
Dalam satu kali kedipan mata Arung dan juga Cleopatra pun telah berpindah ke depan sebuah piramida yang berada di tengah-tengah padang pasir yang sunyi, belum di ketahui jelas lokasi tempat tersebut.
"Dup............"
"Dup..........." Suara tapak kaki Gadis Cantik dan juga Arung saat mendarat di tempat tersebut dengan posisi Cleopatra tengah mencengkram pergelangan tangan milik Arung.
Jendral Naga pun mulai mengamati ke sekelilingnya, ia pun terlihat mulai kebingungan.
"Buseeettttt..........."
"Dimana lagi, aku kali ini????" Ucap Arung sambil melepaskan genggaman tangan Cleopatra dan mulai melompat ke belakang.
"Pria tampan, kau saat ini berada di dalam wilayah kekuasaan ku...."
"Sebaiknya kau menyerah, dan biarkan aku mengutak-atik tubuh mu itu..." Ujar Cleopatra.
Terlihat di sekeliling Arung ada banyak sekali tengkorak-tengkorak yang tertancap di atas tombak.
"Apa tengkorak-tengkorak ini adalah korban dari wanita itu???"
"Banyak sekali, dia pasti psikopat juga...." Gumam Arung.
Tiba-tiba saja Cleopatra kembali melesat dengan super cepat dan tiba-tiba saja gadis cantik itu sudah berada di hadapan Arung sambil memperhatikan nya dengan tatapan yang sangat genit.
"Cepat banget, mata petir ku saja tidak dapat melihat dengan jelas gerakan nya itu..." Gumam Arung dengan sedikit terkejut.
"Cepat beritahu aku bagaimana caranya kembali ke hutan bambu ????"
"Jika kau tidak mengatakan nya, aku akan membunuhmu.." Ujar Arung dengan niat membunuh yang besar.
Dengan super cepat nya Cleopatra kembali melesat ke balik punggung Arung kemudian mulai menyenggolnya sehingga membuat Arung terjatuh ke pasir.
"Memang nya kau bisa membunuh ku????"
"Baru ku senggol aja kau udah jatuh...." Ujar Cleopatra dengan genit.
"Ugh......."
"Sejak kapan dia berada di belakang ku????" Gumam Arung kemudian mulai kembali berdiri.
Arung pun mulai mengayunkan pedang naga khayangan milik nya ke arah leher Cleopatra, dengan cepat wanita itu pun mampu menghindari nya.
"Swinggg............" Suara ayunan Pedang Naga Khayangan yang menebas angin.
Karena tidak kena, Pendekar Setengah Naga itu pun kembali mengayunkan Pedang Naga Khayangan nya ke arah perut Cleopatra.
"Dash........"
"Dash......."
"Dash......." Suara lesatan tapak kaki Cleopatra lalu kembali muncul di balik punggung Arung.
"Dia ....."
"Apa dia menggunakan jurus teleportasi yang sama dengan ku????" Gumam Arung kemudian mulai berbalik.
"Sepertinya kau akan tetap melawan....."
"Baiklah tampan, aku akan menaklukkan mu...." Ujar Cleopatra kemudian mulai mengendalikan pasir kuning di sekitar nya.
Pasir pun mulai membentuk banyak tangan yang mulai menerjang ke arah Arung dengan begitu ganas nya.
__ADS_1
Satu persatu tangan-tangan pasir berukuran besar tersebut pun mulai menerjang ke arah Arung dan mulai berusaha menangkap nya.
"Dash.........."
"Dash.........."
"Dash.........." Suara lesatan tapak kaki Arung saat menghindari terjangan dari tangan-tangan pasir raksasa tersebut.
Tiba-tiba saja sebuah tinju yang terbuat dari pasir pun mulai menghantam punggung Arung, tubuh Pendekar Setengah Naga itu pun terhempas.
"Akhhhhh......,...." Teriak Pendekar Setengah Naga tersebut.
Tinju-tinju pasir lain nya pun mulai menghantam tubuh Arung satu persatu hingga membuat ia terhempas ke atas, selang beberapa waktu kemudian tubuh Pendekar Setengah Naga itu pun terjatuh ke atas pasir.
"Whussss.........."
"Whussss.........."
"Whussss.........." Suara hembusan angin panas di Padang pasir tersebut.
"Bagaimana, Naga Tampan?????"
"Sebaiknya kau menyerah, dan pasrah saat aku mulai mencincang mu nanti...." Ujar Cleopatra.
"Uhuk........"
"Uhuk......."
"Uhuk........" Suara batuk berdarah Arung.
"Dia kuat banget....." Gumam Arung.
"Aura apa ini, kuat sekali....." Gumam Arung saat merasakan tenaga dalam dari pasukan berkuda putih yang ada di kejauhan.
