Pelakor Pilihan Mertua

Pelakor Pilihan Mertua
Bab 159 kabar duka


__ADS_3

Semua nya tertegun melihat mobil yang di kendarai Zack jatuh ke jurang. Dilan sampai meneteskan air mata sambil mengenang kebersamaan bersama bosnya, begitu pula dengan yang lain tertunduk sedih, Zack merupakan sosok malaikat bagi mereka semua yang bergabung dalam klan Naga Merah yang di bangun oleh Zack.


Pihak Black tiger juga tercengang, orang yang mereka incar malah tidak berhasil mereka bawa menghadap tuan mereka. Ada yang berteriak kesal dan juga melampiaskan kekesalannya dengan memukul kenderaaan mereka. Mundur pada saat ini adalah jalan terbaik, menyerang juga percuma karena yang mereka ingin kan juga sudah mati mengenaskan di jurang ini.


Dilan tidak lagi mempedulikan musuh nya yang sudah kabur tanpa mau bertanggung jawab, (mafia memang begitu ba pula kan).


Semua berkumpul di hujung jalan memeriksa jika Zack masih bisa di selamatkan tapi sayang tiada apa pun yang terlihat di bawah, senter bercahaya tinggi sama sekali tidak menemukan apa pun. Semua pasrah kecuali Dilan, ia ingin lompat ke bawah menyelamatkan bos nya tapi tubuhnya di tahan oleh semua anak buahnya yang tahu jik aksinya tidak akan membuah kan hasil, dia hanya akan mati sia - sia sama dengan bos mereka, Zack.


Sejam lebih mereka meratapi nasip kurang beruntung Zack di pinggir jalan sepi dan berjuang itu. Sudah puas bersedih, akhirnya mereka bubar dan pulang ke markas mereka yang kedua yang masih belum di ketahui oleh pihak masuk mana pun. Markas inj jarang di gunakan dan jarang di kunjungi, hanya ketika ingin membuat senjata baru maka markas ini baru di kunjungi. Markas bawa tanah yang menyimpan berbagai jenis senjata yang di desain oleh Zack sendiri, hanya Dilan dan beberapa anggota kepercayaan yang tahu lokasi markas bawa tanah ini.


Tapi sekarang markas kedua sudah di serbu dan hancur maka markas bawa tanah ini yang akan menjadi markas utama mereka mulai sekarang.


*


*


Di mansion Purbalingga di buat heboh dengan kehilangan Aisyah dan putra nya. Panji sudah mengetahui semuanya dan tetao tabah agar kesehatannya stabil, sama yang dia lakukan saat menge mengetahui bahwa sahabatnya sendiri, Anjas yang telah menculik anaknya dan berniat membunuh putrinya. Beruntung pasangan suami istri yang di perintahkan untuk membunuh putrinya juga tidak sampai hati dan memilih membuang bayi putrinya di panti asuhan..


Yang semakin membuat nya kaget, ternyata pasangan suami istri itu adalah pekerja nya sendiri dan merupakan orang tua kandung anak angkatnya, Zack dan juga Mawar cuma mereka di lahirkan dari rahim yang berbeda dan ayah yang sama.

__ADS_1


Beberapa hari yang lalu baru saja ia mendengar kabar buruk tentang Zack yang sebenarnya sudah tahu keberadaan Aisyah sejak dulu tapi malah merahsiakannya, masalah begitu banyak menerpa di masa tua nya ini, penyakit jantung yang ia hadapi membuat nya harus ekstra hati - hati. Tidak ingin Pergi lebih cepat meninggalkan istri dan anak - anaknya melalui semua dugaan hidup yang sedang mereka hadapi.


Sekarang Zack tiada kabar, Aisyah dan cucunya di culik di rumah nya sendiri, penjagaan yang ketat sama sekali tidak menjamin keselamatan keluarganya.


"Cari sampai ketemu, aku tidak akan mengampuni kalian jika anak dan cucu says sampai kenapa - kenapa, akibat kelalaian kalian mereka sampai di culik sedangkan di rumah ini sudah begitu banyak pengawal berbadan besar seperti kalian". Tegas Panji meluapkan kekesalannya pada kelalaian pengawalnya.


"Maaf kan kami pak Panji, kami akan mengusahakan yang terbaik untuk menemukan non Aisyah dan den Albar". Ujar salah satu dari pengawal yang menghadap Panji saat ini.


Sudah beberapa menit Panji mengumpulkan mereka di halaman belakang, sedangkan Mega di rawat di kamar nya bersama bu Saras dan dokter Zaki. Wanita itu kembali pingsan setelah mendengar kabar Aisyah dan Albar di culik oleh ART dan penjaga kebun nya sendiri.


