
Beberapa saat kemudian terdengar sebuah suara yang samar-samar di dalam kepala Arung, suara tersebut adalah suara dari sosok jiwa Ular Api Bertanduk Sembilan yaitu Zephyr Nine Colour Snake.
"Tuan Naga Muda..... "
"Tuan Naga Muda..... "
"Bahaya......."
"Bahaya......."
"Salah satu teman wanita Tuan Naga Muda saat ini sedang berada di dalam bahaya." Ucap Zephyr.
"Zephyr.... " Gumam Arung.
Pendekar Setengah Naga itu pun mulai mengamati ke sekeliling nya, terlihat Rayla saat ini sedang berlatih dengan Pedang Racun milik nya dan Dhieng saat ini sedang duduk bersantai di kursi giok milik nya.
"Seperti nya Ratu Adrienne sedang dalam bahaya, ini pasti berkaitan dengan Dunia Jiwa lagi,"
"Aku harus mencari tempat yang cocok untuk bermeditasi." Gumam Arung lalu beranjak ke arah Goa.
Beberapa saat kemudian,
"Mau kemana, Suami ku?" Tanya Dhieng.
"Oh.... "
"Aku ingin bermeditasi sebentar di dalam Dhieng, aku butuh ketenangan untuk menguasai jurus yang baru saja kupelajari ku." Ucap Arung.
"Wah....... "
"Walau lemah, suami ku ternyata sangat gigih dan rajin,"
"Berbeda sekali dengan Exian yang mata keranjang itu." Gumam Dhieng Vampir.
Arung pun mulai masuk dan mulai bermeditasi di pojokan Goa tersebut.
"Fiuh..... "
"Terakhir kali aku terlibat dalam masalah dunia jiwa ini aku bertarung habis-habisan dengan Wanita berlidah panjang dan wajah yang begitu menyeramkan." Gumam Arung kemudian mulai bermeditasi.
Aura berwarna-warni pun mulai berkumpul di sekujur tubuh nya, ia pun mulai berkonsentrasi penuh sehingga akhirnya kesadaran nya pun mulai memasuki Dunia Ular Api Sembilan Warna.
-[Dunia Ular Api Sembilan Warna Bertanduk Sembilan]-
Arung pun tiba tepat di sebelah Zephyr yang sedang berdiri membelakangi sebuah kawah berwana ungu di belakang nya.
"Dup..... " Suara tapak kaki Arung saat mendarat di sebelah Zephyr.
"Tuan Naga Muda, syukurlah,"
"Teman Tuan Naga Muda saat ini sedang terluka parah di dalam Dunia Dantian nya, dia sedang melawan sesosok jiwa yang begitu kuat nya." Ucap Zephyr.
"Pasti yang di maksud Zephyr adalah Ratu Adrienne, aku sebaik nya segera menolong nya." Gumam Arung.
"Kita harus menolong nya Tuan Naga Muda, jika sampai jiwa tersebut berhasil bangkit dia pasti akan membunuh seluruh penghuni Goa ini." Ucap Zephyr.
"Kalau begitu, ayo kita bergegas Zephyr,"
"Ayo kita ajak juga Naga Emas dan Ular Emas." Ucap Arung.
"Tidak bisa Tuan Naga Muda,"
"Mereka berdua sedang tertidur dan baru akan bangun seratus tahun kemudian, mereka tertidur karena sudah kekenyangan Tuan Naga Muda." Ucap Zephyr.
__ADS_1
"Gaswat...... "
"Kalau begitu, ayo kita berdua saja yang pergi menyelamatkan Ratu Adrienne." Ucap Arung.
"Ayo.... " Ucap Zephyr Nine Colour Snake kemudian mulai menggenggam pergelangan tangan Arung.
Tubuh mereka berdua pun berubah menjadi seberkas cahaya yang melesat ke atas langit.
-[Goa Arung dan Dhieng]-
Tampak seberkas cahaya spiritual mulai melesat keluar dari dahi Arung kemudian melesat menuju Goa tempat Ratu Adrienne bermeditasi saat ini.
-[Goa Ratu Adrienne]-
Seberkas cahaya spiritual tersebut pun mulai melesat masuk ke dahi Ratu Adrienne.
-[Dunia Vampir Kegelapan Murni]-
Arung dan Zephyr pun tiba di dalam tanah tempat persembunyian Ratu Adrienne.
"Dup......... "
"Dup.........." Suara tapak kaki Arung dan Zephyr saat mendarat di tempat tersebut.
Alangkah terkejutnya Ratu Adrienne dengan kehadiran mereka berdua.
"Kenapa Arung bisa ada dua?" Gumam Ratu Adrienne terkejut.
"Arung?" Ucap Ratu Adrienne.
"Kau pasti sedang bingung bukan Ratu Adrienne?" Ucap Arung.
"Benar, kenapa kau bisa ada dua?" Tanya Ratu Adrienne.
Beberapa saat kemudian,
"Jadi, Gadis Vampir Psikopat yang ada di atas sana adalah jiwa elemen kegelapan murni milik ku?"
