Pelakor Pilihan Mertua

Pelakor Pilihan Mertua
Bab 160 Kekesalan Panji


__ADS_3

"Bang Lan ingin kemana?". Tanya Sofyan, salah satu anak buah yang rapat juga dengan Zack.


"Saya harus ke Mansion Purbalingga menyampaikan kabar duka ini pada pak Panji. Jangan sampai kabar ini di dengar dari orang lain yang malah akan menghancurkan repotasi bos kita. Orang pertama yang menyampaikan kabar ini adalah sebelum orang lain menceritakan rahasia bos pada keluarganya". Ujar Dilan panjang lebar.


"Kamu akan mengatakan apa sama mereka? Kematian bos pasti akan di selidiki dan hujung - hujung nya pasti akan ketahuan juga. Ingat bang Lan, keluarga Purbalingga bukan orang sembarangan, jika dulu bos tidak ketahuan tapi tidak sekarang. Kehilangannya pasti akan di selidiki hingga ke akar - akar permasalahan. Dan itu sudah tentu membongkar juga semua kebusukan kita selama ini". Sofyan mengingatkan agar tidak gegabah.


Walah bagaimana pun jika Dilan menunjukkan wajahnya di depan keluarga besar Zack, maka identitas kan akan mulai di selidiki dan rahasia Zack juga pasti akan terseret.


"Kecuali yang menyampaikan kabar ini adalah orang yang juga merupakan kepercayaan dalam keluarga itu". Sambungnya lagi mendapat ide yang cemerlang.


"Maksud kamu Pundas? Tapi sekarang batang hidung nya tidak pernah terlihat, di hubungi juga ngan pernah aktif semenjak beberapa hari terakhir. Terus bagaimana aku akan menceritakan semua ini padanya....". Ujar Dilan bingung.


"Tapi jika kamu yang datang ke mansion itu malah tambah bahaya, pikir kan lah dulu ini bukan hanya tentang keselamatan kamu sendiri tapi juga tentang menjaga rahasia klan kita. Pergerakan kita mulai terendus klan yang lain, selama ini pergerakan kita di jalan ka secara sembunyi - sembunyi sehingga identitas klan kita sentiasa terjaga tapi semenjak bos berurusan dengan Non Jasmin, anak ketua klan Black Tiger sekarang klan mereka akhirnya tersebar di mana - mana". Sofyan terus saja berfikir dengan serius.


Dilan tidak jadi melajukan motor nya meninggalkan markas senjata menuju mansion Purbalingga. Yang di katakan Sofyan tadi ada benar nya, ia harus menjaga rahasia yang selama ini Zack simpan dengan sangat rapi. Lagi pula ia yakin jika kabar duka ini pasti akan sampai ke telinga pak Panji melalui bawahannya sendiri tanpa harus ia yanb datang repot - repot.


*

__ADS_1


*


"Apa?". Panji berteriak nyaring setelah mendengar laporan anak buah nya.


"Maaf kan kami pak Panji, kami lambat sampai ke lokasi untuk menolong tuan Zack yang sedang di keroyok oleh dua klan mafia yang sedang perang di jalan tol menuju jalan Pak Sanusi yang berjuang , di sana lah mobil tuan Zack terjun hingga tidak tampak bangkai mobilnya saat di atas. Bila penyelamatan menyusuri jurang hanya tinggal bangkai mobil hangus yang baru saja meledak yang terlihat di dasar jurang setinggi ratusan kilo meter ke bawah. Terdapat lima mayat hangus juga di dalam mobil, identitas mayat tidak bisa di identifikasi karena sudah tidak ada yang bisa di autopsi lagi dari tulang menulang itu". Ujar penyelidik itu lagi.


Panji memegang dada bahgiawn kiri karena tiba - tiba saja sakit tapi sekuat tenaga ia menahan rasa sakit itu agar bisa mengetahui penyebab sebbmnar dari kecelakaan yang terjadi pada putra nya.


"Kamu bilang dua klan mafia yang sedang berperang? Apa kaitan Zack dengan dua klan itu?". Tanya Panji bingung.


"Hasil yang saya dapati sekarang hanya karena tua Zack merupakan salah satu bahagia penting dalam salah satu klan mafia itu, tapi saya kurang pasti tuan Zack berada di pihak yang mana karena kedua klan itu meruapakan klan mafia tersembunyi, bergerak secara diam - diam dalam menjalankan aksi mereka tanpa menunjukkan identitas mereka yang sebenarnya". Ujar penyidik itu lagi.


