
Keluarga papa bayu dan papa Andre duduk di kursi khusus, yang terletak di bagian depan. Mereka saling berbincang dan bercakap-cakap sambil menunggu tamu undangan yang lainnya datang.
Tak henti-hentinya mereka berdecak kagum, atas acara yang di hadirinya itu. Bukan hanya mereka saja yang berdecak kagum. Akan tetapi seluruh tamu undangan, yang telah datang.
Seperti halnya keluarga papa Bayu dan papa Andre, para tamu undangan juga mengira-ngira berapa banyak dana yang dihabiskan untuk menyelenggarakan acara aqiqah semewah itu.
Dan, hanya dalam waktu sekejap, pelataran rumah Daddy Marquez telah di penuhi oleh para tamu undangan. Jarum jam juga telah menunjukkan pukul delapan malam. Acara aqiqah itu pun siap di mulai.
Keluarga Salman dan Wulan kini duduk di panggung, yang telah disediakan. Yang terletak di bagian depan dan tepat di tengah-tengah, sehingga para hadirin bisa menyaksikan acara aqiqah itu dengan seksama.
Gadis kecil Salman dan Wulan, tampak tenang dan tidak banyak bergerak. Ia seolah tahu, jika kedua orang tuanya dan keluarganya tengah mengadakan acara besar untuknya.
Seorang MC membawakan susunan acara. Satu persatu acara pun dimulai. Baik tuan rumah, maupun para tamu undangan juga mengikuti acara itu dengan baik.
Mulai dari pembukaan oleh MC, dan dilanjutkan tilawah Al-Qur'an. Tilawah Al-Qur'an di bawakan oleh anak-anak dari pondok pesantren papa Andre.
Semua orang terpaku dengan kekompakan anak-anak dalam membaca Al-Qur'an hingga selesai. Keluarga Wulan yang memang terlahir menjadi seorang mualaf, merasa sangat tersentuh dengan setiap huruf yang dilantunkan oleh anak-anak generasi penerus bangsa itu. Hingga tak sadar, mereka menitikkan air mata.
Acara dilanjutkan dengan sambutan dari tuan rumah. Salman dipersilahkan untuk memberi sambutan sepatah dua patah kata, pada para tamu undangan. Ia pun menggeser microfon yang telah disiapkan dihadapan keluarga inti nya.
__ADS_1
"Assalamu'alaikum warahmatullahi wa barakaatuh. Selamat malam semua.
Sebelumnya, saya ucapkan terima kasih pada para hadirin semua. Karena bersedia meluangkan waktunya untuk menghadiri acara aqiqah putri pertama saya, pada malam hari ini.
Di kesempatan yang berbahagia ini, ijinkan saya menyampaikan sepatah dua patah kata.
Yang pertama marilah kita panjatkan rasa syukur kita, pada Allah yang maha kuasa. Karena berkat Rahmat dan pertolongannya, akhirnya kami bisa menyelenggarakan acara aqiqah untuk putri pertama saya.
Salam dan sholawat, semoga senantiasa tercurah pada junjungan kita, Nabi Muhammad shalallahu alaihi wa salam.
Semoga kita semua, menjadi salah satu orang yang mendapatkan syafaat beliau kelak di Yaumil akhir nanti.
Tidak hanya itu saja, kami juga berharap putri kami, tumbuh menjadi anak yang sholihah, cerdas, berakhlak karimah, dan menjadi generasi penerus bangsa yang dapat diandalkan. Banyak memberi kontribusi untuk perkembangan agama kita, serta Nusa dan bangsa.
Maka dari itu, kami mohon, sudi lah kiranya para hadirin untuk mendoakan putri pertama kami.
Kami sebagai tuan rumah, juga meminta maaf apabila dalam penyajian sarana dan prasarana mungkin kurang berkenan di hati bapak, ibu dan saudara semua.
Akhir kata, terima kasih untuk semua. Semoga bisa mengikuti acara yang kami selenggarakan dengan nyaman. Dan pulang dalam keadaan selamat, tidak kurang suatu apapun. Akhirussalam wassalamu'alaikum warahmatullahi wa barakaatuh."
__ADS_1
Semua tamu undangan kompak membalas ucapan salam dari mulut Salman. Tidak hanya itu saja, mereka juga mendoakan gadis kecil, yang cantik jelita itu. Dan kini telah resmi menyandang nama Maryam Benazir.
Setelah acara sambutan dari tuan rumah selesai, acara kembali dilanjutkan dengan cukur rambut bayi. Semua anggota keluarga bangkit berdiri.
Haji Dahlan yang notabenenya sebagai seorang ustadz sekaligus sesepuh di persilahkan maju ke depan, untuk mencukur rambut bayi itu.
Wulan menggendong bayinya, lalu haji Dahlan pun mulai mencukur rambutnya.
Saat mencukur, haji Dahlan membacakan sebuah doa, yang berbunyi:
Bismillahirrohmanirohim. Alhamdulillahi robbil 'alamin, Allahumma nuurusamawawaati sa nuurusyamsi wal qomari. Allahuma sirrullah nuurunnubuwwati rosulullahi shollallahu 'alaihi wassalam. Walhamdulillahi robbil 'alamiin.
Dan, setelah mencukur rambut bayi, juga di Sunnah kan untuk meniup ubun-ubunnya sambil membacakan sebuah doa, yang berbunyi:
Allahumma inni u'iiduhaa wadzuriyyatahaa bika minasy syaithoonir rojiim.
Setelah haji Dahlan selesai, di lanjutkan oleh Daddy, papa Reyhan, grandpa, opa Atmaja, Salman dan keluarga inti yang lain.
Mereka pun juga melakukan hal yang sama, seperti yang dilakukan oleh haji Dahlan. Karena sebelumnya mereka sudah di beri arahan oleh papa Reyhan.
__ADS_1
Setelah acara cukur rambut selesai, acara dilanjutkan dengan ceramah singkat yang akan disampaikan oleh haji Dahlan.