
Tanpa mereka sadari, semalam bola ruang tempat mereka bermalam telah di ambil oleh sosok hitam besar tersebut.
Saat ini bola tersebut berada di dalam goa di dalam Gunung Kratos bersama sang Naga Hitam.
Naga Kuno itu menyadari nya jika kedua gadis dan naga tersebut bersembunyi di dalam bola tersebut dan menunggu kemunculan mereka.
"Zzzzzttttt........"
"Zzzzzttttt......."
"Zzztttttttt........" Suara tidur Naga Hitam.
Tampak dia memegang bola ruang tersebut dan sedang menunggu kemunculan Pendekar Setengah Naga tersebut.
-[Kembali Ke Dalam Pulau Putri Laura]-
Waktu pun sudah menjelang pagi, Putri Laura pun telah bangun di sebelah kanan Suami nya.
Tampak sebuah selimut besar menutupi tubuh mereka bertiga, Putri Laura pun mulai bangun dan kembali memakai piyama transparan nya yang tercecer di lantai.
"Dasar Lila..."
"Jam segini dia belum bangun jugak...." Gumam Putri Laura sambil melihat Lila yang sedang tidur sambil menyandarkan kepala nya di dada Arung.
Putri Laura pun bergegas ke luar dari dalam kamar dan pergi ke dapur berniat menyiapkan sarapan.
Mendengar suara pintu terbuka, Jihan pun terbangun.
Pipi gadis dari klan phoenix pun mulai memerah saat melihat Putri Laura, gadis berambut putih itu masih teringat akan suara keributan semalam.
"Kakak Naga...."
"Kok cepet kali bangun nya???" Tanya Jihan dengan sopan.
"Oh....."
"Jihan, aku mau menyiapkan sarapan dulu..." Ucap Putri Laura.
"Kalau gitu, aku ikut bantu Kak...." Ucap Jihan lalu bangun dari sofa tersebut.
Kini kedua wanita cantik itu pun mulai menyiapkan sarapan pagi di dapur sambil mengobrol ringan.
-[Kembali Ke Pulau Black Skull]-
Seminggu setelah penaklukan aliansi black ponchong, aula kediaman Ratu Titan Medusa di lantai 99.
Saat ini sedang terjadi rapat guna membahas pengiriman tim ke Pulau Melayang Black Skull.
"Ratu......."
"Portal Black Skull, akan terbuka sebulan lagi...."
"Aliansi-aliansi lain nya telah bersiap mengirimkan tim nya ke sana..."
"Bagaimana dengan kita, Ratu..."
"Siapa yang akan di kirim kesana???" Tanya salah satu bawahan Ratu Medusa tersebut.
"Keadaan kesembilan benua Vampire sangat gawat saat ini, aku harus segera keluar dari penjara ini..."
"Konon kata nya ada sebuah kunci yang dapat menghilang kan segel peghilang kultivasi di dalam dunia di balik portal tersebut...."
__ADS_1
"Aku harus mendapatkan nya, dan membantu Kerajaan Darah Merah melawan Kekaisaran Vampire...." Gumam Ratu Titan Medusa.
"Aku yang akan memimpin langsung tim ekspedisi memasuki portal..." Ucap Ratu Titan Medusa.
"Baik Ratu......" Ucap beberapa bawahan sang Ratu.
"Persiapkan segala nya...." Perintah sang Ratu.
"Baik Ratu...." Uca bawahan sang Ratu kompak.
-[Aliansi Amazone]-
Seperti biasa nya saat ini Ratu Amazon sedang duduk di atas sebuah kursi di sebuah lapangan di belakang menara miring.
Tampak di depan nya prajurit-prajurit muda Amazone sedang berlatih menggunakan cakram api.
Tampak gadis-gadis muda jangkung tersebut sedang melemparkan cakram api dan kembali lagi ke tangan nya masing-masing.
Di sebelah Ratu Amazone tampak Komandan Friska yang berjaga, wajah nya tampak sedikit malu saat berdiri di sebelah sang Ratu Amazone.
"Komandan Friska, kau tahu apa kesalahan mu???" Ucap Ratu Amazon.
"Tahu Ratu...."
"Aku khilaf...." Ucap Komandan Frizka.
"Baguslah kalau begitu, jangan kau ulangi lagi...."
"Aliansi sesat itu adalah musuh kita, jangan karena cinta kau jadi lupa mana musuh mana kawan...."
"Kini situasi politik di Pulau Black Skull sudah aman, kedua aliansi sesat telah hancur...."
"Sebulan lagi, portal di Pulau Melayang akan terbuka...."
"Siap Ratu......" Ucap Komandan Frizka.
