mengenali Maria
"Oh aku pikir kita pernah bertemu," lirih Maria.
Bi Nana menghela nafasnya, "Huuft, sepertinya dia tidak mengenaliku, Syukurlah.." batin Bi Nana
"Maaf Mrs. kalau begitu saya permisi ke dalam dulu, ayo Nara..!!" ucap Bi Nana
"Ah iya silahkan.." balas Maria
Lalu Bi Nana pun Naik ke atas, Maria terus melihat ke arah Bi Nana dengan penuh penasaran.
"Aku sangat yakin wajahnya tidak asing bagiku, tapi dimana aku melihatnya, rasanya ada hal yang aku ingin tanyakan padanya, aah ada apa aku ini.." gumam Maria.
Tak berapa lama kemudian makanan yang di pesan Maria pun datang.
"Ini pesanan anda Mrs. maaf kalau lama menunggu lama," kata Aries sambil menaruh makanan di meja.
"Ah iya terimakasih banyak." ucap Maria
"Sama-sama Mrs Maria, kalau gitu saya permisi dulu.." Aries pun membalikkan badannya, namun...,
"Tunggu...!!"
Aries menghadap ke Maria kembali, "Ada apa Mrs Maria, apa ada yang salah?!!" tanya Aries
"Tadi itu yang naik ke atas siapa?!!" tanya kembali Mrs Maria karena masih penasaran dengan Bi Nana
"Oh yang tadi, itu Tante Nana pemilik Resto ini Mrs." jawab Aries
"Oh, terus sepupuhmu yang kamu bilang akan senang melihat saya itu yang mana?!!" tanya Maria
"Oh dia, dia (Zuy) belum datang, mungkin masih kerja," jawab Aries
"Oh gitu.." lirih Maria
"Kalau begitu saya permisi dulu Mrs."
Lalu Aries pun pergi, sedangkan Maria melihat ke arah tangga sembari menopang dagunya.
"Nana, kenapa namanya sama dengannya.." batin Maria
Trrrrrrrt... Trrrrrrt... Trrrrrrt...
Telpon Maria berbunyi, ia pun langsung menjawabnya.
"Halo Mam, sorry tadi gak ke angkat telponnya, ada apa Mam?!!" tanya Kimberly
"*Kim, Where are You? tadi Mam menelponmu berkali-kali kenapa gak di angkat?!" Tanya balik Maria
"Ah, sorry Mam, tadi hpnya sengaja di mode senyap, jadi Telpon masuk pun gak dengar.." jawab Kimberly
"Lalu kamu sekarang dimana?!!"
"Kim lagi di Mall bareng Ay Mam.."
"Oh, Mam minta alamat hotel yang kamu tempati Kim, Mam udah muter-muter gak ketemu-ketemu, kamu di hubungi juga susah.." kata Maria
"Emang Mam sekarang lagi dimana?!!"
"Mam nyusul kamu dan Mam sekarang lagi di Resto Nara, apa kamu bisa jemput Mam gak?!!" tanya Maria
"Apa..!! Mam ada disini?!! iya nanti Kim jemput Mam ya.."
"Mam tunggu, yaudah Mam lanjut makan lagi.. Bye sayang,"
Telpon pun di tutup..
°°°°°
**Sementara itu di Mall..
"Ada apa Kim?!!" tanya Ray
"Ay, Mam ternyata di sini dan Mam sekarang lagi di Resto Nara, apa kamu tau tempatnya?!!" tanya Kimberly
"Resto Nara, bukannya Resto itu milik Bi Nana, iya aku tau tempatnya.." jawab Ray
"Syukurlah, ayo kita kesana Ay..!!" ajak Kimberly
"Iya Ayo.."
Mereka pun pergi dan bergegas menuju Ke Resto..
°°°°°°°°°
*Di Resto
Bi Nana pun merasa gelisah dan cemas karena keberadaan Maria di Resto, Bi Nana sangat ketakutan kalau Zuy dan Maria akan bertemu, ia terus bolak-balik di tempat.
