Pendekar Setengah Naga 2

Pendekar Setengah Naga 2
Rumah Makan Cinta Naga Part Awal.


__ADS_3

Tidak terasa hari pun telah menjelang sore, Putri Laura pun memanggil pelayan berniat membayar makanan mereka.


"Pelayan...... " Ucap Putri Laura sambil melambaikan tangan nya.


Pelayan itu pun menghampiri Putri Laura.


"Ia Nyonya..... " Ucap Pelayan tersebut sambil membungkuk.


"Tolong siapkan kamar yang memiliki pemandangan ke arah Gunung Kratos, aku dan suami ku ingin menikmati malam bulan madu kami.... " Ucap Putri Laura sambil mengenakan penutup mulut.


"Baik Nyonya,..... "


"Nyonya dan Suami Nyonya mau menginap berapa malam???" Tanya Pelayan tersebut.


"Wah...... "


"Wah...... "


"Wah...... "


"Laura benar-benar menghayati peran sebagai seorang istri, tapi makanan di Rumah Makan Cinta Naga ini benar-benar lezat.... "


"Pantas saja, untuk memasuki rumah makan ini perlu syarat-syarat yang aneh.... " Gumam Arung.


"Satu malam aja.... "


"Berapa biaya nya???" Tanya Putri Laura kembali.


"Satu batu roh kualitas tinggi Nyonya... " Jawab Pelayan tersebut.


"Ini ambillah..... " Ucap Putri Laura lalu memberikan sebuah batu roh berkualitas tinggi.


"Ayo Tuan Nyonya, ikut aku.... " Ucap Pelayan tersebut.


"Arung, ayo.... " Ucap Putri Laura.


Arung dan juga Putri Laura pun bangun dari kursinya dan mengikuti pelayan tersebut menuju kamar penginapan nya.


Mereka pun mulai menaiki tangga menuju lantai tiga.


-[Di tengah-tengah lautan]-


Saat ini Delayla tengah beristirahat dan Sonia yang menggantikan nya menghadapi kepiting-kepiting cahaya tersebut bersama Delphi Chen.


Beast Kepiting-Kepiting Cahaya tersebut tampak menembakkan bola-bola berdiameter tiga meter berelemen cahaya ke arah perisai kultivasi jaring Laba-laba.


"Duarghhhhh............ "


"Duarghhhhh............ "


"Duarghhhhh............ " Suara ledakan saat bola-bola berelemen cahaya itu menghantam perisai kultivasi dan meledak.


"Delphi Chen terus serang mereka, jangan kendor.... " Teriak Sonia sambil melesatkan panah-panah berelemen cahaya nya.


"Siap Detektif..... " Sahut Delphi Chen sambil terus menembakkan bola-bola berelemen petir nya ke arah Beast Kepiting-Kepiting Cahaya tersebut.


"Kemana lagi, Pendekar Don Juan itu..... "

__ADS_1


"Pasti dia jumpa dengan gadis-gadis cantik lain nya..... "


"Awas aja dia kalau nikah lagi, aku potong-potong nanti terong nya abis tu ku sambel..... " Gumam Sonia sambil melesatkan panah-panah cahaya nya.


Saat ini Sonia dan yang lain nya masih terus bertahan menghadapi serangan dari Kepiting-Kepiting cahaya yang tidak ada habis nya tersebut di atas Kapal Layar Naga di tengah-tengah samudra Naga Utara.


"Detektif Sonia sih enak, ranah kultivasi nya tinggi,"


"Lah aku, memiliki tenaga dalam seadanya,"


"Tiap satu hari sekali harus bertarung habis-habisan.... " Gumam Delphi Chen.


Tampak panah-panah cahaya dan juga bola-bola berelemen petir menghantam jatuh beberapa Kepiting-Kepiting cahaya tersebut.


-[Dapur Kapal Layar Naga]-


Hanya Putri Widuri yang tidak ikut bertarung, sang Putri pun ikut berkontribusi dalam pertarungan mempertahankan Kapal Layar Naga dengan porsi sebagai Koki Dapur.


Ia memiliki tugas mengurusi dapur dan menyiapkan makanan untuk kru kapal.


"Hah........... " Suara nafa panjang Putri Widuri.


"Kapan aku bisa berjumpa dengan Arung lagi, rasa nya rindu ini membunuh ku..... " Gumam Putri Widuri sambil mengiris kentang diatas alas potong.


Di samping nya tampak beberapa kompor sedang memanaskan beberapa kualitas berisi kuah sup.


"Perasaan ku saat ini kayak kentang ini, ini benar-benar kentang..... "


"Kalau dia pulang, aku pasti akan menyatakan cinta ku kepada nya..... " Gumam Putri Widuri yang telah terhipnotis oleh kemampuan Dragon Love milik Arung.


Putri Widuri pun terus mengiris kentang, Gadis Cantik itu tampak sangat merindukan Arung.


