
Yang di rencanakan Shela berjalan lancar, untuk sementara waktu bayi yang ia beri nama Cleo di rawat sementara oleh seorang baby sister di rumah kontrakan tidak jauh dari kediaman nya. Itu supaya memudahkan dia mengirim stok Asi yang sudah ia perah secara diam - diam di belakang Anjas.
Setiap kali di tanya sedang apa dia dalam kamar tamu, ia hanya memberi alasan ingin mencari suasana baru saat istirahat. Anjas tidak mengambil pusing. Ia juga tidak puduli jika istri nya selingkuh, bahkan diri nya sendiri yang meletakkan beberapa orang pengawal atau rekan nya di rumah nya untuk menggoda istrinya. Tapi setiap malam minggu adalah jatahnya untuk bersama istrinya.
Anjas tahu dengan keadaam diri nya sendiri yang di nyatakan mandul. Tapi karena ia tidak mau di anggap pria lemah oleh sang istri, ia terpaksa menyembunyikan hakikat itu.
Shela sama sekali tidak tergoda dengan semua pria yang sengaja di sediakan oleh Anjas padanya. Ia tidak ingin kejadian ia dan Dani terjadi lagi dan membuat hidup nya huru hara seperti saat ini. Anjas tidak bisa menunggu istrinya melakukan perselingkuhan dengan suka rela, jadi dia sengaja menjebak Shela tidur dengan rekan bisnisnya.
Selain mendapatkan keuntungan di perusahaan, ia juga bisa membuat istri nya hamil. Benar saja seminggu setelah jebakan itu, Shela mengatakan bahwa ia mengandung. Padahal sebenarnya Shela sama sekali tidak hamil dan ia juga tidak tahu jika dirinya pernah di jebak tidur bersama pria lain oleh suami nya sendiri.
Anjas sangat antusias dengan kehamilan Shela. Tapi ia juga tidak bisa berlama - lama menjaga sang istri dalam masa kehamilannya karena ia harus ke Amerika dalam urusan pekerjaan selama beberapa bulan bahkan bertahun lama nya. Shela tidak keberatan, hal itu bisa melancarkan aksinya menipu sang suami. Ia juga leluasa menemui putrinya di kontrakan. Sudah puluhan tahu drama itu mereka lakuni dan tiada siapa pun yang mengungkitnya karena di antara mereka memang saling menyembunyikan sebuah fakta yang saling berkaitan.
Flashback off :
Danish mencerna setiap yang di ceritakan oleh Shela tentang masa lalu mereka. Ia begitu heran mengapa semua ini bisa terjadi pada pasangan suami istri itu. Samapi detik ini Anjas belum tahu siapa ayah kandung dari anak yang ia besar kan dengan penuh kasih sayang. Baginya, anak itu adalah anak dari rekan bisnisnya dan rekan nya itu pun tidak tahu hal itu. Anjas tidak peduli jika anak itu bukan darah dagingnya. Asal anak itu terlahir dari rahim wanita yang ia cintai maka ia akan menyayanginya sepenuh hati.
"Kalian memang sepasang suami istri yang sangat konyol. Menjalani sebuah pernikahan dalam drama kebohongan masing - masing. Sungguh serasi...". Seru Danish bertepuk tangan.
__ADS_1
"Sekarang kamu sudah dengar semua nya, jadi ku harap kamu menepati janji kamu untuk membebaskan Cleo dari penjara sebelum tanggal hukuman mati nya tiba. Aku tidak ingin melihat mayat anak ku, aku ingin ia berdiri di hadapan dengan selamat...". Ujar Shela dengan penuh harap.
"Kalau soal itu kamu tenang saja. Aku pasti akan mengeluarkan nya dari penjara itu dengan selamat". Sahut Danish mengiyakan.
"Bagaimana keadaan putri ku yang berada dalam penjagaan mu? Apa dia baik - baik saja? Siapa nama yang kemu berikan pada nya?". Shela beralih bertanya tentang anak nya yang di besarkan Danish.
Danish menatap sinis pada Shela. "Coba ulangi perkataan mu! Apa aku salah dengar, yah?". Sindir Danish.
Shela tidak menjawab, ia menatap bingung pada Danish. "Apa ada yang salah jika aku juga bertanya tentang putri ku yang satu itu?". Batin Shela.