Bu Saras menangis sedih, menyalahkan diri sendiri karena kelalaiannya Aisyah sampai penjaga kebun bernama Titin memiliki kesempatan untuk menculik anak dan cucu majikannya. Penyesalan yang sangat mendalam sehingga ia tidak ingin meninggalkan Mega yang sedang di rawat sendirian di dalam kamar, meskipun sudah ada dokter Zaki sebagai dokter pribadi keluarga ini tidak membuatnya lega. Ia takut jika hal yang sama terjadi pada majikannya, karena mempercayakan orang lain menjaga pada akhirnya ia yang merasa bersalah.


"Saya harus pamit pulang dulu ya bu Saras. Masih ada yang harus saya selesaikan di rumah sakit sebelum jam kerja ku habis. Jika sesuatu terjadi atau kesehatan bu Mega dan pak Panji tiba - tiba menurun maka langsung saja hubungi saya jika saya belum. Saya akan datang lagi ke sini sekitar jam 8 malam untuk memeriksa kesehatan mereka berdua". Ujar Dokter Zaki pamit pergi.


Bu Saras hanya mengangguk setuju, mulutnya masih kaku untuk terbuka membalas pamitan dokter Zaki. Hanya hatinya saja yang terus bergumam kesal pada ART bernama Sukma dan penjaga kebun bernama Titin yang sudah berhasil menculik Aisyah dan Albar.


Sesampai di dalam mobil milihnya sendiri, dokter Zaki membuka pesan di ponselnya yang di kirim oleh seseorang yang juga merupakan orang kepercayaan dari keluarga besar Purbalingga.


(Tolong jaga mereka untuk sementara waktu).

__ADS_1


(Tolong bujuk agar tidak terlalu memusingkan keselamatan non Aisyah dan den Albar, masalah ini biar menjadi urusan ku).


Isi pesan kedua dari pria itu membuat Dokter Zaki tersenyum lega karena bukan orang lain yang menyembunyikan kan Aisyah dan anak nya tapi dia adalah orang kepercayaan Panji sendiri. Semua ini di lakukan hanya sebagai strategi untuk melindungi keluarga itu.


"Sekarang aku mulai paham apa yanhmg terjadi, aku cuma berharap agar dia benar - benar bisa melindungi pewaris kekayaan yang melimpah milik keluarga sendiri. Resiko menjadi orang kaya dan banyak sekali harta ya begini, keselamatan terus terancam, begitu banyak musuh yang ingin merebut harta milik mereka...". Sepanjang perjalanan dokter Zaki terus bergumam menyayangkan sikap manusia tamak yang haus harta hingga mengabaikan perikemanusiaan.


Tidak segan membunuh orang lain untuk memenuhi ambisi mereka, merasa beruntung menjadi orang sederhana tidak memilik harta berlimpah tapi juga tidaj kurang apa pun. Meskipun menerima gaji besar dari bekerja di rumah sakit milik Purbalingga tapi tidak membuat ia terlibat kaya karena gajinya di gunakan untuk menghidupi seluruh keluarnya dikampung.


Memiliki kenderaaan yang di beli murah, pakaian dan makanan yang sederhana jangan merasa hina karena belum tentu orang kaya hidupnya setenang kalian yang sederhana. Lihat saja kisah Aisyah dari kecil hingga besar.


Dari bayi hingga menikah Aisyah hidup di panti asuhan yang didirikan oleh Fatimah, hidup yang kadang tidak pernah makan dalam sehari tapi kebersamaan membuat mereka semua sama sekali tidak sedih malah momen itu yang di rindukan oleh Aisyah.


Semenjak menjadi pewaris harta yang begitu melimpah malah ia tidak pernah sehari pun merasa tenang, ada saja yang datang mengusik hidupnya. Setiap detik di kawal oleh pengawal sangat membuat risih, tiada privasi kecuali di dalam kamar dan WC.


Drrrdds


Satu pesan baru masuk ke aplikasi hijau milk Dokter Zaki dari pengirim yang sama.


(Zack tewas terjun ke jurang saat berkelahi dengan pengemudi kenderaaan yang menculiknya. Sampai kan pada nyonya dan pak Panji dengan perlahan. Maaf jika kabar ini membuat pekerjaan mu semakin sukar)

__ADS_1


"Apa?". Teriak Dokter Zaki dalam mobilnya terkejut dengan kabar duka yang ia terima.


__ADS_2