Pendekar Setengah Naga 2

Pendekar Setengah Naga 2
Benua Naga Part Awal


__ADS_3

-(Kapal Layar Naga,


Malam Hari)-


Tampak Arung


tengah duduk seorang diri di dek kapal dengan sebuah kursi dan meja di depan


nya, Pendekar Setengah Naga itu pun terlihat kelelahan dengan wajah yang pucat


sehabis Battle dengan kedua istri cantik nya beberapa waktu yang lalu.


Segelas susu naga


porsi besar tampak di genggaman tangan nya, seceret Susu Naga tampak berada di


atas meja tersebut.


“Glek..........”


“Glek..........”


“Glek..........”


Suara saat Arung meneguk habis Susu Naga tersebut kemudian meletakkan nya di


atas meja tersebut.


“Hahhh........”Helaan


nafas panjang Pendekar Don Juan tersebut.


“Kedua singa


betina itu benar-benar meluapkan segala nya tadi, gile bener...”


“Untung saja aku


bisa kabur setelah nya dengan memberi obat tidur kepada keduanya, jika tidak


Battle nya pasti bisa sampai pagi, salah-salah dua hari dua malam,”


“Bahkan mereka


telah mempersiapkan Jam Super Kuat, bukan Jamu Kuat lagi tapi superrr....”


“Dasar istri


mesum....” Gumam Pendekar Setengah Naga tersebut sambil melihat bintang-bintang


di langit dan menyandarkan punggung nya di kursi kayu tersebut.


Seorang gadis


cantik pun tiba menghampiri Don Juan yang tengah duduk di kursi tersebut,


wanita itu adalah Putri dari Kerajaan Jangbaek dan merupakan wanita tercantik


di tiga Benua di zaman nya.


“Boleh aku


menemani mu, Pendekar....” Sapa Putri Widuri.


Arung pun


terperanjat melihat kecantikan sang Putri malam ini, tampak Gadis itu


mengenakan daster semata kaki dengan kedua bahu nya terlihat, aroma parfum


berbau jeruk pun tercium dari bau dan rambut nya yang masih basah tersebut.


“Putri Widuri


cantik sekali malam ini....”


“Wajah nya begitu


nyaman di lihat.” Gumam Arung yang terkesima saat menatap wajah cantik Putri


Widuri.


“Silahkan, Putri


Widuri....” Jawab Arung sambil mengeluarkan sebuah kursi kayu lain nya dari


dalam cincin ruang milik nya dan meletakkan nya di sebelah nya.


Pendekar Setengah


Naga itu juga mengeluarkan beberapa gelas porsi besar di atas meja lalu


menuangkan susu naga ke dalam gelas nya dan untuk sang Gadis Cantik tersebut.


“Terima Kasih,


Arung......”Ucap Sang Putri lalu duduk di sebelah Arung.


Sebelum beranjak


menjumpai Arung, Putri Widuri telah mengecek keadaan di dalam Kapal Layar Naga


dan ia tahu jika pada saat ini kedua istrinya telah tertidur setelah Batlle


yang sangat ribut beberapa waktu silam tersebut. Ashiang dan juga kedua anggota


Biro Detektif lain nya pun telah tertidur dan hanya Vladmira yang entah sedang


berada di mana.


Sepertinya hati

__ADS_1


milik Putri Widuri telah memilih Arung sebagai pemilik nya, hal ini juga di


sebabkan galau nya sang Putri setelah Kerajaan Jangbaek runtuh akibat ketidak


seimbangan kekuatan di Benua Es Api akibat telah terserap nya kekuatan Mutiara


Yin dan Yang Benua tersebut 50 tahun  yang lalu.


“Mana kedua istri


cantik mu, Pendekar???”


“Mereka kok gak


keliatan???” Tanya Putri Widuri dengan berbasa-basi.


“Mereka kelelahan


dan sedang tidur, Putri....” Sahut Arung yang keceplosan.


“Upsss.........”


“Aduh.........”


“Aku buka kartu


sendiri....” Gumam Arung.


“Hi.......”


“Hi.......”


“Hi.......” Tawa


kecil Putri Widuri saat mengingat keributan Batlle mereka beberapa waktu silam


tersebut.


“Kalian terlalu


ribut tadi, pasti sangat panas tadi yach, mereka berdua begitu kompak...” Canda


Putri Widuri.


Karena malu,


Arung pun tidak lantas menjawab statemen yang di keluarkan oleh sang Putri


Cantik, ia pun kembali meneguk habis Susu Naga di hadapan nya.


“Putri, kenapa


kok belum tidur ???” Tanya Arung yang berusaha mengubah topik pembicaraan.


