
-[Gerbang Makam Kuno]-
"Jderrrrr......... "
"Jderrrrr......... " Suara gelegar petir menyambar ke tengah-tengah malam kuno.
Kilatan-kilatan cahaya pun terlihat jelas di malam berhujan lebat tersebut, gerbang masuk makam tersebut tampak bergerak sendiri.
"Kraaaakkk....... " Suara saat pintu makam kuno tersebut terbuka.
Lima sosok Beast White Kunti tipe sihir pun muncul secara tiba-tiba, tampak kuku-kuku tajam dan gigi taring yang menambah seram penampilan Beast yang menyerupai manusia tersebut.
"Hi...... "
"Hi....... "
"Hi....... " Tawa beberapa White Kunti tersebut.
Dengan melayang di tengah hujan deras tersebut, kelima sosok Beast yang menyerupai makhluk gaib itu pun menatap ke arah dua tenda di kejauhan.
Mereka pun kembali membuat diri nya tak kasat mata, alias menghilang.
-[Tenda Ashiang dan lain nya]-
Ketiga Anggota Pengawalan Delayla tersebut saat ini masih duduk di kursi di depan tenda sambil memandangi rintik-rintik hujan di hadapan nya.
Saat itu pukul 24.00 wjb (Waktu Jangbaek Barat), para White Kunti pun telah tiba di dekat Ashiang dan yang lain nya tersebut.
"Ih..... "
"Kok aku tiba-tiba merinding ya???" Ucap Ashiong sambil memegang leher nya.
White Kunti merupakan Beast tipe sihir dan jiwa yang terkenal suka usil sebelum memangsa buruan nya.
Makhluk ini konon menakut-nakuti buruan nya terlebih dahulu kemudian baru memangsa ya dengan sadis.
Saat ini White Kunti yang tak kasat mata itu berdiri di sebelah Ashiong dan sebelah Delphi Chen sedangkan ketiga lain nya mulai memasuki Tenda tempat Arung dan yang lain nya berada.
-[Bilik Bulan Madu]-
Tampak Arung tengah tertidur pulas di atas tilam nya, BeastWhite Kunti itu pun telah memasuki bilik tersebut.
"Hi........ "
"Hi....... "
"Hi....... " Tawa mengerikan kedua White Kunti tersebut.
Arung yang tengah tertidur pulas pun jadi terbangun saat mendengar suara tawa tersebut.
"Ugh...... "
"Suara kuntilanak???"
"Upss..... " Ucap Arung lalu duduk dan mengamati ke sekitar bilik bulan madu tersebut.
Tampak tidak ada makhluk apa pun di sekitar nya, yang ada hanyalah Sonia yang tengah tidur dengan dengkuran yang keras di atas ranjang.
"Groaghhh....... "
"Groaghhh....... "
"Groaghhh........ " Suara dengkuran Sonia.
"Dasar.... "
__ADS_1
"Ada suara semencekam itu dia malah tidak terbangun, apa aku bangun kan saja???"
"Oh.... "
"Tidak, nanti dia pasti menerkam ku, mana cuaca dingin-dingin begini." Gumam Arung.
Sementara itu kedua Beast itu masih terbang tanpa terdeteksi di sekitar Arung, salah satu White Kunti pun mulai meniupkan elemen angin dingin tipe sihir.
"Whusss......... " Hembusan angin dingin tipe sihir.
Seketika suhu udara di dalam ruangan tersebut menjadi dingin, White Kunti lain nya pun mulai meniupkan sihir bius ke arah Ratu Laba-laba.
"Whusss.......... " Asap putih pun merasuk ke dalam kedua hidung nya.
Sonia pun makin terbius dan tidak sadarkan diri, tentunya dengan mendengkur.
Dua Beast White Kunti pun mulai mengangkat tubuh Sonia seperti adegan di dalam film-film horror.
Di dalam pandangan Pendekar Setengah Naga itu tubuh Sonia terbang seperti adanya gangguan makhluk ghaib.
"Poltergeist???"
"Malam ini pasti berhantu.... " Ucap Arung sambil berdiri dan terpaku melihat tubuh Sonia yang terbang melayang.
Benda-benda di sekitar pun mulai melayang akibat sihir telekinesis milik salah satu White Kunti tersebut.
Batu-batu cahaya yang di gunakan sebagai penerangan pun mulai berkedip-kedip di dalam bilik bulan madu tersebut.
"Hi........... "
"Hi............ "
"Hi............. " Tawa kuntilanak tersebut.