"Pantas saja dia serupa dengan ku." Ucap Ratu Vampir tersebut.
"Benar Ratu Adrienne, kita harus mengalahkan nya untuk mengakhiri bencana ini." Ucap Zephyr.
"Bagaimana bisa kita mengalahkan nya, ranah Gadis Vampir Psikopat itu di ranah alam dewa tingkat awal." Ucap Ratu Vampir tersebut.
Mendengar perkataan Ratu Adrienne tersebut Arung dan Zephyr pun saling menatap satu sama lain nya, tampak raut wajah mereka berubah menjadi gelisah.
"Bagaimana ini Zephyr, kita tidak akan mungkin menang melawan Vampir Betina itu." Ucap Arung.
"Benar Tuan Naga Muda, jika Ular Emas atau Naga Emas membantu kita, masih ada sedikit kemungkinan untuk kita bisa memenangkan pertarungan ini." Ucap Zephyr.
"Ular Emas..... "
"Naga Emas... " Gumam Ratu Vampir tersebut.
"Jadi kita harus bagaimana Zephyr?" Tanya Arung.
"Sepertinya kita terjebak di sini sampai Naga Emas dan Ular Emas bangun Tuan Naga Muda." Ucap Zephyr.
"Tidak kah kita bisa kembali ke tubuh ku?" Tanya Arung.
"Tidak Tuan Naga Muda, Vampir Betina itu pasti sudah menyadari jika kita berdua sudah ada di sini,"
"Jika kita kembali dia pasti akan membunuh kita." Ucap Arung.
__ADS_1
"Apa............. "
"Jadi kita harus menunggu selama 100 tahun di sini, bagaimana dengan tubuh ku?" Tanya Arung.
"Tenang saja Tuan Naga Muda, aura kultivasi di sini sangat besar,"
"Tubuh Tuan Naga Muda dan Ratu Adrienne akan baik-baik saja karena aura tersebut." Jawab Zephyr.
"Hah......... "
"Baguslah kalau begitu, untuk sementara waktu kita berkultivasi di sini saja Arung, kau juga dapat berlatih di dalam ruangan ini,"
"Aku akan mulai memperbesar ruang bawah tanah ini." Ucap Ratu Adrienne kemudian mulai bangun dan menghentakkan kaki nya kembali ke tanah seketika itu juga ruangan tersebut mulai melebar.
"Baiklah Tuan Naga Muda, aku akan berhibernasi dulu, aku pun sudah mengantuk setelah memakan banyak sekali Hantu-Hantu Goa di Hutan Emas tersebut." Ucap Zephyr.
"Jadi kau yang mengalahkan seluruh Hantu-Hantu Goa tersebut?" Tanya Ratu Adrienne.
"Benar Ratu." Ucap Zephyr kemudian mulai berjalan ke pojokan ruangan dan mulai duduk bermeditasi.
Aura api sembilan warna pun mulai membungkus seluruh tubuh nya, ia pun mulai memasuki fase tidur selama seratus tahun nya.
"Zztttt......... "
"Zztttt.........."
"Zztttt.......... " Suara tidur Zephyr.
"Ya sudah lah, kalau begitu ini memang sudah nasib ku." Gumam Arung kemudian mulai membaca Kitab Jurus Avatar Elemen Kayu bagian ke tiga nya.
Sementara itu Ratu Adrienne pun kembali duduk bermeditasi untuk memulihkan cedera nya.
"Dhieng dan Rayla pasti mengkhawatirkan keadaan ku saat ini." Gumam Arung sambil membaca jurus kitab tersebut.
-[Di Lembah Hitam]-
"Byurrrr......... " Suara hujan deras.
Tampak Vampir Betina tersebut sedang terbang di atas langit sambil mencari Ratu Adrienne di Lembah tersebut, Gadis Psikopat ini telah mencari nya sejak tadi.
"Di mana Ratu Cantik itu?"
"Aku juga merasakan ada dua orang penyusup yang memasuki Dunia ini, aku akan terus mencari kalian semuanya." Ucap Vampir Betina berjubah perang berwarna hitam itu.
"Hag........ "
"Hag........ "
"Hag........ " Tawa Vampir Psikopat tersebut.
"Darah ku semakin mendidih, semakin banyak yang kucari,"
"Semakin semangat pula diriku... " Gumam nya.
"Whusss.......... " Suara hempasan angin saat Vampir Betina tersebut mulai melesat terbang.
-[Tiga Hari Kemudian, Goa Arung dan Dhieng]-
"Ini aneh sekali, kenapa Arung belum bangun bermeditasi selama tiga harian ini?"
"Aku sebaik nya memberitahu Rayla mengenai ini, mungkin ada sesuatu yang terjadi dengan nya." Gumam Dhieng lalu beranjak keluar dari Goa tersebut dan bergegas pergi ke Tepian Pantai.
___________________________________
__ADS_1
"Mohon Like dan Vote nya agar Novel ini terus berjalan." TTD. NOVELIS JALANAN 2021.