Kemunculan pasukan berkuda putih itu pun sontak saja membuat Beast Kontrak Jack The God Slayer itu terkejut.
"Sial......."
"Anggota kepolisian dewa...."
"Padahal aku sudah bersembunyi di tempat terpencil...."
"Sebaiknya, aku pergi dari sini..." Gumam Cleopatra kemudian mulai memasang kuda-kuda jurus teleportasi milik nya.
"Siapa wanita-wanita ini???" Gumam Arung saat menoleh kebelakang.
Cleopatra telah mencoba beberapa kali, namun gadis psikopat itu tidak berhasil melesatkan jurus teleportasi milik nya.
"Kenapa tidak bisa......" Gumam Cleopatra dengan panik.
"Kenapa gadis Psiko itu tampak tertekan????" Gumam Arung saat melihat reaksi Cleopatra.
Salah satu dari penunggang kuda putih itu pun mulai melesat terbang ke arah Cleopatra.
"Whussss............" Suara hempasan angin saat Gadis Cantik tersebut terbang.
Gadis setinggi 180 cm dengan rambut indah berwarna putih itu pun mendarat dengan anggun nya di hadapan Cleopatra.
"Ranah gadis ini, dia lebih kuat dari gadis Psiko itu...." Gumam Arung sambil mengusap darah yang mengalir di bibir nya.
"Akhirnya, kami berhasil melacak mu setelah 10 ribu tahun, Cleopatra...."
__ADS_1
"Hukuman dari Raja Para Dewa, kau harus di bunuh..." Ucap Gadis dengan wajah pucat tersebut.
"Sial........"
"Ini gara-gara Jack, mensummon ku,"
"Jadi dia berhasil melacak ku, kenapa aku harus di buru oleh Dewi Kayu..." Gumam Cleopatra.
Para pasukan pun hendak beranjak ke arah Dewi Seribu Kayu, namun sang Dewi memberi isyarat agar mereka tidak mencampuri urusan nya dengan tangan kanan nya.
Sang Dewi pun mulai menggerakkan sebelah tangan nya, beberapa akar tanaman pun mulai keluar dari dalam pasir kemudian mulai membentuk sebuah lengan raksasa yang melaju ke arah Cleopatra.
"Elemen Kayu...???" Gumam Arung.
Cleopatra pun mengeluarkan segel dengan kedua tangan nya kemudian mulai menghentakkan kedua belah telapak tangan nya ke atas pasir.
Sebuah tangan dari pasir yang seukuran dengan tangan kayu pun mulai melesat dan saling mencengkram satu sama lain nya.
"Pasir dewa...." Ujar Dewi Seribu Kayu lalu terbang sekitar sepuluh meteran dari atas pasir, tampak para penunggang kuda mulai beranjak menjauh.
Sang Dewi Cantik tersebut pun mulai memasang segel dengan kedua belah tangan nya, tak lama kemudian tanah pasir di sekitar nya mulai bergetar.
"Aaappppa ini...????"
"Gempa Bumi....????" Ujar Arung.
"Dia benar-benar serius, sebaiknya aku tidak boleh lengah...."
"Aku harus bertarung dengan nya mati-matian...." Gumam Cleopatra kemudian kembali memasang segel dengan kedua belah tangan nya.
Tak lama kemudian akar-akar kayu pun mulai keluar dari dalam pasir dan mulai menjelma menjadi sesosok raksasa setinggi 100 meter, akar-akar kayu itu pun menjelma menjadi sosok seorang kesatria.
Dari bawah kaki Cleopatra pasir-pasir pun mulai menerjang keatas dan mulai menjelma menjadi sesosok monster mumi raksasa dengan tinggi sekitar 100 meteran.
"Grrrttttttt........."
"Grrrttttttt.........."
"Grrrttttttt..........." Suara getaran bumi saat kedua makhluk raksasa itu mulai muncul.
Arung pun mulai melesat menjauhi tempat tersebut dengan jurus langkah petir sempurna milik nya.
"Dashhh........"
"Dashhh........"
"Dashhh........" Suara lesatan tapak kaki Arung saat menggunakan jurus langkah petir sempurna milik nya.
"Apa....."
"Ini,......"
"Ranah mereka tiba-tiba saja naik dengan sangat cepat, keduanya kini berada di ranah di atas ranah dewa...????"
"Gila......"
"Kenapa pula aku memprovokasi monster sekuat itu tadi...." Gumam Arung yang mulai menyadari perbedaan kekuatan nya dengan kekuatan Cleopatra tersebut.
Dewi Seribu Kayu pun terbang ke atas kepala Kesatria Kayu Raksasa tersebut dan berdiri di atasnya dengan anggun nya.
Tangan pasir dan kayu raksasa yang sebelumnya saling mencengkram pun mulai sama-sama hancur.
__ADS_1