"Ini pasti makhluk ghaib, kok bisa aku sesial ini,"
"Malam ini aku selamat dari terkaman dua binatang buas, tapi malah di ganggu setan." Gumam Arung.
Benda-benda itu pun mulai melesat ke arah Arung, dengan jurus teleportasi milik nya pemuda tampan itu pun menghindari nya.
"Blitzzz...... "
"Blitzzzz........ "
"Blitzzz......... " Suara jurus teleportasi Arung.
Fenomena itu pun berhenti, seketika Beast White Kunti lain nya pun mengunci pergerakan Arung dari belakang tubuh nya.
"Ugh....... "
"Tubuh ku, kenapa gak bisa di gerakkan.... " Ucap Arung.
Arung saat ini terkena sihir pelemah ranah kultivasi, untuk sementara waktu ranah nya turun ke ranah alam Ksatria.
Tampaknya sebuah perisai berwarna putih menyelimuti nya dan Beast-Beast White Kunti itu pun mulai menampakkan wujud nya.
"Hi.......... "
"Hi.......... "
"Hi.......... " Tawa Beast-Beast White Kunti tersebut.
Alangkah terkejut nya sang Don Juan saat melihat wujud mengerikan Beast-Beast White Kunti tersebut.
"Aku harus segera berteleport dari sini... " Gumam Arung.
__ADS_1
Namun sial bagi Arung ternyata Sihir Penurun Kultivasi itu juga memiliki efek seperti jaring Laba-laba emas milik Klan Laba-Laba Emas tidak hanya menghilangkan kultivasi namun membuat orang yang terkena sihir tersebut tidak dapat mengeluarkan jurus andalan nya.
"Delayla........... " Teriak Arung.
Namun kamar tersebut telah terkena sihir kedap suara milik Beast-Beast tipe sihir tersebut.
"Hi......... "
"Hi.......... "
"Hi.......... " Tawa sang Kunti yang ada di belakang Arung.
Kedua White Kunti yang sedang mengangkat tubuh Sonia pun menjulurkan sebelah lengan nya ke arah Arung dan memanjang berniat mengambil jantung nya.
Kuku tajam dengan lengan memanjang pun mengarah ke arah Pendekar Setengah Naga tersebut.
"Ugh....... "
"Bagaimana ini, apa yang harus kulakukan???" Gumam Arung yang sedang tidak berdaya tersebut.
Sesaat sebelum cengkraman White Kunti itu mengenai dada Arung, seberkas cahaya sembilan warna pun melesat keluar dari lambang teratai kebijaksanaan yang ada di dahi Pendekar Setengah Naga tersebut.
"Selamat Malam Tuan Naga Muda... " Ucap Zephir Nine Colour Snake sambil menepis kedua serangan Beast White Kunti tersebut.
"Arghhhhh.......... " Teriak kompak Beast-Beast tersebut yang marah karena perburuan nya di ganggu.
"Fiuh........ "
"Zephyr, syukur lah,"
"Beast-Beast ini pasti bertipe jiwa... " Gumam Arung.
Dengan gesit Zephyr pun melesat ke balik tubuh Arung dan menarik lepas Beast White Kunti yang mengunci pergerakan tuan nya tersebut.
"Terima kasih Zephyr... " Ucap Arung.
Saat ini punggung Zephyr dan juga punggung Arung saling bersentuhan dan mereka bersiap bertarung bersama.
"Sama-sama Tuan Naga Muda... " Ucap Zephyr.
Sementara itu Sonia masih terus tidur sambil mendengkur dan tidak menyadari keributan di dalam Bilik Bulan Madu tersebut.
"Arghhhhhhh........ " Erangan para White Kunti tersebut yang kesal bercampur marah.
Kedua White Kunti yang mengangkat Sonia pun mulai terbang mengelilingi Arung dan Zephyr.
"Brukkkk........ " Suara saat tubuh Sonia jatuh keranjang.
"Dasar Ratu Tidur..... "
"Sudah jatuh masih tidak mau bangun juga, tapi syukurlah,"
"Jika tiap malam seperti ini terus menerus pasti aku gak akan kelelahan melayani istri Laba-laba ku ini." Gumam Arung sambil bersiap bertempur bersama Jiwa Ular Api Sembilan Warna nya.
Tampak api berwarna-warni telah melingkupi tubuh dan jiwa mereka berdua, sedangkan para Beast tersebut tampak memasang perisai hantu tipe sihir nya.
"Hi.......... "
"Hi.......... "
"Hi.......... " Tawa menyeramkan para White Kunti tersebut.
To Be Continued.......
Mohon Like dan Vote nya
__ADS_1