Pelakor Pilihan Mertua

Pelakor Pilihan Mertua
Bab 248 Tanda pembeda


__ADS_3

Danish menghela nafas berat, ia kini harus berhadapan langsung dengan Robert dan Ronal. Mereka bisa saja menjadi ancaman untuk nya di kemudian hari. Ia harus menemui istrinya untuk mereka cerita agar istrinya itu tidak percaya dengan ucapan ponakannya melainkan percaya dengan nya seratus peratus.


"Meranti tidak boleh tahu tentang masa lalu ku yang kelam. Aku sudah kecolongan hingga membuat dua orang kepercayaan ku itu berbalik arah menyerang ku. Beruntung rahasia yang mereka ketahui hanya sebuah hal kecil yang bisa ku handle. Mereka hanya tahu jika sebenarnya ibu Jasmin masih hidup dan masih menempati hati ku hingga saat ini. Mereka sama sekali tidak mengetahui apa pun tentang rahasia terbesar ku...". Gumam Danish.


"Aku harus sering membawa Meranti meluangkan masa bersama nya agar ia yakin bahwa aku hanya mencintai nya. Aku harus bergerak cepat sebelum mereka berdua berhasil merasuki akal pikiran Meranti. Mulai sekarang aku harus hati - hati dengan dua orang itu. Mereka kini tidak berada di pihak ku melainkan kini menjadi musuh ku". Smabungnya mengambil kunci mobil dan pergi.


Danish akan menyarahkan segala urusan mengenai Cleo pada Pundas. Ia mengirim pesan pada Pundas untuk menyembunyikan Cleo di Apartemen yang baru saja ia beli atas nama Shela sebagai hadiah untuk wanita yang ia cintai itu. Meskipun sudah di tipu selama puluhan tahun, tapi ia tetap meletakan nama Shela pengisi hatinya.


(Bawa di ke Apartemen ini, pastikan dia dan ibu nya tidak keluar dari sana sebelum rencana kita berjalan lancar. Aku sudah menempatkan seorang pembantu untuk melayani keperluan mereka. Hanya dia yang bisa keluar masuk untuk memenuhi semua permintaan mereka, jangan biarkan Cleo dan ibunya keluar dari Apartemen itu sampai jangka waktu yang aku tetap kan).


(Aku menyerahkan mereka berdua padamu untuk sementara waktu, sekarang aku da urusan yang jauh lebih penting. Aku akan menghubungi mu lagi jika sa perubahan rencana).


Dua pesan di kirim ke kontak Pundas. Pikirannya kini tidak lagi tertuju pada Cleo dan ibunya, Shela. Melainkan pada istrinya, Meranti. Wanita yang sudah menemani nya selama dua puluh tahun itu tidak boleh meninggalkan nya dalam apa pun keadaan. Meranti adalah aset paling berharga milik nya saat ini. Jika Meranti pun ikut berpaling arah melawannya maka dunia ini kan turut melawannya. Tiada dukungan dan materi yang ia dapatkan lagi. Bahkan nyawanya akan terancam mati.


*


*


Di tempat berbeda, Pundas sedang menunggu kabar dari anak buah nya. Ia harus segera naik ke darat sekarang, karena lokasi mereka saat ini pasti sudah di ketahui oleh pihak polisi dan tentara laut yang berkerja sama dengan pihak keamanan di pulau terpencil itu.

__ADS_1


"Itu mereka!". Seru salah satu rekannya yang sedang menunjuk ke arah seorang pria yang melambai ke arah mereka. Menunjukan jika di sana selamat untuk mereka berlabuh.


"Ke sana sekarang!". Titah Pundas dengan tegas.


Perahu segera di bawa ke arah pria tadi dengan kecepatan tinggi. Saat mereka sudah berada di daratan, dari kejauhan mobil polisi segera menghampiri mereka. Dengan cepat Pundas dan yang lainya masuk ke dalam mobil setelah memastikan Cleo aman bersama mereka.


Tembak menembak terjadi di antara dua pihak. Pihak polisi tidak akan menyerah begitu saja menyerahkan tahanan di bawa kabur dari penjara, apa lagi tahanan yang bebas terjerat kasus berat, pelaku pembunuh berantai tidak bisa di biarkan bebas begitu saja. Jika tidak maka akan banyak lagi nyawa tidak berdosa menjadi korbannya.