"Apa kamu tidak ingat apa yang kamu katakan saat kamu memberikan ank itu padaku dulu? Kamu bahkan tidak ingin menatap wajah nyaa saat aku membawanya. Kenapa sekarang kamu menganggap nya sebagai putri kamu?". Cerca Danish mengingatkan Shela akan kata - kata tidak pantas yang ia berikan pada anak nya saat Danish membawa nya pergi.
"Walau bagaimana pun, dia tetap putri ku. Aku yang mengandung nya, bertaruh nyawa melahirkan nya. Meskipun waktu itu pernah keluar kata - kata tidak pantas, itu tetap tidak akan mengubah apa pun, aku tetap ibunya". Imbuh Shela tidak ingin kalah.
Danish membuang nafas kasar, ia tidak ingin berdebat dengan Shela. Baginya semua it hanya sebagai kata - kata untuk meyakinkan dirinya sendiri agar bisa kehilangan seorang putrinya untuk menyelamatkan pernikahan nya.
"Aku tidak memikirkan hal itu, benar yang kamu katakan. Meskipun kamu pernah membuang nya tapi semua itu tidak akan merubah apa pun. Tapi sayang nya anak itu tidak sama dengan saudara kembarnya. Bukan hanya wajah mereka yang tidak sama, tapi sifat mereka berdua juga sangat bertolak belakang...". Balas Danish.
__ADS_1
Shela bingung dengan ucapan Danish. "Maksud kamu apa? Mereka berbeda kayak gimana?". Tanya Shela kebingungan.
"Jika Cleo memiliki sifat yang kejam, tidak segan menghancurkan hidup orang lain demi ambisinya, menyukai dunia gelap. Dia gabungan semua hat busuk kedua orang tua nya, di tambah lagi di besarkan oleh seorang pria yang licik maka bertambah lah kekejamannya. Berbeda pula dengan Jasmin. Ia memiliki hati yang baik, mengalah demi kebahagiaan orang lain. Dia sangat tidak menyukai kehidupan yang kujalani. Selalu menentang kekejaman pada orang lain, meskipun orang itu yang lebih dulu mengusik hidup kami...".
Danish diam sejenak mengingat putra yang sudah ia besarkan bersama istri sah nya.
"Mungkin karena ia lebih banyak meluangkan masa bersama ibu sambungnya yang memiliki hati yang baik maka nya sifatnya juga begitu...". Wajah istrinya yang tersenyum lembut padanya tiba - tiba terlintas di matanya.
"Berarti aku bisa menemuinya?". Tanya Shela antusias. Ia yakin jika putrinya itu akan memaafkan sesuai yang di ceritakan Danish tentang nya.
"Masalah nya keberadaan nya saat ini tidak di ketahui. Sudah beberapa bulan ia kabur dari rumah, sampai sekarang aku tidak menemukannya. Ini semua sebab Zack. Anak si Panji sialan itu!". Sahut Danish emosi mengingat Zack.
Shela kaget mendengar perkataan Danish. Putri nya yang di besarkan oleh ayah kandung nya sendiri hilang. Dan yang menjadi dalang di dalam nya sama dengan orang yang memasukkan putri nya, Cleo dan suami nya masuk penjara. Dendam pada pria itu semakin membesar. Ia kehilangan kedua putrinya di sebab kan oleh pria yang sama.
"Bagaimana ini bisa terjadi? Mustahil jika kamu tidak bisa menemui Jasmin. Pria bernama Zack itu memang harus di beri pelajaran! Dani! Kamu harus membunuh Zack untuk putri - putri kita. Aku tidak akan membiarkan pria itu menikmati hidupnya. Dia harus menderita seperti pamana menderita putri kita". Ujar Shela geram pada Zack.
Danish tidak akan menceritakan yang sebenarnya terjadi pada putri mereka sehingga memilih kabur dari rumah. Cukup Shela tahu jika Zack penyebab Jasmin pergi dan sampai sekarang tidak di ketahui keberadaan nya.
__ADS_1
"Sekarang tugas kita adalah membawa Cleo keluar dari penjara, tentang Jasmin kita pikirkan nanti setelah Cleo aman. Lagi pula saya yakin Jasmin dalam keadaan baik - baik saja. ...". Imbuh Danish.
Shela mengangguk mengiyakan ucapan Danish. Yang terpenting saat ini adalah Cleo. Dia harus di keluarkan dari penjara sebelum hukuman matinya tiba.