Pelakor Pilihan Mertua

Pelakor Pilihan Mertua
Bab 260 alam bawa sadar


__ADS_3

"Kamu tenang dulu di sini yah. Duduk lah di sampingnya dan genggam tangan nya...". Pinta mbah Suryo. Ia ingin membuat Zack bertemu dengan roh Aisyah yang sedang berkeliaran di luar jasad nya.


Zack nurut. Ia menggenggam tangan Aisyah dengan lembut kalena tidak ingin melukai tangan mulus itu.


"Pecam matamu dan jangan takut. Mbah akan membantu kamu mencari Aisyah dan mengembalikan ke dalam jasad nya. Semoga kita berhasil...". Ujar mbah Suryo.


Meskipun bingung tapi Zack tetap menurut dan tak mengeluarkan sepatah katapun. Tiba - tiba pandangan gelap Zack berubah bercahaya seketika.


"Aku ada di mana?". Gumam Zack bingung. Ia benar - benar lupa apa yang sedang terjadi.


Dari kejauhan, pemandangan tiba - tiba berubah ke kawasan hutan yang tidak asing bagi Zack.


"Bukan kah ini di hutan bertebing tempat Aisyah kecelakaan? Kenapa aku bisa ada di sini sendirian. Untuk apa aku datang ke sini?". Imbuh Zack sambil menelusuri jalan setapak.


Tiba - tiba sebuah mobil melintas laju di hadapannya, Zack syok saat melihat Aisyah ada dalam mobil itu sedang menutup matanya tapi sambil menangis. Zack mencoba mengejarnya tapi mobil itu melaju dengan kelakuan tinggi sehingga ia tidak sempat menyelamatkan Aisyah.


Peng!!!.. . Peng!!!.... Peng!!../


Beberapa kali tembakan terdengar. Zack mencari asal peluru itu, dan ternyata seorang pria sedang memegang senapan jarak jauh mengarah ke mobil yang membawa Aisyah.


Prangkkkk!!...


Tiba - tiba terdengar bunyi tabrakan membuat Zack semakin syok. Kejadian itu merupakan tragedi saat Aisyah kecelakaan di sekitar tebing di tengah hutan. Ia juga melihat dirinya sendiri yang turun dari mobil nya beberapa saat setelah terjadi kecelakaan. Zack melihat semua yang terjadk waktu itu. Tapi sekarang bukan saat nya ia meratapi tragedi mengenaskan itu.


"Aku harus mencari tahu siapa pria bertopeng itu? Identitasnya sampai sekarang belum diketahui...". Mata Zack kembali pada pria bertopeng yang berhasil membuat mobil yang membawa Aisyah mengalami kecelakaan parah.


Pria itu sedang menyalakan korek api dan menuang nya ke sekitar mobil untuk mempercepat mobil itu meledak. Tangan Zack mengepal dengan sangat kuat ingin memukul pria itu. Tapi ia sadar semua nya pasti sia - sia dan hanya membuang tenaga. Ia mengikuti kemana pun pria itu pergi. Sampai di dalam mobil miliknya, topeng yang ia gunakan terbuka dan memperlihatkan wajah sebenarnya.

__ADS_1


"Topeng ini sangat menggangu!!". Kesal pria itu sambil melemparkan topengnya ke bangku samping kemudi.


Zack tercengang melihat wajah pria itu. Wajah yang sangat tidak asing baginya. Ia sampai tidak percaya jika dia adalah dalang di balik kecelakaan yang menimpa Aisyah. "Tapi kenapa?". Gumam Zack tidak percaya dengan apa yang dia lihat dalam ketidaksadarannya.


Saat mobil pria itu melaju pergi, tampak Aisyah berdiri di hadapan Zack dengan sorot mata mengiba. Ia tidak menyangka jika dirinya saat ini sedang tersesat tidak bisa kembali ke dalam jasad nya kembali. "Aisyah!!". Lirih Zack mencoba menghampiri Aisyah.


Tapi wanita itu malah semakin menjauhinya. "Aisyah!! Ku mohon jangan menjauh!". Teriak Zack penuh Harap.


"Zack!!! Zack!!! Sadar nak. Jangan sampai kamu larut di dalam sana. Sadar dan kembali lah....". Terdengar suara yang entah dari mana asalnya bergema di telinga Zack.


Tapi ia tidak peduli, Zack masih terus mengejar kemana Aisyah akan pergi. Ia tidak menghiraukan suara yang entah dari mana asalnya.


"Ku mohon, nak. Semua yang kamu lihat di sana jangan sampai menahan mu juga untuk tinggal di sana. Sadar lah, dan ikut kata mbah!!". Seru suara itu lagi.


