Kisah Cinta Anak Juragan

Kisah Cinta Anak Juragan
60. Memberi kabar


__ADS_3

Sembari menikmati semilir angin, Wulan merogoh handphonenya. Hendak menelpon mommy nya, untuk memberi kabar bahwa ia sudah sampai sejak tadi. Dan ia memang lupa mengabarinya.


Tak butuh waktu lama, setelah ia menekan tombol panggil, panggilan itu pun segera terhubung.


"Mommy." seru Wulan dengan binar bahagia. Ia melambaikan tangannya pada layar handphonenya.


"Genduk ayu mommy, kapan kamu sampai?" balas mommy dengan senyum sumringah juga. Matanya juga sampai berkaca-kaca.


"Sudah dari tadi mom. Maaf Wulan sampai lupa memberi kabar, karena sesampainya di sini, langsung beberes dan bantuin berkebun grandpa."


"Mommy lega mendengarnya. Lakukan hal yang membuat mu nyaman nak."


Ibu dan anak itu saling bercakap-cakap. Tak hanya keduanya saja, grandma, grandpa dan Leon pun ikut menyahut pembicaraan mereka. Sehingga terjadilah percakapan hangat, walaupun jarak memisahkan.


Hampir satu jam mereka bercakap-cakap lewat panggilan udara. Dan akhirnya, salah satu pihak menyudahi pembicaraan tersebut, dengan saling melambaikan tangan.


Terik matahari terasa semakin membakar tubuh, mereka pun masuk rumah untuk tidur siang.


"Leon, juga mau tidur di rumah grandma." celoteh Leon.


Walaupun belum ada yang mempersilahkan, ia sudah terlebih dulu masuk ke rumah grandma Luci. Sewaktu kecil, memang Leon dan Wulan sering tidur menginap di rumah salah satu dari mereka. Bahkan tidur dalam ranjang yang sama.

__ADS_1


"Leon, kita sudah besar. Aku tidak ingin tidur dengan mu lagi." ucap Wulan, ketika melihat Leon sudah merebahkan diri di ranjang tempat tidurnya.


"Sejak kecil kita sering tidur bersama kan Wulan. Kenapa sekarang kamu jadi sensitif seperti itu? Ayolah, aku tidak akan melakukan apapun padamu."


"Tidak! Kita sudah besar, dan aku ingin tidur sendiri. Titik." seru Wulan dengan muka tegas sambil melipat tangan di depan dada. Melihat Wulan yang tampak serius, akhirnya Leon bangkit dengan lesu.


"Okay, aku tidur di sofa saja."


"Tidak boleh, kamu harus tidur di luar kamar ku." seru Wulan lagi.


Leon yang hendak merebahkan dirinya di sofa, mengurungkan niatnya. Lagi-lagi ia harus mengikuti perintah Wulan, agar gadis itu tidak marah. Ia lun keluar kamar dan tak lupa menutup pintunya.


"Apa yang terjadi? Kenapa kamu tampak lesu?" tanya grandma.


"Sekarang Wulan tidak mau tidur dengan mu ma. Sepertinya dia sudah banyak berubah, karena terlalu lama tinggal di Indo." keluh Leon dengan muka sedihnya.


"Grandma rasa benar apa yang dikatakan Wulan. Kalian kan sudah besar, tidak boleh tidur bersama lagi. Kecuali,"


"Kecuali kita menikah kan grandma?" sahut Leon cepat dengan wajah yang sedikit berbinar sehingga membuat grandma menyunggingkan senyum.


"Betul itu."

__ADS_1


"Apa grandma setuju kalau aku menikahi Wulan?"


"Setuju-setuju saja. Asal Wulan bahagia, grandma setuju saja." balas wanita berambut putih itu setelah sejenak berpikir.


"Yes. Kalau begitu, dukung selalu Leon ya grandma, untuk mendekati Wulan." sorak Leon dengan wajah yang berbinar.


Grandma berlalu pergi sambil geleng-geleng kepala, melihat tingkah Leon yang seperti anak kecil. Wanita itu belum tahu apa yang sebenarnya terjadi, sehingga Wulan pergi jauh dari kedua orang tuanya.


**


Keluarga grandpa Louis tengah menikmati makan malam bersama. Tiba-tiba terdengar suara bel. Grandma Lusi berdiri dan berjalan ke arah pintu depan.


"Tumben kamu kesini pakai acara tekan bel segala Leon? Biasanya juga asal nylonong." ucap grandma ketika melihat siapa yang datang. Ia pun bergegas masuk dan di ikuti oleh Leon.


"Wow, makan malam." ucap Leon dengan mata yang berbinar. Ia segera menggeser kursi di sebelah Wulan dan menyiapkan piring untuk dirinya sendiri.


"Kamu kesini ada perlu apa?" tanya Wulan dengan wajah datarnya.


"Ops, aku sampai lupa. Katanya mulai besok kita di suruh ke kantor papa ku. Untuk memulai kerja." terang Leon disela-sela ia mengunyah makanannya.


"Jadi kamu kesini mau bekerja di kantor papanya Leon, Wulan?" tanya grandpa dan grandma bersamaan. Wulan pun mengangguk.

__ADS_1


__ADS_2