
Reporter yang tidak terbilang jumlahnya menyiarkan secara langsung kejadian yang terjadi di kantor polisi dan sekitarnya. Semenjak Rehan di bawa ke kantor polisi, akibat siaran langsung seorang pengguna jalan menjadikan Rehan sebagai topik utama untuk hari ini se indonesia.
Kondisi Rehan setelah di hajar warga kini terpapar jelas di beberapa siaran televisi utama, bahkan di akun - akun yang juga mau mengambil keuntungan dari konten yang lagi viral ini. Segala yang di ucapkan bu Wahida juga di dengar jelas oleh seluruh rakyat Indonesia. Ada yang kasihan pada Rehan dan ibunya tapi ada juga yang menyayangkan sikap warga yang malah tergiur dengan uang yang di janjikan oleh ibunda Rehan.
"Kenapa tidak di bunuh langsung saja sih? Dasar mereka mau aja di beri uang hanya untuk membebaskan pria tidak berguna itu! Kalau aku sudah ku bunuh sekalian ibu nya itu...". Kesal warga yang menonton konten youtuber yang menayangkan secara langsung keadaan Rehan saat ini.
"Kalau Rehan berhasil hidup tenang setelah ini, aku akan datang ke kota tempat tinggalkan untuk membunuhnya dengan tangan ku sendiri". Geram yang lain nya.
Begitu banyak suara - suara sumbang yang menghakimi Rehan dan warga yang malah tergiur dengan tawaran bu Wahida. Ada yang memberi komen yang mencerca dan ada juga yang mendoan kan yang terbaik untuk semuanya termasuk keluarga korban..
Robert, Danish dan anak buah mereka juga tidak ingin ketinggalan menikmati siaran langsung keadaan Rehan saat ini setelah di hajar warga. Robert tersenyum sinis melihat keadaan Rehan begitu pula dengan Danish, pendiri klan Black Tiger. Mereka tidak perlu repot - repot menyingkirkan Rehan untuk memusnahkan seorang lagi penggangh hidup mereka.
Mereka hanya memanfaatkan Rehan untuk menyingkirkan atau membuat musuh mereka merasa terpuruk. Mereka berhasil membuat kedua orang tua kesayangan Zack mengalami koma dan wanita yang di cintai nya meninggal dunia.
"Rehan pasti tidak akan lolos dari hukum sekarang, memang ia masih bisa bertahan dari amukan warga, tapi saya yakin jika pihak berkuasa tidak akan memberi hukuman ringan pada Rehan. Hukuman mati yang akan ia dapatkan, kita tidak perlu lagi susah paya mengotorkan tangan kita untukmenyingkirkan pria tidak berguna itu". Ujar Robert.
__ADS_1
"Benar, si lemot itu kalau di beri tugas pasti ngerjainnya lama banget, lemotnya minta ampun. Aku heran kok ada yah pria se lemot dia. Bagus juga sih dia di hajar warga, berkurang lagi orang bodoh di dunia ini". Sahut Ronal, adik Robert.
"Tapi kita tidak boleh senang dulu. Karena wanita yang bernama Aisyah itu mati, kini semua aset kekayaan yang di miliki keluarga Purbalingga jatuh ke tangan musuh kita. Semua beratas nama kan pria arogan, Zack Purbalingga. Bukannya menjatuhkan pria itu, tapi sekarang kita malah memberinya keuntungan yang sangat besar". Danish malah mengatakan kekesalannya atas rencana yang sudah ia lakukan ternyata salah besar.
"Om tenang saja. Kita pasti bisa menyingkirkan pria itu. Lagi pula kekayaan om lebih banyak berbanding kekayaan yang mereka punya. Meskipun kita tidak memiliki sebuah aset berupa perusahaan, tapi bisnis senjata api dan narkoba kita sangat menguntungkan berbanding bisnis yang mereka jalan kan...". Sahut Robert menenangkan om nya, Danish.
"Yang di katakan bang Robert memang benar, om. Dari dulu sampai sekarang, orang yang terkaya di negara ini adalah anda. Meskipun mereka kurang pasti bisnis apa yang sedang kits jalan kan. Yang mereka tahu, yang kita kerjakan hanya lah bisnis import dan ekspor kendaraan luar negara dan kerajinan yang di kelola di dalam negara kita. Bos nggak perlu khawatir, identitas bos sebagai ketua kami akan selalu aman dan tidak di ketahui oleh orang lain...". Sahut Ronal.