"Black Tiger dan Klan Naga Merah". Jawab penyelidik itu.


Panji berfikir panjang, meskipun ia tidak terjerumus dalam kehidupan gelap itu, tapi ia sedikit banyak juga memiliki informasi tentang klan mafia yang bergerak di sekitar nya tapi yang membuatnya kaget adalah Zack merupakan seorang mafia juga. Klan yang satu nya merupakan klan yang sangat besar dan merupakan klan terbesar di seluruh Asia, manakala klan Naga Merah merupakan klan yang baru terbentuk sepertinya, hingga identitasnya masih rahasia bahkan anggotanya masih belum bisa di kenal pasti.


Zack merupakan pria yang lembut dan penuh kasih sayang pada keluarganya, Panji sampai tidak percaya dengan ucapan anak buah nya itu yang mengatakan putranya merupakan seorang mafia yang berpengaruh dalam salah satu klan. Apa lagi klan Black Tiger menurutnya sangat tidak mungkin.

__ADS_1


"Kamu pernah bilang kalau Jasmin merupakan anak ketua dari Klan Mafia yang terkenal yang sering di sebut Black Tiger, dari mana kamu mengetahui fakta itu?". Tanya Panji penuh selidik.


"Benar pak, Jasmin merupakan anak dari ketua klan Black Tiger. Saya bisa memastikan hal itu benar karena sudah banyak yang membuktikan hal itu, Jasmin selalu di pergoki berjalan bersama tuan Maher yang di percaya merupakan ayah nya sekaligus ketua klan Black Tiger". Jawab sang penyelidik.


Panji tercengang, tidak menyangka jika Jasmin benar - benar anak ketua mafia. Kedekatan Zack dengan Jasmin membuktikan jika Zack salah satu bahagian dalam Black Tiger. Tidak mungkin jika Zack rapat dengan keluarga musuh nya bukan? Panji sangat yakin yang perlu ia cari sekarang untuk membalaskan dendam putranya adalah klan Naga Merah.


"Sekarang selidiki lebih dalam mengenai klan Naga Merah! Saya ingin kamu mengetahui semua yang bersangkutan dengan klan dajjal itu! Secepat nya!". Tegas Panji.


Mendengat ucapan bosnya, membuat sang penyelidik langsung meminta pamit dan meninggalkan Panji dengan kekesalan yang mendalam dalam diri nya pada klan Naga Merah yang dia yakini merupakan penyebab kematian putranya.


"Baik pak, saya akan melaksanakan semua yang anda inginkan, kalau begitu saya pamit pergi dulu". Pamit penyelidik itu.


Kini tinggal Panji dan beberapa pengawal di sampingnya, ia sudah tidak lagi bisa menampung beban pikiran yang terus saja menyerang kehidupannya, ingin menyerah juga rasanya tidak mungkin karena kini harapan hanya ada diri nya untuk membalaskan dendam sang putra dan menyelamatkan putri dan cucunya.


Sudah sehari - semalam semenjak kasus penculikan Aisyah dan Albar, tapi sampai sekarang sama sekali tidak mendapatkan kabar baik.


"Bagaimana? Apa kah kamu sudah tahu di mana posisi Aisyah dan cucuku di culik?". Tanya Panji ketus pada pengawal yang baru saja menghadap di hadapannya.

__ADS_1


Bukannya menjawab, pengawal yang di maksud malah diam saja sambil menundukkan kepalanya.


Panji mengambil tempat puntung rokok di hadapannya dan melayangkan ke arah pengawal itu dengan kesal. "Untuk apa saya mempekerjakan kalian semua kalau anak dan cucu saya saja tidak bisa kalian jaga bahkan sekarang mereka diculik kalian sama sekali tidak berguna! Sampai sekarang belum membuah kan hasil dari pencarian kalian, saya bayar kalian mahal - masak bukan hanya untuk berdiri tegak kayak patung tanpa bergerak melakukan apa - apa! Sekarang keluar dan lanjutkan pencarian kalian, jika sampai tiga hari mereka belum juga di temukan, maka kalian semua yang akan menanggung akibatnya tanpa terkecuali!". Bentak Panji geram.


__ADS_2