“Aku belum


mengantuk Arung, aku sudah kehilangan Kerajaan ku,”


ini aku tidak bisa tidur, banyak para bawahan ku telah tewas di bunuh oleh para


Pemberontak-Pemberontak tersebut,”


“Hati ku rasanya


hampa, dan saat ini kita entah berada di mana???” Ungkap Putri Widuri lalu


menatap tajam ke arah Arung.


Arung pun menatap


tajam ke arah Putri Widuri, angin sepoi-sepoi pun bertiup di atas Dek Kapal


tersebut. Suasana yang sangat menenangkan itu pun membuat Putri Widuri khilaf,


Gadis Cantik berdaster itu pun mendekatkan wajah nya ke  arah Arung lalu mencium bibir nya.


Sang Don Juan pun


terkejut dan langsung menghentikan ciuman tiba-tiba tersebut, ia teringat


kegalakan dari kedua istri nya.


“Putri


Widuri........” Ucap Arung.


Pipi sang Putri


pun kembali merona merah, karena malu ia pun bangun lalu mengambil gelas berisi


Susu Naga tersebut.


“Tuan Pendekar,


tiba-tiba aku mengantuk....”


“Terima Kasih


atas Susu nya, aku permisi dulu....” Ucap Putri Widuri lalu membungkuk dan


pergi dari atas Dek Kapal tersebut.


“Setelah mencium


ku, dia malah pergi.....”


“Untung saja


kedua Singa Betina tidak ada di sini, jika tidak pasti berabe...” Gumam Arung


sambil melihat kesekeliling nya.

__ADS_1


Tanpa di sadari


Arung Kapal Layar Naga pun berlayar secara random (acak) karena tidak ada yang


menakhodai nya, tampak di ruang nakhoda setiur kapal berputar sendiri mengikuti


hembusan arah angin di Laut Naga Utara tersebut.


Ternyata Vladmira


saat ini sedang duduk di atas salah satu balok layar dengan mengenakan celana


shot pendek dan baju berwarna putih ketat. Gadis Vampir tersebut pun melihat


kejadian saat Putri Widuri menyosor dan mencium laki orang tersebut.


“Bos, Putri


Widuri benar-benar mencintai nya....”


“Cinta yang di paksakan


berakhir dengan keikhlasan, Bos pasti memiliki ilmu pelet yang membuat Hati


sang Putri jatuh cinta padanya,”


“Dia memang ahli


strategi cinta yang handal....” Gumam Vladmira dari atas.


Arung pun mulai


menyadari kehadiran Vladmira di atas salah satu balok layar tersebut.


“Vladmira,


turunlah dan temani aku minum....” Ucap Arung.


“Waduh......”


“Bos, menyadari


kehadiran ku, apa aku ganti baju dulu???”


“Bos, pasti


marah, sebaik nya aku pasrah dan turun sajalah...” Gumam Vladmira lalu melompat


turun dengan indah dari atas salah satu balok layar tersebut.


“Dup..........”


Suara saat tapak kaki Vladmira yang tidak mengenakan apa-apa tersebut mendarat


dengan mulus di atas dek kapal.


“Vladmira,...”


“Gadis ini pun


tampak cantik sekali malam ini, kenapa tiap gadis yang kulihat malam ini tampak


begitu cantik???” Gumam Arung yang kembali terkesima dengan kecantikan Gadis


Vampir tersebut.


“Bos, tatapan nya


mesum sekali....” Gumam Vladmira.


Vladmira pun


mengambil inisiatif agar tidak di pandangi oleh Arung, ia pun mulai memijit


bahu Majikan nya tersebut.


“Bos, pasti lelah


sehabis Batlle aku akan memijit, Bos.” Ucap Vladmira lalu mulai memijit pundak


Pendekar Beristri Banyak tersebut.


“Kebetulan aku


memang lagi lelah dan otot-ototku menegang....” Gumam Arung yang sangat


menikmati pijatan lembut Vladmira tersebut.


Vladmira pun


memijit dengan teknik yang di pelajari nya dari Kitab Pijit pemberian Arung


dahulu, tampak lengan mungil dan bersih itu memijit leher lalu kepala sang


Majikan dengan sangat lembut.


“Akhhh........”


“Pijatan mu


mengingatkan ku kepada Dhieng.....” Ujar Arung keceplosan yang kembali membuat


Vladmira salah paham.


“Waduh........”


“Dia mengingat


Nyonya Dhieng, apa dia mau menancapkan Pedang nya pada ku malam ini???” Gumam


Vladmira yang mulai paranoid tersebut.

__ADS_1


Mohon Vote  dan Like nya Bro....


__ADS_2