Pendekar Setengah Naga 2

Pendekar Setengah Naga 2
Goa Yin Yang Vampir Emas Bagian Ke Tujuh.


__ADS_3

-[Ruang Bawah Tanah]-


"Kau akan tahu nanti Naga Berondong." Ucap Ratu Adrienne.


Beberapa saat kemudian, Zephyr pun mulai terbangun dari meditasi 100 tahun nya, Arung dan juga Ratu Vampir pun mulai bangun juga dari tempat bermesraan nya.


"Zephyr, kau akhirnya bangun juga." Ucap Arung.


"Benar... "


"Tuan Naga Muda, Ular Emas dan juga Naga Emas juga sudah terjaga dan sedang pergi kemari,"


"Sudah saat nya kita mengalahkan Vampir Betina tersebut." Ucap Zephyr.


"Ular Emas.... "


"Naga Emas... " Gumam Ratu Adrienne.


"Kalau begitu ayo kita segera pergi keluar." Ucap Arung kemudian mulai menggenggam tangan Zephyr lalu melesatkan Jurus Dewa Bumi.


"Ugh..... "


"Ini akibat aku terus bermesraan bersama Naga Berondong tersebut, sampai-sampai aku lupa jika 100 tahun ternyata sudah berlalu." Gumam Ratu Adrienne kemudian mulai menghentakkan kaki nya ke tanah.


-[Di Atas Permukaan]-


"Byurrrr............ " Suara hujan deras.


Tampak terdapat banyak sekali kawah-kawah bekas ledakan di Lembah-Lembah Hitam tersebut, hujan pun terus mengguyur deras di Dunia Vampir Kegelapan Murni tersebut.


Sesekali suara Halilintar menyambar terdengar di kejauhan.


"Jderrr.......... "


"Jderrr..........."


"Jderrr.......... " Suara Halilintar Hiitam yang menyambar.


Sang Vampir Psikopat itu pun mulai menyadari kehadiran Ratu Adrienne dan yang lain nya, ia pun langsung bergegas terbang ke lokasi Ratu Adrienne tersebut.


"Akhirnya setelah 100 tahun mencarimu, kau muncul juga Ratu Adrienne, hari ini adalah hari kematian mu." Gumam Vampir Psikopat tersebut sambil melaju terbang.


"Whussss.......... " Suara hempasan angin saat sang Vampir Kegelapan tersebut melaju terbang.


-[Di Tempat Lain nya]-


Arung dan juga yang lain nya telah tiba di permukaan Lembah Hitam tersebut, tampak Zephyr telah menengadahkan tangan nya ke atas.


Beberapa sambaran halilintar hitam pun mulai menyambar tangan nya kemudian sebuah Belati Hitam Jiwa pun muncul di genggaman tangan nya tersebut.


"Apa tangan Zephyr tidak tersetrum?"


"Aku masih penasaran tiap kali melihat senjata itu muncul." Gumam Arung.


"Senjata suci tipe jiwa, itu adalah senjata suci yang sangat-sangat langka." Gumam Ratu Adrienne.


"Bersiaplah Tuan Naga Muda, lawan kita kali ini sangatlah kuat." Ucap Zephyr.


"TERATAI KEBIJAKSANAAN..... " Teriak Pendekar Setengah Naga itu.


"Apa yang di pikirkan si bodoh ini, kenapa pula dia berteriak-teriak segala?" Gumam Ratu Adrienne.


Sebuah palu emas melesat dari awan hitam tersebut menuju genggaman tangan Pendekar Setengah Naga tersebut.


"Senjata suci tipe jiwa tingkat mahayana?"


"Tidak kusangka Suami ku memiliki senjata sekuat itu." Gumam Ratu Adrienne.


Beberapa saat kemudian Ular Emas dan Naga Emas pun tiba di hadapan Arung.


"Dup...... "

__ADS_1


"Dup...... " Suara saat tapak kaki mereka berdua mulai mendarat tepat di hadapan mereka di tempat tersebut.


"Salam Naga Muda, Zephyr,"


"Dan siapa Gadis Cantik ini?" Tanya Ular Emas.


"Jadi mereka adalah jiwa-jiwa nya suami ku, ranah mereka berdua pun begitu kuat." Gumam Ratu Adrienne.


"Salam Ular Emas, Naga Emas.... "


"Aku Ratu Adrienne, istri sah Naga Muda... " Ucap Ratu Adrienne.


"Hag.... "


"Hag.... "


"Hag.... " Tawa Naga Emas.


"Dasar Naga Muda, dimana pun kau berada selalu saja tidak pernah lepas dari wanita." Ucap Naga Emas.


"Sudah..... "


"Jangan bercanda lagi, lawan kita kali ini berada di ranah alam dewa." Ucap Arung.


"Ranah Dewa... " Gumam Ular Emas dan Naga Emas Kompak.


Beberapa saat kemudian sang Vampir Psikopat pun mendarat di hadapan mereka berlima.


"Dup...... " Suara saat tapak kaki Vampir tersebut mulai mendarat.


"Ternyata kalian berniat mengeroyok ku." Ucap Vampir Psikopat tersebut lalu mulai memanjangkan kuku-kuku hitam nya itu.


