
Alena terus melangkah dengan ragu mendekati Zack yang sedang berbaring di sofa. Tanpa bersuara cuma terdengar derap langkah dan nafas yang berembus dari mulutnya karena merasa gugup.
"Kamu udah datang, sini duduk di dekat!". Panggil Zack tanpa membuka matanya.
Alena bingung harus bagaimana tapi ia tetap menuruti permintaan Zack meskipun ia ragu sama ada Zack memanggil nya atau memanggil Aisyah. Ia duduk di sofa dekat dengan kepala Zack.
Zack mengulurkan tangannya dan meminta wanita yang pikir nya adalah Aisyah untuk menggapainya. "Bukannya aku lancang tapi aku memerlukan kehangatan meskipun cuma dari genggaman". Ucap Zack sedikit gugup. Tapi ia harus memberanikan diri melakukan pendekatan terlebih dahulu.
Alena kaget dengan permintaan lelaki di hadapannya, ia ragu untuk menuruti permintaan nya tapi menolak rasanya juga sangat mustahil karena mulutnya saat ini bagai terkunci tidak bisa bersuara untuk menyuarakan penolakan. Tidak ingin membuat tangan Zack pegal tergantung di udara sangat lama, Alena memberanikan diri mendekatkan tangannya dengan tangan Zack yanh sudah menunggu dari tadi.
Baru tersentuh sedikit, Zack langsung bangun dari baring nya karena menyadari sesuatu. "Sedang apa kamu di sini?". Tanya Zack dengan wajah kaget nya.
"Sa saya....". Alena menjadi semakin gugup melihat Zack tamoak murah padanya.
"Di mana Aisyah sekarang?". Tanya Zack lagi dengan nada tegas. .
"A Ai Aisyah...". Tangan Alena sampai bergetar melihat Zack semakin terlihat bengis karena kesal padanya.
"Aisyah di mana?". Bentak Zack.
Alena terloncat kaget mendengar bentakan Zack. Mulutnya tanpa sadar berkata jujur. "Aisyah ada di luar meminta saya yang menemani anda di dalam". Jawab Alena laju.
Mata Zack membulat tidak menyangka jika Aisyah masih menaruh dendam padanya akibat kejadian beberapa hari ini karena ia sudah tega mengabaikan wanita itu, sedangkan Aisyah pasti sedang memerlukan dukungan darinya.
__ADS_1
Zack bangkit berniat mencari Aisyah dan meminta maaf. Sebelum membuka pintu, Zack kembali menoleh ke belakang menatap Alena yang tampak syok dengan sikapnya.
"Maaf kan atas sikap ku tadi, aku pikir yang masuk tadi adalah Aisyah jadi tanpa sengaja meminta kamu menggenggam tangan ku, aku malu sampai tidak sadar membentak mu". Imbuh Zack merasa bersalah.
Alena hanya tersenyum dan menganggu kan kepala tanpa mampu berkata - kata.
Zack yang sudah paham langsung membuka pintu dan mencari keberadaan Aisyah dimana. Tapi menoleh kiri dan kanan tetap tidak menemukan keberadaan wanitanya.
Zack bertanya pada beberapa karyawan siapa tahu ada yang melihat kelibat Aisyah, tapi sayang tiada satu orang pun yang tahu di mana Aisyah sekarang. Akhirnya Zack menuju ruang CCTV untuk memeriksa setiap lorong yang kemungkinan Aisyah lewati.
"Ini ada terlihat Bu Aisyah menaiki tangga menuju rooftop gedung". Jelas petugas penjaga CCTV.
Zack tanpa pikir panjang langsung berlari menuju rooftop di mana Aisyah berada, sedari tadi perasaan sudah tidak enak memikirkan keadaan Aisyah yang sebenarnya. Saat mendengar bahwa Aisyah berada di bagian atap bangunan membuatnya semakin takut jika Aisyah berbuat nekat karena kecewa padanya.
Beberapa pekerja memergoki aksi Zack yang berlari laju menaiki tangga ke tangga yang seterusnya tanpa terlihat lelah sama sekali. "Kenapa dengan tuan Zack itu, bukan kah ada lift kenapa harus repot - repot menaiki tangga segala, dasar aneh". Gumam salah satu pekerja mencibir aksi Zack yang tampak hilang akal.
