
Disebuah bangunan tua yang sudah lama tidak berpenghuni berada jauh dari keramaian kota.
Ada seseorang wanita dengan pakaian lusuh, bercak darah sudah mengering di baju yang dia kenakan, Wajah yang pucat dengan tubuh yang tampak sangat kurus sedang terbaring meringkuk dengan tangan dan kaki yang terikat. Begitu banyak lebam di sekujur tubuhnya terutama di bahagian wajah yang sudah tidak berbentuk lagi.
Biurrr
Wajahnya di siram air secara tiba - tiba menyebabkan luka di wajahnya terasa perih memaksanya membuka mata. Meski pun penglihatan masih buram dan kepala berdenyut sakit, tapi dia bisa melihat bayangan dua wanita sedang berdiri di hadapannya yang tak lain adah Cleo dan sahabatnya.
"Bangun! Tidur aja kerja lo! Dasar malas!". Terdengar suara bentakan dari orang yang menyiram wajahnya.
"Kenapa kalian mengurungku seperti ini, hah? Apa salah ku?". Lirih wanita yang di ikat itu dengan raut wajah sedih dan ketakutan. Wanita itu bernama Mawar, sekretaris Zack yang selalu perhatian pada atasannya itu.
Dia sudah bisa menebak siapa yang menyiram nya meskipun penglihatan tidak begitu jelas karena keadaan yang memang gelap. Dari suaranya sudah dapat di pastikan wanita itu adalah tunangan atasannya, Cleo.
"Kamu masih bertanya apa salah kamu? Masih belum jelas lagi? Mau aku perjelas, hah!". Salah satu wanita lagi menghampiri Mawar dan mencengkram rahangnya kemudian menghempasnya dengan kasar ke lantai.
"Aku tidak pernah mencoba merebut tuan Zack dari kamu, kami dari dulu memang sudah akrab bagai saudara, bahkan Tuan Panji lah yang membiayai kuliahku. Aku cuma anak pembantu, tidak ada terlintas sedikit pun ingin menggoda anak yang sudah berjasa dalam hidupku". Lirih wanita itu dengan menahan sakit di sekujur tubuhnya.
"Halah, jangan bohong kamu! Di kantor banyak mata - mata yang ku bayar untuk mengawasi siapa saja yang dekat dengan tunangan ku termasuk kamu, sekretaris tak tahu malu. Sudah beruntung kamu di biayai sampai bisa seperti sekarang, malah kamu mau lebih, dengan berniat menjadi menantu dalam keluarga itu, tak akan aku biarkan!". Teriak Cleo penuh emosi.
Siapa saja akan menjadi ancamannya mendapatkan Zack pasti akan dia buat menderita sampai meninggal dengan tragis.
__ADS_1
"Aku selalu ada dengan dekat dengan tuan Zack bukan karena aku mau menggodanya tapi memang tugasku seperti itu! Jika perlu kemana saja tuan Zack pergi aku harus ikut. Aku kan sekretarisnya, kamu saja baru tunangan udah cemburu berlebihan. Pantas tuan Zack tidak pernah membuka hati untuk perempuan seperti kamu, pasti dia sudah tahu watak sebenar kamu!". Teriak Mawar. Dia mulai jengah dengan obsesi berlebihan wanita di hadapannya ini. Dia harus mencoba melawan, percuma juga berbicara lembut merayu untuk dilepaskan jika ujungnya dia akan di siksa juga.
Dengan tenaga yang tersisa, Mawar memaksa tubuh duduk dan menatap tajam ke arah dua perempuan kejam di hadapannya. Beberapa hari ini dia terus membujuk agar di bebaskan, bahkan dia sudah setuju menjauhi Zack dan berhenti dari pekerjaannya. Tapi tetap saja dia di siksa, di pukul menggunakan kayu besar, di tendang, di tampar hingga membuat sekujur tubuhnya sakit. Mereka adalah iblis yang bertopeng kan wujud wanita cantik.
"Mulai melawan yah? Kamu belum puas di belasah, minta di hajar lagi ni perempuan". Ucap Lana dengan sinis menatap tajam pada wanita yang terikat itu.