__ADS_1
"Bagaimana ini, aku belum siap melepaskan Zuy, aku gak mau Zuy mengetahui siapa Maria sebenarnya.." gumam Bi Nana.
"Mami kenapa?!! kenapa Mami bolak-balik seperti itu, Mami mana Kakak, kenapa belum datang?!!" tanya Nara
"Ah, Mami gak apa-apa sayang, Kakak mungkin gak jadi datang kesini.." jawab Bi Nana
"Kenapa, Nara mau Kakak datang kesini.." Nara mulai merengek
Aries yang mendengar suara Nara pun langsung menghampirinya "Ada apa Nara, kenapa merengek gitu?!!"
"Nara mau Kakak datang, Hwaaaa.." tangis Nara
"Iya, Kakak nanti kesini Nara.." ujar Bi Nana menenangkan Nara.
"Nara, kalau Nara nangis seperti ini, nanti Kakak Zuy malah gak mau ketemu Nara, apa Nara mau.." ujar Aries sedikit menakuti Nara
Lalu Nara pun langsung terdiam...
"Nah gitu donk baru anak Pintar, Ayo ikut Kakak..!!" Ajak Aries ke Nara. lalu Nara pun ikut dengan Aries.
"Aries, tolong ya..!!" lirih Bi Nana
"Baik Tante.." kata Aries, lalu Aries pun ke bawah..
Beberapa saat kemudian, Ray dan Kimberly sampai di Resto, mereka pun langsung masuk ke Resto.
"Di mana Mam ya.." lirih Kimberly mencari Mrs Maria
"Sepertinya itu Mrs Maria.." kata Ray
Lalu Kimberly dan Ray pun langsung menghampiri Mrs Maria.
"Mam..!!" seru Kimberly
"Kimberly sayang, ya ampun, Mam kangen banget sama kamu.." Maria langsung memeluk Kimberly
"Iya Kim juga, kenapa Mam bisa kesini?!!" tanya Kimberly melepaskan pelukannya.
"Aah itu, nanti Mam cerita ya, Mam ingin Istirahat.." kata Maria
"Baiklah, ayo kita ke hotel Mam..!!" ajak Kimberly
"Oke, Mam bayar makanannya dulu, Permisi maaf saya minta Billnya..!!" Kata Maria
Lalu Pelayan lain menghampirinya dan memberikan Biil kepada Maria, setelah selesai, mereka pun Pergi..
Selang beberapa saat kemudian, Zuy pun datang ke Resto, dan langsung menghampiri Bi Nana
"Kakaaaaaaaak.....!!" seru Nara berlari menuju kearah Zuy
"Ya ampun Nara jangan Lari2 nanti jatoh.." tutur Zuy
Zuy pun lalu menggendong Nara.
"Zuy kamu datang?!!" tanya Bi Nana
"Mami bohong, ini Kakak datang, gak baik tau Mami bohongi Nara.." celoteh Nara
Mendengar celotehan Nara, Zuy dan Bi Nana pun tertawa..
"Iya maafin Mami ya Nara.." ucap Bi Nana
"Lho Zuy, Kamu disini, kapan datang?!!" tanya Aries
"Hai Kak Aries, baru aja sampai.." jawab Zuy
"Coba kalau tadi sampai pasti kamu bakalan senang.." ujar Aries
"Lho emang ada apa Kak?!!" tanya Zuy
"Heeng.. memang ada apa Kak?!!" sambung tanya Zuy
"Tidak, maksudnya pasti kamu senang karena tadi aku buat Kroket.." jawab Aries berbohong..
"Waah, mau dong Kak.." ucap Zuy
"Maaf tapi udah habis, karena di beli sama wanita hamil.." ujar Aries
"Yaah.." lirih Zuy sedikit kecewa
"Nanti Bi Nana buatin untuk kamu, pasti kamu lapar kan, ayo kita makan..!!" ajak Bi Nana
"Ya, Ayo..!!"