Aura kegelapan murni pun mulai berkumpul di sekujur tubuh nya, begitu pula dengan Arung dan yang lain nya yang telah bersiap untuk bertarung.


"Hyattttt........... " Teriak Zephyr kemudian mulai menerjang ke arah Vampir Psikopat tersebut bersama dengan Ular dan Naga Emas.


"Jangan ganggu mereka Adrienne, aku memiliki sebuah ide untuk mengalahkan Vampir itu,"


"Bersabarlah Adrienne." Ucap Arung sambil memperhatikan pertarungan mereka.


"Tring........ "


"Tring........ "


"Tring........ " Suara saat kuku-kuku sekeras baja itu saling beradu dengan ketiga senjata suci lain nya.


"Mereka bertiga ternyata kuat juga, namun dengan kekuatan segini mereka tidak akan mampu mengalah kan ku." Gumam Vampir Psikopat tersebut.


"Tring........ "


"Tring........ "


"Tring........ " Suara saat kuku-kuku sekeras baja itu kembali saling beradu dengan ketiga senjata suci lain nya.


"Ternyata lawan kali ini benar-benar kuat." Gumam Naga Emas sambil terus mengayunkan Golok Naga Penghisap Jiwa milik nya tersebut.


"Tring........ "


"Tring........ "


"Tring........ " Suara saat kuku-kuku sekeras baja itu kembali saling beradu dengan ketiga senjata suci lain nya.


"Huft.......... " Suara nafas panjang Ular Emas.


"Jika lengah aku bisa tercabik-cabik oleh kuku hitam itu." Gumam Ular Emas.


"Tring........ "


"Tring........ "


"Tring........ " Suara saat kuku-kuku sekeras baja itu kembali saling beradu dengan ketiga senjata suci lain nya.

__ADS_1


"Ugh.......... "


"Ayunan kuku-kuku hitam ini benar-benar keras." Gumam Zephyr.


"Tring........ "


"Tring........ "


"Tring........ " Suara saat kuku-kuku sekeras baja itu kembali saling beradu dengan ketiga senjata suci lain nya.


"Sekarang saat nya." Gumam Vampir Psikopat kemudian menembakkan bola kegelapan murni dari dalam mulut nya ke arah Zephyr.


"Duargh...... " Suara ledakan saat tubuh Zephyr terkena serangan tersebut.


"Akh............ " Teriak Zephyr kemudian terpental sejauh beberapa kilo meter.


"Zephyr........ " Gumam Naga dan Ular Emas lalu kembali mengayunkan Golok nya sambil menembakkan serangan bola lahar emas dan bola cahaya emas.


Dengan lincah nya sang Vampir Psikopat membelah serangan-serangan tersebut dengan kuku-kuku nya dan sesekali menembakkan bola kegelapan murni dari dalam mulutnya.


"Duargh........... "


"Duargh............ "


"Duargh............ " Suara ledakan saat serangan-serangan tersebut saling beradu.


"Belum saat nya." Gumam Arung dari kejauhan sambil menyalurkan setengah tenaga dalam nya ke dalam Palu Emas tersebut.


"Tring........ "


"Tring........ "


"Tring........ " Suara saat kuku-kuku sekeras baja itu kembali saling beradu dengan ketiga senjata suci lain nya.


Dari kejauhan dengan tubuh penuh luka Zephyr kembali melesat ke arah Vampir Psikopat tersebut dan menyerangnya kembali dengan Belati Hitam Jiwa nya.


"Oh...... "


"Ular kecil ini belum kapok juga." Gumam Vampir Psikopat tersebut.


"Tring........ "


"Tring........ "


"Tring........ " Suara saat kuku-kuku sekeras baja itu kembali saling beradu dengan ketiga senjata suci lain nya.


"Sekarang saat nya aku akan menunjukkan perbedaan kekuatan di antara kita." Gumam Vampir Psikopat tersebut sambit tersenyum kecil.


"HYATTTT....... " Teriak Vampir tersebut sambil meledakkan kekuatan nya.


Kekuatan elemen Kegelapan Murni pun mulai meluap dan melukai Ular dan Naga Emas begitu juga dengan Ular Api Sembilan Warna juga ikut terluka.


"Akhhhh........... " Teriak kesakitan mereka bertiga serentak kemudian mulai terpental sejauh beberapa kilometer.


"Hag........ "


"Hag........ "


"Hag......... " Tawa Vampir Psikopat tersebut.


"Walaupun kalian mengeroyok ku kalian tidak akan bisa menang." Ucap Vampir Psikopat tersebut.


Arung sejak tadi mengincar momen angkuh Vampir Psikopat tersebut untuk mengerahkan sebuah serangan mendadak yang mematikan.


"Sekarang adalah saat nya." Gumam Arung kemudian memasang Kuda-Kuda jurus teleportasi milik nya.


"Blitzzz.......... " Suara saat jurus teleportasi tersebut di lesatkan.


"Lho...... "


"Kemana Naga Berondong itu pergi?" Gumam Ratu Adrienne saat melihat Arung yang sudah tidak berada di sisinya lagi.

__ADS_1


___________________________________


"Mohon Like dan Vote nya agar Novel ini terus berjalan." TTD. NOVELIS JALANAN 2021.


__ADS_2