Zack terdiam, ia baru sadar jika ia sekarang sedang berada di luar kesadarannya. Ia sedang berkelana masuk ke masa lalu berkat pertolongan mbah Suryo. Ia kini sudah tahu mana musuh dan mana teman yang harus ia waspadai. Selama ini ternyata ia telah di perbudak oleh orang lain untuk menjalan kan ambisi mereka. Ternyata selama ini ia hidup dengan musuh yang bertopeng kan teman.


Zack mengabaikan Aisyah dan menutup kembali mata nya. Saat ia membuka mata nya kembali, tiba - tiba semuanya kembali seperti semula. Ia berada dalam ruang rawat Aisyah sambil menggenggam tangan wanita nya itu.


Zack mengangguk dengan tatapan kosong ke hadapan. Ia masih tidak percaya dengan apa yang ia lihat. Ternyata pria bertopeng itu memiliki kemampuan luar biasa. Ia bisa mengatur strategi dengan sangat baik untuk menjebak nya. Yang tidak habis pikir, kenapa semua ini bisa terjadi memandang kan hubungan mereka baik - baik saja selama ini.


"Aku melihat jelas bagaimana kecelakaan Aisyah berlaku di depan mata ku. Tapi...". Sahut Zack masih dengan ekspresi wajah yang sama.


"Apa kamu melihat Aisyah?". Tanya mbah Suryo.


Zack mengangguk perlahan.


"Apa kamu bisa menyentuh nya?". Tanya mbah Suryo lagi.

__ADS_1


Zack menggeleng kepala.


"Mungkin, masih ada yang perlu kamu selesaikan sebelum mengajak Aisyah kembali. Percaya sama mbah, kamu pasti bisa membawa Aisyah kembali sadar...". Imbuh mbah Suryo.


"Tapi apa kaitannya nya, mbah? Aku masih tidak paham". Sahut Zack bingung.


"Kamu pasti tidak akan pernah mengerti hal seperti ini. Tapi mbah adalah orang yang memiliki kemampuan khusus, yang bisa melihat perkara seperti ini. Mbah juga bisa meramal apa kah orang yang koma ini karena sakit atau roh nya tidak bisa pulang ke jasad nya. Seperti yang terjafi6 pada kedua orang tua mu dan Aisyah. Yang mereka alami suatu yang berbeda. Kedua orang tua mu bisa sembuh dengan pertolongan medis dan obat - obatan yang pernah mbah berikan sama kamu, tapi tidak dengan Aisyah. Ia terjebak di hutan itu dan tidak bisa pulang begitu saja sebelum misteri kematiannya terungkap dengan jelas...". Jelas mbah Suryo semakin membuat Zack bingung.


"Maskipun aku masih kurang mengerti, tapi aku percaya dengan kemampuan mbah. Sila lakukan apa saja yang bisa membantu mereka kembali sadar dan kumbul lagi dengan kita semua". Sahut Zack dengan yakin.


*


*


Hari ini adalah hark di mana perban di wajah Cleo akan dibuka. Semua akan melihat seberapa berhasilnya operasi mengubah wajahnya dari Cleo Anjas menjadi Jasmin Danish. Shela yang berdiri di sampingnya pun menunggu dengan perasaan was - was.


"Selamat sore semua". Sapa dokter Aya.


"Selamat sore, dokter...". Sahut Shela.


"Apa semua sudah siap!". Tanya Dokter Aya memastikan..


"Tolong buka perban ini cepat, aku muak memakai perban ini terus...". Ujar Cleo kesal.


"Sabar, non. Saya pasti akan membuka nya tapi perlahan ya. Jika hasil nya kurang memuaskan maka kita akan lakukan operasi yang kedua". Imbuh Dokter Aya menjelaskan.


"Apa? Dasar nggak becus! Kenapa harus melakukan operasi kedua? Itu sudah membuktilkan jika kamu bukan dokter yang becus dalam melakukan operasi!". Teriak Cleo kesal.

__ADS_1


"Kamu tenang dulu, nak. Hidung kamu nanti geser kalau kamu bicara lantang seperti itu sekarang. Kamu tenang aja dulu, ya. Serahkan semua pada dokter Aya. Banyak kok orang melakukan operasi plastik lebih dari sekali demi hasil yang memuaskan. Jadi kamu tidak perlu khawatir, asal kamu cepat terhindar dari kejaran polisi dan sebagainya yang ingin menangkap kamu". Bujuk Shela.


Cleo hanya membuang muka malas. Ia paling tidak suka berdua di rumah sakit apalagi dalam waktu lama. Itu membuat nya sangat bosan dan ingin pulang saja dan nongkrong dengan rekan - rekannya.


__ADS_2