"Lo syirik saja sama orang, kamu lihat bagaiamana tubuh sempurna tuan Zack itu karena ia sering olah raga bahkan tanpa malu menaiki tangga perusahaan tida kayak lo gendut malas bergerak makanya sampai sekarang nggak kawin - kawin, mana ada yang mau sama lelaki yang jenis nya kayak kamu ini". Balas temannya.
"Tapi gini - gini gue tidak jomblo kayak lo. Gue ada dua pacar yang sangat cantik dan seksi, ha ha ha". Ujar nya lagi membanggakan diri.
"Hallah, cewek matre aja di pamerin. Bangga kamu jika ada cewek cuma memanfaatkan mu hanya untuk mendapatkan uang tanpa ada niat untuk serius ke jeng jang pernikahan. Kamu aja yang kesihan kalau di lihat, aku mah udah mendapatkan semua nya yang aku mau, rumah, mobil mewah dan simpanan masa depan. Lah kamu apa?". Ucap temannya turut membanggakan diri.
"Hallah bilang aja kamu sirik, untuk apa semua itu kalau tiada wanita di samping kita untuk menghibur saat lelah. Biar cuma baru pacaran tapi aku tetap bahagia". Ujarnya tidak mau kalah.
__ADS_1
"Terserah lo aja deh".
Beralih ke adegan Zack yang sudah sampai di rooftop. Saat baru membuka pintu Aisyah tampak berdiri di sekitar pembatas membelakangi nya sambil meletakkan tangannya di atas seperti ingin memanjat nya. Zack yang khawatir segera berlari dan memeluk Aisyah dari belakang.
"Aku mohon maaf kan aku!". Lirih Zack sambil mengeratkan pelukannya.
Aisyah sama sekali tidak menjawab tapi ia juga tidak mencoba melepas pelukan dari Zack.
"Kalau kamu kecewa atas sikap ku sebelumnya maka hukum saja aku jangan malah nekat seperti ini. Aku mohon jangan tinggal kan aku, aku tidak sanggup hidup tanpa kamu di sisi ku". Mohon Zack sambil meneteskana air matanya.
"Aku tidak menyangka karena kebodohanku yang mengabaikanmu membuatmu tertekan hingga nekat seperti ini, maaf aku! Aku janji nggak akan ulangin hal itu lagi tapi aku mohon kita pulang yah jangan seperti ini terus". Ucap Zack membujuk. Ia sangat merasa bersalah dengann tindakannya membuat Aisyah bisa berpikir ingin bunuh diri.
Aisyah masih tidak bergeming dari tempatnya, Zack pula tidak ingin melepas pelukannya jika Aisyah tidak ingin melangkah menjauh dari pembatas yang hanya setinggi perut saja bagi Aisyah.
"Kamu belum mau memaafkan kesalahanku? Ok tapi aku harap kamu mau mendengar pernyataan ku ini agar kamu tidak lagi berniat nekat ninggalin aku. Aku ingin jujur tentang perasaan aku selama ini pada kamu dan sebuah rahasia yang sudah aku tutup rapat dari siapa pun termasuk kamu atau siapa pun itu". Zack menghembus nafas berat sebelum mengatakan hal sejujurnya pada wanita yang selama ini kagumi.
"Aku mencintai mu, sebelum kamu mengenal diri ini aku udah lama memendam perasaan untuk kamu tapi aku takut mengatakan nya karena beberaoa sebab yang membuat tidak bisa berkata jujur. Status kita adalah saudara di mata masyarat dan mami dan daddy pasti tidak akan memberi restu padaku untuk memiliki mu. Dan ada satu hal lain yang mengahangi ku untuk jujur tentang perasan ini, karena ku yakin jika kamu mengetahui hal itu maka kamu akan membenci ku seumur hidup mu. ...". Zack tertunduk sedih tidak mampu melanjutkan perkataan nya.
Tapi demi membujuk Aisyah ia harus tetap mengatakan rahasia ini pada wanita itu agar tidak lagi nekat bunub diri. Ia tidak peduki jika wanita yang di cintanya berbalik membenci dirinya ,bahkan kemungkinan dirinya akan terbuang dari keluarga Purbalingga atas kesalahan fatal yang pernah ia lakukan dulu.
"Aku sudah tahu rahasia yang kamu maksud". Aisyah akhirnya membuka suara, tapi wajah Zack malah berkedut heran dengan arah suara itu. Ia melepas pelukan nya dan mulai melirik wajah wanita yang ia peluk sedari tadi.
"Accckkhhha"...
__ADS_1