Pendekar Setengah Naga 2

Pendekar Setengah Naga 2
Terowongan Air Bagian Ke Dua.


__ADS_3

Tampak Buaya-Buaya Hitam Raksasa tersebut sedang menatap tajam ke arah Arung.


"Aurghhh........ "


"Aurghhh........ "


"Aurghhh........ " Raungan-raungan Buaya-Buaya Hitam tersebut.


"Padahal aku lagi nanggung di pijat di dalam kamar tadi." Gumam Arung kemudian mulai menghembuskan asap hitam berelemen magnet nya ke arah Buaya-Buaya tersebut.


Gaya Gravitasi di tempat tersebut pun meningkat menjadi 10 kali lipat nya dalam sekejap, tampak Buaya-Buaya Hitam tersebut juga terpengaruh oleh peningkatan tersebut.


Makhluk-makhluk buas itu pun mulai menerkam ke arah Arung secara bergantian, dengan lincah nya Pendekar Setengah Naga itu pun mulai berteleport beberapa kali untuk menghindari nya sambil mengeluarkan Golok Kematian nya.


"Ini kesempatan ku mencoba senjata baru ku, aku sebelumnya tidak pernah menggunakan sebuah golok." Gumam Arung.


Buaya-Buaya Hitam itu pun kembali melesatkan serangan Bola-Bola Berelemen Kegelapan nya, Arung pun mulai menjelma menjadi sebuah tornado kegelapan yang mulai melesat dan mencabik-cabik tubuh ke enam Buaya-Buaya tersebut bergiliran.


Goncangan-goncangan kecil akibat serangan Arung pun terasa sampai ke dalam Kapal Selam Langit tersebut.


-[Di Dalam Bilik Kemudi]-


"Ugh.......... "


"Sepertinya Jendral sudah menang." Ucap Komandan Yuri.


Tak lama berselang Arung pun kembali dengan pakaian yang basah kuyup ke tempat tersebut.


"Dup......... " Suara tapak kaki nya saat mulai mendarat di lantai tersebut.


"Baiklah, Vladmira ayo kita segera kembali ke dalam kamar,"


"Masalah di sini sudah beres." Ucap Arung kemudian mulai pergi meninggalkan Kabin Kemudi tersebut.


"Baik Tuan...... " Ucap Vladmira sambil mengekor di belakang Tuan nya tersebut.


"Tunggu dulu Jendral..... " Ucap Komandan Gilbert.


"Padahal aku ingin memberitahukan nya jika Kapal mengalami kerusakan dan butuh beberapa hari untuk memperbaiki nya." Gumam Komandan Gilbert.


"Pasti Naga ini mau menyuruhku memijat tubuh nya lagi,"


"Nasib...... "


"Nasib......." Gumam Vladmira.


"Ugh...... "


"Jendral pasti mau gitu-gituan lagi sama Vladmira." Gumam Komandan Yuri.

__ADS_1


"Gilbert, aku mau keluar dulu dan memungut tubuh Buaya-Buaya itu untuk di jadikan rendang esok hari." Ucap Komandan Yuri kemudian mulai beranjak pergi ke pintu keluar.


"Hah......... "


"Aku pun juga harus memulai perbaikan mesin Kapal Selam Langit ini." Gumam Komandan Gilbert kemudian mulai beranjak ke Bilik Mesin di bawah lantai koridor tersebut.


-[Keesokan Siang nya]-


Mereka berempat saat ini sedang berada di dalam Bilik Dapur.


"Daging Buaya Hitam ini ternyata garing juga ya Komandan Yuri." Ucap Arung sambil menyantap rendang tersebut.


"Aku memasak nya dengan resep masakan warisan keluargaku Jendral, jadi rendang nya memiliki cita rasa yang khas dan juga garing di mulut." Ucap Komandan Yuri.


"Oh........ " Ucap Arung.


"Jendral, aku ingin melaporkan kondisi Kapal Selam Langit saat ini." Ucap Komandan Gilbert.


"Ya, teruskan." Ucap Arung.


"Sepertinya perbaikan kerusakan pada mesin kapal ini akan memakan waktu seminggu Jendral." Ucap Komandan Gilbert.


Arung pun berhenti menyantap Rendang Buaya tersebut, ia pun mulai berpikir sejenak.


"Kalau begitu kau tinggal di sini dan perbaiki mesin di Kapal Selam ini, aku Vladmira dan juga Komandan Yuri akan mulai menyelam menuju Pulau Black Skull tersebut." Ucap Pendekar Setengah Naga.


Komandan Yuri dan Komandan Gilbert pun saling bertatapan.