"Jangan sampai mereka lolos! Mereka pasti anak buah psikopat itu, maka nya mereka nekat betul menyelamatkan bos mereka dari penjara itu. Pasti semua sudah di rencanakan dengan matang sehingga perbuatan mereka sama sekali tidak tercium oleh pihak keamanan". Seru pak Sambo.


Lengan nya masih terasa nyeri akibar tembakan Rehan waktu itu tapi mendengar kabar Cleo di bawa kabur dari penjara, ia tidak mau hanya duduk diam di kantor dan tidak turut serta dalam mengejar mereka. Ia akan memastikan Cleo kembali masuk ke dalam penjara dan menjalani hukuman mati yang hanya menghitung hari lagi. Kalau perlu, anak buah yang membawa nya kabur juga di jebloskan masuk ke penjara.


*


*


Zack pula saat ini sedang menuju sebuah tempat untuk bertemu seseorang. Ia ingin memastikan dokter yang membedah wajah Cleo nanti adalah rekan nya. Ia akan buat sebuah perbedaan di wajah mereka agar nanti ia tidak bisa di kelabuhi oleh wanita licik itu setelah melakukan operasi plastik.


"Maaf jika anda lama menunggu....". Sapa Zack saat memasuki ruang VVIP restoran.

__ADS_1


"Nggak papa kok tuan Zack. Saya juga baru sampai kok, bahkan punggung saja belum terasa hangat". Sambut sang dokter yang bernama dokter Aya spesialis kulit. Ia kini sudah membuka rumah sakit sendiri yang mengutamankan pasien yanv ingin melakukan operasi plastik atau semacam perubahan positif pada kulit wajah maupun kulit tubuh yang lain nya.


"Anda bisa saja. Saya to the point aja ya dokter Aya. Anda pasti sudah di hubungi oleh seorang pria bernama Danish untuk melakukan operasi plastik pada putrinya. Apa itu benar?". Zack ingin memastikan jika informasi yang ia terima benar - benar akurat.


"Sebenarnya ini merupakan rahasia rumah sakit kami dan merupakan privasi klien saya. Tapi ada pengecualian terhadap anda, tuan Zack. Pak Danish semalam datang ke rumah sakit dengan memakai penyamaran agar kedatangan nya ke rumah sakit untuk membuat kesepakatan tidak di ketahui oleh orang lain termasuk musuhnya...". Dokter Aya melirik Zack dan tersenyum sinis.


"Saya lah orang yang anda masuk, dokter. Saya amat berterima kasih karena anda masih selalu berada di pihak saya dalam apa pun keadaan. Saya salut dengan kesetiaan anda, dokter Aya". Imbuh Zack membalas dengan senyum sinis.


"Lalu apa yang perlu saya lakukan untuk anda, tuan Zack?". Tanya dokter Aya.


"Saya mau dokter melakukan operasi iti dengan baik. Pastikan Cleo tidak mengalami sakit apa pun akibat operasi plastik itu. Pastikan wajahnya segera sembuh dalam waktu dekat. Tapi saya mau anda meletakkan sedikit tanda di bagian mata semacam tanda hitam kecil agar aku bisa membedakan wajah nya dengan cewek yang asli. Anda paham kan maksudku?". Jelas Zack panjang lebar.


"Itu sudah pasti tuan. Saya akan usaha kan yang terbaik untuk memenuhi permintaan anda tapi saya harap anda juga mengerti saya, he he he". Sahut Dokter Aya malu - malu.


"Di dalam ini ada uang yang tidak sedikit untuk anda. Jika permintaan saya berhasil anda penuhi maka saya akan memberikan lebih banyak dari uang itu". Imbuh Zack membuka kan koper kecil di hadapan dokter Aya.


Dokter itu sampai tidak berkedip menatap uang yang kini sudah beralih tangan menjadi miliknya. "Ini yang saya suka beekerja sama dengan tuan. Tanpa saya meminta nya, tuan lebih dulu memberikan nya...". Ujar dokter Aya antusias.


Kesepakatan di antara mereka sudah di sepakati bersama. Dokter Aya memilih pamit untuk kembali ke rumah sakit sebelum mereka menikmati makan siang berdua.

__ADS_1


"Kelemahan sebagian wanita adalah uang. Uang pasti akan membuat mereka tunduk dengan apa yang Kita ingin kan". Gumam Zack setelah dokter Aya keluar ruangan.


__ADS_2