"Bunuh saja aku langsung! Itu yang bisa buat kalian puas kan! Tiada lagi yang mengganggu tunangan kamu itu, kenapa tidak kalian bunuh saja semua wanita yang ada di sekitarnya supaya kamu bisa menjalani semua hidup dengan tenang?". Meskipun dia tidak bisa melawan karena tangan dan kaki yang terikat, tapi Mawar sudah tidak mau tunduk pada dua manusia iblis itu.
"Memang itu yang sekarang aku lakukan. Kamu ingat perempuan bernama Alana yang pernah mendekati Zack saat baru pulang dari Amerika? Dia di kabarkan hilang dan berapa hari kemudian di temukan hanyut di sungai dalam keadaan tak berbentuk lagi, kamu sudah ingin sekali bertemu dengannya di alam kubur yah,..". Balas Cleo dengan seringai seram di wajahnya
Mawar tersentak, ternyata kejadian hilangnya beberapa wanita yang pernah dekat dengan Zack secara tiba - tiba itu bukanlah karena kesialan lelaki tersebut, tapi mereka semua di bunuh oleh perempuan ini. Nyali Mawar kembali ciut mendengar perkataan Cleo yang sudah jelas mengatakan dirinya lah dalang dari hilangnya mereka semua.
Ha ha ha
*
*
Sementara di tempat lain, lebih tepatnya di ruang kerja CEO perusahaan Purbalingga. Zack di buat kaget dengan hilangnya Mawar.
Sekretarisnya itu sudah tidak masuk kerja selama seminggu, cari di kontrakan nya juga nihil. Bahkan Zack sudah memerintahkan bawahannya pergi ke kampung halamannya untuk mencari wanita itu, tapi tetap tidak menemuka nya. Kedua orang tuanya di kampung juga tidak tahu di mana keberadaan nya sekarang.
__ADS_1
"Perintahkan orang untuk terus mencari! Aku tidak mau terjadi apa - apa padanya!". Perintah Zack pada asistennya.
"Baik tuan!". Jawab Danial. Dia langsung menghubungi bawahannya untuk menyampaikan perintah atasan mereka.
Zack termenung, kekhawatirannya selama ini terjadi lagi. Jika ada wanita yang dekat padanya pasti akan hilang kemudian di temukan mati beberapa hari kemudian. Semakin cemas karena sekarang korban itu adalah wanita yang terlahir dari ayah yang sama dengannya.
Baru saja dia berusaha mendekatkan dirinya pada keluarga biologisnya dengan masih menutupi jika dia sudah mengetahui hal sebenar. Tapi sekarang malah saudaranya kini mengalami masalah. Sudah mencari tahu siapa dalang dari semua ini, tapi pelaku begitu pandai bersembunyi dan bahkan tidak meninggalkan sedikit jejak pun saat mereka melakukan kejahatan. Bisa di katakan hilangnya Mawar adalah orang yang sama dengan hilangnya beberapa wanita sebelumnya yang sama - sama mati di temukan hanyut di sungai yang sama pula.
Bukan itu saja yang menguras pikiran dan tenaganya. Ada beberapa orang wanita lagi yang begitu membuatnya khawatir dengan keselamatan mereka sekarang. Dia harus bergerak lebih dulu untuk menjaga semua orang yang dia sayangi.
"Mudah - mudahan kamu baik - baik saja Aisyah". Gumam Zack dalam hatinya. Dia begitu mencemaskan wanita itu.
Tapi tiba - tiba terlintas satu nama di benaknya. "Cleo!". Wanita itu begitu dekat dengannya, bahkan sekarang akan melangsungkan pernikahan dengannya, "Tapi sampai sekarang dia dalam keadaan aman dan selamat, apa kerena om Anjas begitu menjaganya? Atau....".
Akhirnya dia baru menyadari kejanggalan itu.
Zack menatap asistennya, bisa saja lelaki itu adalah penghianat. Selama ini dia menyerahkan semua penyelesaian masalahnya pada lelaki itu. Tapi sampai sekarang sama sekali tak memberi hasil yang optimal. "Pasti ada sesuatu yang mereka sembunyikan dariku!". Batinnya lagi.
Tring
Sebuah pesan masuk dari nomer yang tak di kenali.
__ADS_1
(Sudah saatnya kamu menyelesaikannya sendiri). Isi pesan itu