Pendekar Setengah Naga 2

Pendekar Setengah Naga 2
Lahirnya Raja Sage Part Awal.


__ADS_3

Tak lama kemudian mereka berlima pun keluar dari dalam tenda, tampak kelima Selir tampil begitu cantik dan menawan.


"Wah........ "


"Beautifull..... "


"Aku sudah berjanji dengan istri ku untuk tidak berpoligami, jika tidak aku pasti akan mempersunting salah satu Vampir Wanita itu... " Gumam Max Vampir tipe laki-laki Setia pada Satu Istri tersebut.


"Duduk lah melingkar, kita berenam akan melakukan Kultivasi Ganda untuk menaikkan ranah ku... " Ucap Arung lalu duduk bersimpuh.


"Kultivasi Ganda???" Gumam Kelima Selir yang telah salah paham dengan maksud Jendral Besar Arung sebelum nya itu.


"Kultivasi Ganda, ini pasti sebuah Jurus Langka Klan Naga." Gumam Jendral Dracule.


"Jendral Dracule mohon agar berjaga jangan sampai ada yang mengganggu kami saat melakukan Kultivasi Ganda ini." Ucap Arung.


"Baik Jendral Besar Arung.... " Ucap Jendral Dracule.


Jendral melow itu bersama dengan ketiga Komandan nya pun mulai berjaga di keempat sisi mata angin, Pendekar Setengah Naga itu pun mulai merentangkan kedua belah telapak tangan nya, di ikuti kelima Selir.


Tampak sebuah formasi lingkaran pun tercipta, Arung pun mengeluarkan seluruh essensi yang di peroleh nya sebelum nya di lambung Kera Dewa tersebut.


"Essensial, banyak sekali???"


"Jendral Arung memang mengerikan, sebenarnya ranah nya berada di alam apa???"


"Dia sudah membunuh ratusan beast, dan essensi-essensi ini adalah buktinya... " Gumam Jendral Dracule yang salah paham kembali.


Ada sekitar 700 essensi yang telah saling menyatu dan memadat menjadi sebuah bola berdiameter sepuluh meter dengan butiran-butiran essensi berwarna-warni di dalam nya.


"Ternyata essensi ini menyatu dengan sendiri nya dan membentuk bola essensi yang sangat padat... " Gumam Pendekar Setengah Naga.


"Aku akan mulai menyerap essensi tersebut, kalian berlima hanya perlu diam... " Ujar Pendekar Setengah Naga tersebut.


"Baik Jendral... " Sahut kelima Selir kompak.


Arung pun mulai menyerap energi dari bola essensi yang memadat tersebut, tampak aura berwarna-warni mulai berputar-putar di formasi berputar tersebut.


Suhu udara pun naik turun tak menentu di sekitar mereka, bau harum lavender pun menyebar di sekitar hutan dan menyebabkan beberapa beast buas berdatangan.


"Jadi ini kultivasi ganda, aku baru tahu jika essensi itu dapat di serap, ini adalah jurus langka,"


"Ratu Gilmore memang pandai memilih Jendral... " Gumam Perdana Menteri Vampir.


Beberapa ekor cerberus tanah pun muncul di karenakan bau lavender tersebut. Ada sekitar empat cerberus tanah yang bersiap menerkam Jendral Dracule dan yang lain nya.

__ADS_1


"Dracule, biar aku yang menjaga mereka, kau urus beast-beast buas itu... " Ucap Max lalu mulai memasang perisai kultivasi kegelapan murni yang melingkupi formasi kultivasi ganda tersebut.


Tampak sengatan-sengatan listrik mulai menyetrum sendi-sendi mereka karena 700 essensi yang mereka serap. Raut wajah yang sedang menahan kesakitan pun terpancar dari wajah Arung dan yang lain nya itu.


"Ugh...... "


"Sakit banget.... " Gumam Fika Vampir.


"Ini pasti akibat 700 essensi yang ku serap, biasanya tidak sesakit ini... " Gumam Jendral Arung.


Cerberus tanah pun mulai menerjang dengan serentak ke arah Jendral dan para Komandan, pertarungan melawan hewan buas itu pun mulai terjadi.


Tampak Jendral Dracule mengeluarkan Golok Vampir nya dan mulai mengayunkan nya ke arah Cerberus Tanah tersebut.


"Swingggg......... "


"Swingggg......... "


"Swingggg......... " Ayunan Golok Vampir yang berat dan penuh energi kegelapan murni.


Dengan lincah Cerberus Tanah itu pun menghindari nya kemudian mulai menghentakkan kaki depan nya, seketika batu-batuan dari permukaan tanah melesat ke arah Jendral Dracule.