*****
Di Hotel
Setelah beberapa menit kemudian, Mereka pun sampai di Hotel, Maria dan Kimberly pun turun dari mobilnya Ray,
"Nah kita sudah sampai Mam.." kata Kimberly
"Oh, ayo masuk, Mam ingin tidur.." ujar Maria
"Kim, Mrs Maria Ray pulang dulu.." ucap Ray
"Lho Ay gak main dulu, kan ada Mam disini," tutur Kimberly memegang tangan Ray
"Iya , kenapa gak main dulu Ray.." kata Maria
"Makasih Mrs Maria, tapi Ray ada urusan, kalau gitu Ray pamit, Selamat malam.." ucap Ray
"Yaudah hati-hati.." kata Maria..
Lalu Ray pun pergi, Kimberly dan Maria pun langsung masuk ke dalam Hotel...
/*/*/*
Di Dalam Kamar Kimberly
"Mam, kenapa gak ngasih tau Kim kalau mau kesini, kan Kim bisa jemput Mam di Airport.." tutur Kimberly
"Awalnya niat Mam ingin ngasih kejutan ke kamu Kim, tapi malah gagal.." ujar Maria
"Hah..! Mam.. Mam.."
"Kim, kemaren kenapa kamu bisa ada di rumah wanita yang kata kamu sangat mengidolakan Mam itu, kamu kenal dia dimana?!!" tanya Maria yang penasaran tentang Zuy
"Wanita?!! Oh maksudnya Mam itu Zuy, ya karena Kim menyinggungnya.." jawab Kimberly
"Menyinggungnya, apa maksudmu Kim?!!" tanya Maria
"Ya jadi gini Mam, Kim pernah bertanya padanya kenapa wajahnya mirip dengan Mam, apa asli atau Operasi, lalu dia tersinggung, dan Kim cerita ke Ay, Ay malah marah dan nyuruh Kim minta maaf ke Zuy.." Kimberly menjelaskan ke Maria
"Kenapa Ray bisa marah ke kamu Kim?!!"
"Ya karena Zuy itu pengasuh Ay Mam.." jawab Kimberly
"Ooh jadi begitu, Mam jadi penasaran sama wanita itu" ujar Maria
"Dia bekerja di Perusahaan Ay jadi OB di sana, Kim juga besok akan kesana Mam, mumpung Kim di sini, jadi Kim ingin selalu mendatangi Ay..." kata Kimberly
__ADS_1
Lalu mereka melanjutkan ngobrolnya..
°°°°°°
Rumah Ray..
Beberapa saat kemudian Ray pun sampai di rumah dan langsung bergegas masuk.
"Aku pulang..!!"
"Ah Tuan Ray, baru pulang, bagaimana kencannya apa menyenangkan?!!" tanya Davin
"Kencan apaan Kak, membosankan membuang waktu ku yang berharga, mending tadi di kantor aja.." jawab Ray
"Kalau tadi yang ajak Zuy pasti gak bakalan bicara seperti ini, dasar Tuan Ray.." gumam Davin di dalam hati
"Aku ke kamar dulu Kak, cape mau langsung Istirahat.." ujar Ray
"Iya, selamat beristirahat Tuan..." ucap Davin
Ray berjalan menuju ke kamarnya..
*/*/*/
Kamar Ray
Ray pun langsung menuju Kamar mandi untuk bebersih, setelah selesai, Ray lalu menjatuhkan badannya ke atas kasur, Ray membayangkan lagi bagaimana kejadian tadi pagi saat Ia jatuh bersama Zuy, ia pun langsung senyum-senyum sendiri saat membayangkannya sampai Ia terlelap dan bermimpi..
*************
^**Dalam Mimpi Ray**
Ray dan Zuy sedang bersama di Taman penuh bunga, lalu Zuy menjahili Ray, setelah itu Zuy langsung berlari dan Ray mengejarnya, sampai keduanya terjatuh dengan posisi Zuy di bawah Ray.
"Zuy, kamu tidak bisa lari dariku, kemanapun kamu pergi pasti aku akan mendapatkanmu Zuy," ucap Ray, sambil menutup mata, Ray perlahan mendekatkan wajahnya ke wajah Zuy, saat bibir Ray hampir menyentuh bibir Zuy, tiba-tiba..