"Tapi kita saat ini juga kurang pasti bisnis apa lagi yang di jalankan oleh Zack di belakang sana. Identitas dia sebagai pendiri klan Naga Merah saja baru kita ketahui, markas utama mereka juga sudah kita hancurkan. Ternyata mereka masih ada markas yang di sembunyikan, menurut mata - mata kita, Markas itu merupakan markas senjata. Dan siap nya pula mereka sampai sekarang tidak di benarkan untuk mengetahui setiap sudut ruangan. Saya curiga jika Zack sebenarnya tahu jika mereka adalah mata - mata kita". Tutur Danish curiga.
"Saya rasa tidak seperti itu, Om. Bukan hanya mereka yang di batasi tapi ramai di antara mereka juga tidak di beri akses yang sama. Hanya ada beberapa yang di benarkan masuk melewati ruangan lebih dalam lagi. Yang saya dengar jika di dalam hanya ada tempat tidur mereka, tiada apa - apa rahasia yang bisa kita ambil merugikan kita di dalam nya...". Bantah Robert.
"Maaf jika saya lambat...". Tiba - tiba suara seseorang memasuki gendang telinga mereka..
Pundas baru saja sampai dengan nafas yang ngos - ngosan seperti sudah di kejar setan.
__ADS_1
Semua mata menatap sinis padanya kecuali Danish, mereka menaruh curiga pada Pundas dengan kelakuan aneh nya. Sering datang terlambat, sering mengabaikan panggilan Danish untuk datang ke markas, selalu bergerak sendiri tanpa berdiskusi terlebih dahulu. Tapi sikap nya itu sama sekali tidak mempengaruhi kepercayaan Danish padanya. Menutut Danish, Pundas merupakan anak buah yang paling bisa di andalkan.
Pundas selalu melakukan segala nya dengan benar, selalu datang membawa berita yang tidak bisa di dapatkan oleh orang lain termasuk Robert dan Ronal yang merupakan ahli IT di klan ini. Mereka berdua selalu iri pada Pundas karena Danish lebih percaya pada Pundas berbanding mereka dalam melakukan misi hebat.
"Lebih baik nggak usah datang sekalian, kalau hanya datang membuang kentut saja. Datang lambat dan pulang nya paling cepat, mencurigakan!". Sindir Ronal tidak bersebab.
"Datang hanya untuk menyampaikan informasi tidak penting untuk apa. Menyusahkan saja yang ada". Sahut Robert tidak mau kalah dari sang adik untuk menjatuhkan Pundas di hadapan Danish.
"Saya memang sangat sibuk mengerjakan banyak hal. Tidak seperti kalian yang hanya tahu berleha - leha saja dan hanya menunggu hasil kerja anak buah kalian....". Pundas balik menyindir ponakan bos nya itu.
"Sudah, sudah. Kalian berdua memang tidak pernah puas menjatuhkan Pundas. Menurut saya Pundas lebih banyak menolong saya berbanding kalian berdua. Jika kalian bisa mendapatkan informasi penting lebih dulu berbanding dia maka baru saya bangga tapi nyatanya apa. Kalian hanya bisa mendapatkan Informasi yang seluru
llph rakyat Indonesia pun tahu hal itu. Jadi berhenti merendahkan Pundas....". Kata Danish membela Pundas di m hadapan dua ponakannya.
Robert dan Ronal hanya membuang nafas berat dengan sikap Danish yang lebih berpihak pada Pundas berbanding mereka.
__ADS_1
"Sini duduk di Pundas. Kamu pasti membawa informasi penting lagi untuk ku makanya sampai berlari - larianke sini pada ku". Ajak Danish pada Pundas menunjuk sofa kosong di hadapannya.
Pundas nurut, ia menerima tawaran segelas air putih dari Danish untuk .melegakan pernafasannya. "Saya ingin menyampaikan sesuatu yang pasti akan membuat bos terkejut. Tapi hanya kita berdua yang bisa mengetahui hal ini, orang lain kalau bisa jangan di beri tahu terlebih dahulu...". Pundas melirik Robert dan Ronal yang duduk di samping Danish.