"Ugh...... "


"Elemen bumi setengah jadi.... " Gumam Jendral Dracule lalu Menghindari nya kemudian melesat ke arah Beast tersebut dengan jurus langkah petir dan memenggal kepala nya.


Tak lama berselang puluhan Cerberus tanah kembali muncul dari balik pepohonan, ada yang menerjang berniat menerkam dan ada pula yang menghentakkan kaki nya sehingga bongkahan-bongkahan tanah yang keras melesat ke arah mereka.


"A ow.... "


"Mereka pasti terpancing oleh bau harum lavender dari kultivasi ganda Jendral.... " Gumam Komandan Garo sambil menepis bongkahan-bongkahan tanah tersebut dengan telapak tangan dan Golok Vampir nya.


Sementara itu Komandan Indah sedang bertarung dengan lima Cerberus tanah yang mengepung nya, tampak kelima beast itu melesat dan mengarahkan cakar nya secara bersamaan ke arah Komandan Indah.


Dengan jurus langkah petir setengah jadi Komandan Cantik Jelita itu pun berhasil menghindari nya dan berhasil membunuh dua Cerberus tanah dengan sekali tebasan.


"Bagus, dua sudah tewas.... "


"Tinggal tiga lagi.... " Gumam Komandan Indah.


Beberapa bongkahan tanah pun menghantam perisai kultivasi kegelapan murni milik Max Vampir.


"Duakkkkk....... "


"Duakkkkk....... "

__ADS_1


"Duakkkkk....... " Suara benturan bongkahan-bongkahan tanah tersebut.


"Ugh........ "


"Walaupun serangan-serangan ini tidak begitu kuat, jika terus-terusan di serang, perisai kultivasi ku pasti akan hancur juga... "


"Ibarat batu yang selalu di tetesi air pasti akan terkikis... " Gumam Max Vampir sambil memasang perisai nya.


Para tahanan yang di selamatkan sebelum nya pun ikut membantu Jendral Dracule dan yang lain nya melawan Beast-Beast Buas tersebut.


"Hyaaatttt...... " Teriak tawanan-tawanan yang telah menjadi pasukan gabungan Jendral Besar Arung tersebut.


Pertarungan pun tampak menjadi makin sengit, beberapa jam kemudian kilatan cahaya berwarna-warni pun mulai melesat ke langit berulang kali.


Kilatan-kilatan cahaya itu menandakan kemunculan Raja Sage, bahkan kilatan-kilatan itu menembus langit-langit tengkorak hitam dan menembus samudra hitam hingga ke langit.


Tampak Jendral Dracule dan yang lain nya teralihkan untuk sesaat karena kilatan-kilatan cahaya tersebut.


"Dia langsung memasuki ranah Raja Sage, aku yakin setelah ini dia pasti mampu melawan imbang Feron... " Gumam Jendral Dracule sambil menebas tubuh-tubuh Cerberus Tanah tersebut.


-[Di Pinggiran Lembah]-


Ternyata Feron dan yang lain nya sedang beristirahat sejenak di pinggiran hutan di pinggiran lembah tersebut sambil menganalisa keadaan di sekitarnya. Di kejauhan tampak hutan porak-poranda akibat bekas pertarungan sebelum nya yang membuat Feron menjadi curiga.


Ia pun makin curiga saat kilatan-kilatan cahaya berwarna-warni itu muncul di langit.


"Ada yang aneh dengan tempat ini, dan cahaya apa itu,"


"Cahaya itu dapat menembus langit-langit penjara ini, apakah ada benda pusaka tingkat iblis yang terlahir???" Ucap Feron.


"Bagus Sayang, kita belum memiliki satu buah benda pusaka pun untuk di berikan kepada Ratu Santet,"


"Bagaimana jika kita pergi ke sumber kilat tersebut... " Saran sang istri.


Feron pun berpikir sejenak setelah mendengarkan saran dari istri tercintanya tersebut.


"Bagaimana menurut kalian, Lupus, Lulu?? " Tanya Feron kepada kedua tangan kanan dan kiri nya tersebut.


"Kami setuju dengan keputusan Bos Istri... " Sahut kedua orang kepercayaan nya.


"Kalau begitu, beritahu anggota kita untuk bergegas dan kita akan pergi ke arah sumber cahaya tersebut." Perintah Feron.


"Siap Bos.... " Sahut kompak mereka berdua.


To Be Continued.......

__ADS_1


Mohon Like dan Vote nya


__ADS_2