
-(Kapal Layar Naga,
Malam Hari)-
Tampak Arung
tengah duduk seorang diri di dek kapal dengan sebuah kursi dan meja di depan
nya, Pendekar Setengah Naga itu pun terlihat kelelahan dengan wajah yang pucat
sehabis Battle dengan kedua istri cantik nya beberapa waktu yang lalu.
Segelas susu naga
porsi besar tampak di genggaman tangan nya, seceret Susu Naga tampak berada di
atas meja tersebut.
“Glek..........”
“Glek..........”
“Glek..........”
Suara saat Arung meneguk habis Susu Naga tersebut kemudian meletakkan nya di
atas meja tersebut.
“Hahhh........”Helaan
nafas panjang Pendekar Don Juan tersebut.
“Kedua singa
betina itu benar-benar meluapkan segala nya tadi, gile bener...”
“Untung saja aku
bisa kabur setelah nya dengan memberi obat tidur kepada keduanya, jika tidak
Battle nya pasti bisa sampai pagi, salah-salah dua hari dua malam,”
“Bahkan mereka
telah mempersiapkan Jam Super Kuat, bukan Jamu Kuat lagi tapi superrr....”
“Dasar istri
mesum....” Gumam Pendekar Setengah Naga tersebut sambil melihat bintang-bintang
di langit dan menyandarkan punggung nya di kursi kayu tersebut.
Seorang gadis
cantik pun tiba menghampiri Don Juan yang tengah duduk di kursi tersebut,
wanita itu adalah Putri dari Kerajaan Jangbaek dan merupakan wanita tercantik
di tiga Benua di zaman nya.
“Boleh aku
menemani mu, Pendekar....” Sapa Putri Widuri.
Arung pun
terperanjat melihat kecantikan sang Putri malam ini, tampak Gadis itu
mengenakan daster semata kaki dengan kedua bahu nya terlihat, aroma parfum
berbau jeruk pun tercium dari bau dan rambut nya yang masih basah tersebut.
“Putri Widuri
cantik sekali malam ini....”
“Wajah nya begitu
nyaman di lihat.” Gumam Arung yang terkesima saat menatap wajah cantik Putri
Widuri.
“Silahkan, Putri
Widuri....” Jawab Arung sambil mengeluarkan sebuah kursi kayu lain nya dari
dalam cincin ruang milik nya dan meletakkan nya di sebelah nya.
Pendekar Setengah
Naga itu juga mengeluarkan beberapa gelas porsi besar di atas meja lalu
menuangkan susu naga ke dalam gelas nya dan untuk sang Gadis Cantik tersebut.
“Terima Kasih,
Arung......”Ucap Sang Putri lalu duduk di sebelah Arung.
Sebelum beranjak
menjumpai Arung, Putri Widuri telah mengecek keadaan di dalam Kapal Layar Naga
dan ia tahu jika pada saat ini kedua istrinya telah tertidur setelah Batlle
yang sangat ribut beberapa waktu silam tersebut. Ashiang dan juga kedua anggota
Biro Detektif lain nya pun telah tertidur dan hanya Vladmira yang entah sedang
berada di mana.
Sepertinya hati
__ADS_1
milik Putri Widuri telah memilih Arung sebagai pemilik nya, hal ini juga di
sebabkan galau nya sang Putri setelah Kerajaan Jangbaek runtuh akibat ketidak
seimbangan kekuatan di Benua Es Api akibat telah terserap nya kekuatan Mutiara
Yin dan Yang Benua tersebut 50 tahun yang lalu.
“Mana kedua istri
cantik mu, Pendekar???”
“Mereka kok gak
keliatan???” Tanya Putri Widuri dengan berbasa-basi.
“Mereka kelelahan
dan sedang tidur, Putri....” Sahut Arung yang keceplosan.
“Upsss.........”
“Aduh.........”
“Aku buka kartu
sendiri....” Gumam Arung.
“Hi.......”
“Hi.......”
“Hi.......” Tawa
kecil Putri Widuri saat mengingat keributan Batlle mereka beberapa waktu silam
tersebut.
“Kalian terlalu
ribut tadi, pasti sangat panas tadi yach, mereka berdua begitu kompak...” Canda
Putri Widuri.
Karena malu,
Arung pun tidak lantas menjawab statemen yang di keluarkan oleh sang Putri
Cantik, ia pun kembali meneguk habis Susu Naga di hadapan nya.
“Putri, kenapa
kok belum tidur ???” Tanya Arung yang berusaha mengubah topik pembicaraan.