Beberapa bulan setelah Arung menghilang di dalam lubang, kepemimpinan Markas Jendral Besar Arung beralih kepada Jendral Dracule untuk sementara waktu.


Mereka sudah berhasil mencapai dasar lubang tersebut namun tidak kunjung menemukan Arung dan Vladmira. Jendral Dracule pun memutuskan untuk meneruskan misi untuk menyelamatkan Raja Geitetsu Vampir yang merupakan pimpinan tertinggi Kerajaan Darah Biru.


Saat ini Jendral Dracule sedang melaksanakan rapat bersama kelima komandan kepercayaan nya di dalam tenda rapat.


"Afar, apakah semua persiapan telah selesai... "


"Kali ini kita akan bertarung melawan Kelompok Purple Vampir???" Tanya Jendral Dracule.


"Semua persiapan sudah siap Jendral, kita tinggal memobilisasi pasukan ke dekat titi gantung." Jawab Komandan Afar.


"Bagus, Afar.... "


"Zhafira, bagaimana pertahanan Markas ini saat kita pergi berperang melawan kelompok purple nanti nya???" Tanya Jendral Dracule.


"Lapor, Jendral...... "


"Aku dan komandan indah telah menugaskan beberapa prajurit-prajurit untuk berjaga di atas tembok kayu,"


"Untuk pertahanan serahkan pada kami berdua Jendral, semuanya terkendali.... " Jawab Komandan Zhafira.


"Bagus, Zhafira..... "


"Aku gak ingin kelima Selir dan juga kedua teman Jendral Besar Arung kenapa-kenapa saat aku tidak di sini.... " Ucap Jendral Dracule.

__ADS_1


Kelima Komandan pun saling bertatapan satu dengan yang lain nya, mereka berlima telah menganggap Arung dan Vladmira telah tewas saat terjatuh ke dalam lubang hitam tersebut.


Sementara itu Jendral Dracule percaya jika sahabatnya Arung pasti akan kembali suatu saat nanti, untuk sementara waktu dialah yang memimpin pasukan untuk melanjutkan misi menyelamatkan Raja Geitetsu yang di tahan di Aliansi Sanbon Utara tersebut.


"Baiklah, rapat ini aku tutup.... "


"Besok pagi-pagi sekali, Afar, Heins, Garo.... "


"Kita berangkat,.... "


"Zhafira, Indah, kalian tetap di sini dan lindungi kelima selir.... "


"Baiklah kalau begitu ayo kita kembali ke tenda masing-masing.... " Ucap Jendral Dracule.


"Siap Jendral....... " Sahut kompak kelima Komandan tersebut.


Jendral Dracule dan yang lain nya pun membubarkan diri dari dalam ruangan tersebut.


-[Tenda Kelima Selir]-


Tampak kelima Selir sedang mengobrol sambil mengenakan daster yang begitu hot nya, dalaman mereka terlihat jelas dari balik daster nya tersebut.


Mereka berlima sedang rapat membahas rencana mereka saat Jendral Besar Arung kembali nanti nya.


"Selir Keysha, menurut ku sudah waktu nya kita mengikat Jendral.... " Ucap Selir Nora.


"Benar, aku setuju... "


"Cinta itu akan tumbuh seiring berjalan nya waktu, dia adalah seorang Jendral Pengembara,"


"Dia datang dan menghilang seenak nya, sudah waktu nya kita mengikat nya saat dia kembali nanti.... " Ucap Selir Hana.


"Ya sudah terserah kelean lah, aku ikut aja,"


"Jadi gimana rencana nya.... ????" Tanya Selir Nora.


"Kita akan menjebak nya dengan Pil SIV super.... "


"Dosis tinggi.... "


"Jadi dia akan menikahi kita sekaligus.... " Ucap Selir Fika sangat kultivator perawat tersebut.


Keempat Selir lain nya pun saling bertatapan satu dengan yang lain nya, wajah mereka tampak memerah.


"Setuju..... " Ucap Selir Helena.


Selir-selir lain nya pun menyetujui usul Selir Fika dan saat ini mereka mulai menunggu kedatangan Arung berniat menjalankan rencana nya tersebut.


-[Di Dalam Kamar Penginapan Rumah Cinta Naga]-


"Hatsyim.............. " Suara bersin Arung.


"Siapa ya yang sedang ngebicarain aku????" Gumam Arung sambil menutup pintu kamar tersebut, sementara itu Putri Laura sedang mandi di dalam kamar mandi di dalam kamar tersebut.


Arung baru saja selesai membeli tembakau Naga di bawah dan saat ini mulai duduk di kursi dan mulai mengeluarkan pipa hisap dan menyalakan tembakau Naga tersebut dengan elemen api sembilan warna nya.


"Whusssss............ " Suara hembusan asap dari mulut Arung.

__ADS_1


To Be Continued.......


Mohon Like dan Vote nya


__ADS_2