"Memang benar demikian, namun masih ada Tetua lain nya yang harus kita selamat kan,"


"Jadi kita harus menghemat waktu." Ucap Arung.


"Siap Jendral..... " Sahut Kompak Kedua Komandan tersebut.


"Ternyata Jendral Naga ini tidak hanya mesum dan gila pijit, dia juga cepat menganalisa keadaan dan mengambil keputusan,"


"Dia bijak namun mesum." Gumam Vladmira sambil menyantap Rendang Buaya tersebut.


Setelah selesai makan siang mereka bertiga pun mulai beranjak pergi dari Kapal Selam tersebut dan mulai menyelam menuju Pulau Black Skull.


Manusia Beast di Planet Kegelapan ini rata-rata sudah pernah mengkultivasikan Pil Nafas Air sehingga mereka dapat bebas bergerak di dalam air.


Mereka bertiga pun terus menyelam tanpa henti selama seminggu penuh tanpa beristirahat sekalipun.


"Ugh...... "


"Rasanya badan ku mau patah semua." Gumam Komandan Yuri sambil menyelam.


Arung pun dapat melihat dan menebak jika salah satu dari bawahan nya tersebut sudah kelelahan.

__ADS_1


"Sepertinya Komandan Yuri sudah sampai pada batas nya, sebaik nya kami beristirahat terlebih dahulu." Gumam Arung kemudian mulai menggali lantai terowongan yang di penuhi duri-duri tajam tersebut.


"Apa yang di lakukan nya?" Gumam Vladmira.


Arung pun mulai mengeluarkan bola ruang milik nya tersebut dan menguburnya di dalam lubang yang baru saja di gali nya tersebut. Arung pun mulai menggenggam pergelangan tangan kedua Gadis Cantik tersebut.


"Ugh..... "


"Apa Jendral mau melakukan threesome di dalam terowongan dengan air beracun ini?" Gumam Komandan Yuri.


"Clara.... " Ucap Arung.


"Clara, siapa itu Clara?" Gumam Vladmira.


Dalam sekejap mereka bertiga pun mulai masuk ke dalam Bola Ruang tersebut.


-[Di Dekat Kapal Selam Langit]-


Tampak sebuah Kapal Selam Langit lain nya tiba dan mulai berhenti di dekat Kapal Selam Langit milik Kerajaan Darah tersebut.


-[Di Bilik Kemudi Kapal Asing tersebut]-


Tampak seorang Pemuda dengan gigi taring besar berdiri dengan gagah nya di balik jendela, saat ini ia pun mengenakan kalung manik-manik hitam besar di leher nya.


"Lapor Jendral, ada Kapal asing di dekat kita,"


"Dari bentuknya sepertinya itu bukan Kapal milik Kekaisaran Vampir." Ucap Komandan tersebut.


"Ayo ikut aku, kebetulan aku sedang haus." Ucap Jendral Voldemort.


"Ugh......... "


"Jendral seperti nya mau menghisap darah lagi, menyeramkan." Gumam salah satu Komandan nya tersebut.


"Siap Jendral.... " Sahut Kompak Ketiga Komandan Vampir tersebut.


Mereka pun mulai keluar dari dalam Kapal Selam Langit tersebut, Jendral Voldemort yang juga merupakan seorang Kepala Sipir dari Penjara Black Skull itu mulai menyelam ke arah Kapal milik Kerajaan Darah Merah tersebut.


"Aku hanya merasakan keberadaan seorang Vampir saja di dalam sana, tapi tidak apa-apa juga buat cemilan." Gumam Jendral Voldemort sambil menyelam.


Tak lama berselang mereka berempat pun tiba di hadapan pintu Kapal Selam tersebut. Dengan kekuatan fisik nya Jendral Voldermort pun menarik paksa pintu yang terkunci tersebut.


"Braakk....... " Suara saat pintu kapal selam tersebut tercabut oleh kekuatan fisik Kultivator Dukun tersebut.


Air hitam pun mulai memasuki koridor Kapal tersebut, saat ini Jendral Voldemort dan ketiga Komandan lain nya sudah mengaktifkan mode mata kegelapan nya.


Ras Vampir juga memiliki keistimewaan lain nya mereka dapat mengaktifkan mode mata kegelapan secara alami tidak seperti Arung yang baru mendapatkan kemampuan tersebut setelah mendapatkan Senjata Suci Mata Lima Elemen dari cincin yang di temukan nya di Dasar Ngarai Biru sebelum nya.


___________________________________

__ADS_1


"Mohon Like dan Vote nya agar Novel ini terus berjalan." TTD. NOVELIS JALANAN 2021.


__ADS_2