“Aku belum
mengantuk Arung, aku sudah kehilangan Kerajaan ku,”
ini aku tidak bisa tidur, banyak para bawahan ku telah tewas di bunuh oleh para
Pemberontak-Pemberontak tersebut,”
“Hati ku rasanya
hampa, dan saat ini kita entah berada di mana???” Ungkap Putri Widuri lalu
menatap tajam ke arah Arung.
Arung pun menatap
tajam ke arah Putri Widuri, angin sepoi-sepoi pun bertiup di atas Dek Kapal
tersebut. Suasana yang sangat menenangkan itu pun membuat Putri Widuri khilaf,
Gadis Cantik berdaster itu pun mendekatkan wajah nya ke arah Arung lalu mencium bibir nya.
Sang Don Juan pun
terkejut dan langsung menghentikan ciuman tiba-tiba tersebut, ia teringat
kegalakan dari kedua istri nya.
“Putri
Widuri........” Ucap Arung.
Pipi sang Putri
pun kembali merona merah, karena malu ia pun bangun lalu mengambil gelas berisi
Susu Naga tersebut.
“Tuan Pendekar,
tiba-tiba aku mengantuk....”
“Terima Kasih
atas Susu nya, aku permisi dulu....” Ucap Putri Widuri lalu membungkuk dan
pergi dari atas Dek Kapal tersebut.
“Setelah mencium
ku, dia malah pergi.....”
“Untung saja
kedua Singa Betina tidak ada di sini, jika tidak pasti berabe...” Gumam Arung
sambil melihat kesekeliling nya.
__ADS_1
Tanpa di sadari
Arung Kapal Layar Naga pun berlayar secara random (acak) karena tidak ada yang
menakhodai nya, tampak di ruang nakhoda setiur kapal berputar sendiri mengikuti
hembusan arah angin di Laut Naga Utara tersebut.
Ternyata Vladmira
saat ini sedang duduk di atas salah satu balok layar dengan mengenakan celana
shot pendek dan baju berwarna putih ketat. Gadis Vampir tersebut pun melihat
kejadian saat Putri Widuri menyosor dan mencium laki orang tersebut.
“Bos, Putri
Widuri benar-benar mencintai nya....”
“Cinta yang di paksakan
berakhir dengan keikhlasan, Bos pasti memiliki ilmu pelet yang membuat Hati
sang Putri jatuh cinta padanya,”
“Dia memang ahli
strategi cinta yang handal....” Gumam Vladmira dari atas.
Arung pun mulai
menyadari kehadiran Vladmira di atas salah satu balok layar tersebut.
“Vladmira,
turunlah dan temani aku minum....” Ucap Arung.
“Waduh......”
“Bos, menyadari
kehadiran ku, apa aku ganti baju dulu???”
“Bos, pasti
marah, sebaik nya aku pasrah dan turun sajalah...” Gumam Vladmira lalu melompat
turun dengan indah dari atas salah satu balok layar tersebut.
“Dup..........”
Suara saat tapak kaki Vladmira yang tidak mengenakan apa-apa tersebut mendarat
dengan mulus di atas dek kapal.
“Vladmira,...”
“Gadis ini pun
tampak cantik sekali malam ini, kenapa tiap gadis yang kulihat malam ini tampak
begitu cantik???” Gumam Arung yang kembali terkesima dengan kecantikan Gadis
Vampir tersebut.
“Bos, tatapan nya
mesum sekali....” Gumam Vladmira.
Vladmira pun
mengambil inisiatif agar tidak di pandangi oleh Arung, ia pun mulai memijit
bahu Majikan nya tersebut.
“Bos, pasti lelah
sehabis Batlle aku akan memijit, Bos.” Ucap Vladmira lalu mulai memijit pundak
Pendekar Beristri Banyak tersebut.
“Kebetulan aku
memang lagi lelah dan otot-ototku menegang....” Gumam Arung yang sangat
menikmati pijatan lembut Vladmira tersebut.
Vladmira pun
memijit dengan teknik yang di pelajari nya dari Kitab Pijit pemberian Arung
dahulu, tampak lengan mungil dan bersih itu memijit leher lalu kepala sang
Majikan dengan sangat lembut.
“Akhhh........”
“Pijatan mu
mengingatkan ku kepada Dhieng.....” Ujar Arung keceplosan yang kembali membuat
Vladmira salah paham.
“Waduh........”
“Dia mengingat
Nyonya Dhieng, apa dia mau menancapkan Pedang nya pada ku malam ini???” Gumam
Vladmira yang mulai paranoid tersebut.
__ADS_1
Mohon Vote dan Like nya Bro....