-[Kembali Ke Depan Gerbang Masuk Aliansi Sanbon, kini Aliansi Sanbon telah hancur dan digantikan dengan Aliansi Naga]-
Tampak sebuah portal kecil muncul di dekat hutan, potongan-potongan tubuh Ratu Sanbon pun keluar dari dalam portal tersebut.
Tak lama berselang, potongan-potongan tubuh Ratu Sanbon pun kembali menyatu, sang Ratu Ilmu Hitam itu pun kembali bangkit.
Sama seperti Raja Black Phonchong, Ratu Santet pun menguasai jurus rawarontek sehingga ia dapat bangkit kembali.
"Dasar Naga sialan...."
"Akan kubalas kekalahan ini nanti, aku akan meminta bantuan Raja Black Phonchong untuk membantu ku nanti...." Ucap Ratu Sanbon lalu pergi menuju aliansi Phonchong.
Ratu Ilmu Hitam tidak tahu jika pada saat ini aliansi black phoncong telah hancur di tangan aliansi x rate bersamaan dengan keruntuhan aliansi nya.
Saat perjalanan menuju aliansi phoncong, tanpa di sengaja Ratu Sanbon pun bertemu dengan Raja Black Phonchong.
"Raja Black....."
"Kenapa kau ada di sini, ..." Tanya Ratu Sanbon.
"Shania, syukurlah aku berjumpa dengan mu...."
"Medusa telah menghancurkan aliansi black phoncong, saat ini aku ingin meminta bantuan Jendral Voldemort untuk menghancurkan aliansi x rate...." Ujar Raja Black Phonchong.
"Medusa Kep*rat itu ....."
__ADS_1
"Dia seperti api dalam sekam, kalau begitu ayo kita pergi ke tempat Jendral...." Ucap Shania Vampire.
Ratu Sanbon dan juga Raja Black Phonchong pun pergi menuju tempat Jendral Voldemort berada secara sembunyi-sembunyi, mereka berdua tidak ingin pergerakan mereka ketahuan.
-[Goa Kelelawar]-
Pemuda Misterius yang ada di dalam goa misterius itu pun mulai bangun, ia pun langsung merubah wujud nya menjadi seorang kakek tua.
Pemuda Misterius ini adalah pemuda dari klan kelelawar sekaligus pemimpin para kelelawar yang dulu pernah menculik Arung.
"Seratus tahun sudah berlalu, portal akan terbuka sekali lagi..."
"Semoga saja mereka berhasil mendapatkan benda tersebut...." Gumam Kakek Tua tersebut lalu mulai berjalan berniat keluar dari dalam goa tersebut.
Setelah melewati lorong goa yang panjang Kakek Tua itu pun tiba di mulut goa yang berada di tebing lembah nestapa.
Kakek Tua pun mulai bersiul.
Seekor Beast Kelelawar pun muncul dan berhenti di hadapan nya, Kakek tersebut pun naik keatas nya.
"Ayo kita ke Pulau Melayang..." Ujar Kakek Tua.
Kelelawar raksasa itu pun membawa terbang Kakek Tua ke arah langit.
"Whusssss............" Suara hempasan angin saat kelelawar tersebut melaju terbang.
"Portal kuno....." Gumam Kakek Tua.
Kembali ke Pulau Putri Laura.
Tampak Arung dan yang lain nya tengah menikmati sarapan pagi, berbagai hidangan lezat beraneka rasa pun terhidang di atas meja giok tersebut.
Kedua Kakak Beradik pada saat itu masih mengenakan piyama tidur, lekuk tubuh mereka terlihat jelas oleh Arung yang duduk sambil di dampingi oleh kedua istri nya yang juga berpakaian ****.
"Kenapa kedua kakak beradik ini tidak mengenakan pakaian yang lebih sopan lagi, aku sampai gagal fokus...."
"Mau mengambil paha ayam, malah terambil jengkol naga..." Gumam Arung.
Putri Laura dan juga Lila mendengarkan isi pikiran Arung dan mulai memarahi Pendekar Don Juan tersebut.
"Apa servis kami berdua semalam masih kurang, Sayang....???" Suara sindiran halus dari Putri Laura menggunakan telepati.
Seketika Arung pun tersedak.
"Uhuk........"
"Uhuk........"
"Uhuk........." Suara batuk Arung saat tersedak.
Lila pun dengan cepat menuangkan air ke dalam gelas dan memberikan nya kepada Arung.
Pendekar Setengah Naga itu pun langsung meminum air di dalam gelas tersebut tanpa menyadari nya jika air yang di minumnya adalah arak naga.
"Glekkkk......."
"Glekkkk........"
"Gleekkkk........." Suara saat Arung meneguk habis arak naga tersebut.
Putri Laura yang menyadari hal tersebut pun langsung tersenyum kecil.
__ADS_1
"Minum terus yang banyak...." Gumam Putri dari Raja Naga Benua Utara tersebut.