"Tuan Ray, Tuan Ray jangan..!!"
Ray pun langsung membuka matanya dan sontak terkejut karena wajah Zuy jadi Davin.
"Aaaaaaargh.." teriak Ray..
^**Dalam kesadaran Ray**
"Hah.. Hah... Hah.. bikin kaget saja.."
Ray pun langsung terbangun dari tidurnya sambil terengah-engah, dan saat menengok ke samping tiba-tiba Davin sudah duduk di samping Ray, sontak membuatnya terkejut.
Aaaaaaah
"Kak Davin ngagetin aja..!" seru Ray..
"Tuan Ray memangnya wajahku menakutkan, terus sampai kapan kau akan tertidur, ini waktunya kerja, ayo siap-siap..!!" titah Davin
"Ternyata sudah pagi, ya ampun mimpi apa aku," ucap Ray memegang kepalanya
Lalu Ray segera bersiap-siap dan setelah selesai, Ray dan Davin pun pergi...
°°°°°°°°°°°°°°°
Di Perusahaan CV
Beberapa saat kemudian, Ray dan Davin pun datang dan bergegas menuju ke Ruang kerjanya.
\*Di Pantry
"Zuy, apa sekarang Tuan Bos akan pergi kencan dengan Kimberly lagi?!!" tanya Airin
"Aku gak tau Rin..." balas Zuy sambil menyiapkan minuman
"Hah, apa kamu gak cemburu Zuy?!!" tanya Airin.
"Untuk apa aku cemburu, toh itu hak Tuan Muda mau kencan dengan siapa pun, Aku antar minuman dulu ya Rin.." ujar Zuy, ia pun pergi..
"Dasar Zuy," lirih Airin.
\*Di Ruangan Ceo
"Tuan Ray ada apa denganmu, apa gara-gara mimpi semalam, memangnya anda semalam mimpi apa?!!" tanya Davin
"Aku gak mau mengingat mimpiku itu, udah Kak Davin jangan tanya lagi.." jawab Ray sedikit kesal
Tok... Tok... Tok...
"Masuk...!!"
"Permisi Tuan Muda ini minumannya.." ucap Zuy
"Kak Zuy.." seru Ray kegirangan
Lalu Zuy menghampiri Ray
"Silahkan di minum Tuan Muda, Pak Davin..!!" Zuy pun meletakkan minuman di atas meja,
"Terimakasih Zuy.." ucap Ray.
"Sama-sama, kalau gitu Zuy permisi dulu Tuan.."
Zuy membungkukkan badannya, setelah itu ia memutar badannya dan hendak berjalan keluar, akan tetapi..
"Kak Zuy.."
"Ada apa Tuan Muda?!!" tanya Zuy menoleh ke arah Ray.
"Aah tidak apa-apa, kembalilah bekerja..!" titah Ray
"Hmmm, yaudah kalau gitu saya permisi dulu..."
Zuy pun lalu kembali menuju ke Pantry, sedangkan Davin menatap ke arah Ray.
"Tuan Ray, kalau ada yang mau di katakan, katakan aja ke Zuy langsung.." pekik Davin
"Aku bingung mau bicara apa dengannya." Lirih Ray.
"Haah.. dasar Tuan Ray.."
\*Sementara itu di dalam Lift
"Hah, tadi Tuan Muda mau bicara apa ya, bikin penasaran aja, gara-gara kemaren jatuh bersama Tuan Muda, sekarang jadi terasa canggung jika bertatapan dengan Tuan Muda." gumam Zuy.
Lalu Pintu Lift pun terbuka, Zuy pun segera keluar dari Lift, kemudian...
Bruuuuugh...
Zuy menabrak seseorang, hingga Zuy terjatuh.
"Aah maaf saya gak sengaja, apa kamu tidak apa2?!!" tanya seseorang itu..
"Aah aku gak apa-apa" jawab Zuy sambil mendongak ke atas,
"Hah Kamu..!!!"
__ADS_1
\*Bersambung.......