Pendekar Setengah Naga 2

Pendekar Setengah Naga 2
Kraken Api Part Kedua.


__ADS_3

Kembali ke Laut Naga di planet Naga, tampak hujan kepiting masih melanda lautan tersebut.


Kilatan-kilatan petir pun terlihat di sekitar kapal layar Naga yang sedang terombang ambing di tengah lautan.


"Gelegarrrrr........" Suara sambaran petir yang begitu dahsyat.


Suhu udara yang dingin pun semakin membuat suasana lautan semakin mencekam.


Tampak seekor Kraken Api Raksasa sedang menyerang Kapal Layar Naga tersebut namun seekor Naga Magnet Kuno menahan serangan tersebut.


"Duarghhhhhh....." Suara ledakan saat bola api hitam raksasa beradu dengan bola berelemen magnet di atas laut.


Sebuah White hole pun muncul di atas dek kapal layar Naga yang sedang bergoyang itu, dari dalam nya keluarlah sang Pendekar Setengah Naga dengan kondisi tubuh terlilit rantai hitam penghilang kultivasi.


Pendekar yang jatuh itu kelihatan sangat tidak berdaya karena rantai hitam tersebut.


"Brukkkkk........."Suara saat tubuh Pendekar tersebut jatuh di atas dek kapal.


"Aduh......"


"Kepala ku....." Ucap Arung saat kepala nya terbentur lantai dek kapal.


Para Pendekar-Pendekar Wanita yang pada saat ini sedang menghadapi Kraken pun memalingkan pandangan nya ke sosok Pendekar Don Juan tersebut.


"Suami Bos ternyata sudah kembali...." Ucap Ashiang.


Seekor Naga Magnet Kuno pun terlihat masih sedang menembakkan bola-bola hitam berelemen magnet ke arah Kraken Api dan belum menyadari kehadiran suaminya itu.


"Tuan Naga....." Ucap Vladmira kemudian mulai terbang ke arah kapal.


"Whusss.........." Suara hempasan angin saat Vladmira mantan Jendral Kekaisaran Vampire itu terbang di tengah badai.


"Akhirnya, Suami Bos balik...." Ucap Ashiong sambil berpegangan di railing kapal.


Putri Widuri, Sonia, juga ke dua anak buah Delayla lain nya pun mulai sadar jika sosok Pendekar yang sedang terlentang di atas dek itu adalah Arung Bijak Tiger.


"Suami ku......." Seru Sonia Golden Spider sambil terus menembakkan panah-panah cahaya nya ke arah Kraken Api tersebut.


"Arung, Syukurlah kau kembali...." Ucap Putri Widuri sambil menghapus air mata haru yang menetes di pipi nya.


"Dup.........." Suara saat tapak kaki Vladmira mendarat di atas lantai kayu dek.


Setibanya di dekat Arung, Pendekar Wanita dari klan vampire itu pun segera memutuskan rantai yang melilit tubuh Tuan nya itu dengan menggunakan Pedang Kegelapan nya.


"Tring........."


"Tring.........."


"Tring.........." Suara saat Pedang Kegelapan memutuskan rantai penghilang kultivasi tersebut.


Arung pun mulai bangun di tengah-tengah kapal yang bergoyang tersebut.


"Tuan, dari mana anda datang???" Tanya Vladmira Vampire.

__ADS_1


"Aku akan menjelaskan nya nanti, seperti nya Delayla sedang kesusahan...." Ucap Arung kemudian langsung melesat ke arah Naga Magnet Kuno.


"Sepertinya dia sangat mengkhawatirkan keadaan istri Naga nya?"


"Dia bahkan tidak menanyakan kabar ku???" Gumam Vladmira.


Sementara itu Kraken Api pun mulai menembakkan petir ke arah bola-bola berelemen magnet dan juga panah-panah cahaya yang sedang melesat tersebut.


Ledakan dahsyat pun sekali kembali terjadi di tengah-tengah hujan badai tersebut.


"Gelegarrrrrrrt........." Suara sambaran petir di kejauhan.


"Delayla kembali ke wujud manusia mu...."


"Aku akan menyerang nya....."


"Dengan kekuatan penuh......" Ucap Arung menggunakan jalur telepati suami istri Naga.


"Don Juan.......???"


"Suami ku, kapan dia kembali...." Gumam Naga Magnet Kuno kemudian mulai menjelma ke wujud manusia nya.


"Arung........" Ucap Delayla saat melihat sosok Pendekar Setengah Naga itu di samping nya.


Sepasang suami istri itu pun melayang bersebelahan di atas lautan dan langit yang sedang berkecamuk hebat tersebut.


"Aurghhhhhhh............" Suara raungan kraken Api tersebut, kemudian cumi-cumi raksasa itu pun mulai menembakkan semburan api hitam beracun dari dalam mulut nya.


"Cumi-cumi goreng ini tampak nya sangat bersemangat......" Ujar Arung.


Arung pun menengadahkan telapak tangan nya ke arah Kraken Api, elemen Black hole pun tampak meluap-luap di seluruh tubuh nya.


"Kekuatan Black hole nya, tapi kenapa terasa berbeda....." Gumam Delayla Jangbaek.


"Tapak Black Hole......." Seru Arung.


Sebuah sinar berelemen blackhole yang sangat kuat pun melesat serta menghempaskan Api hitam milik kraken.


Ombak tinggi pun tercipta di sekitar sinar hitam panas yang sedang melesat seperti roket tersebut.


Elemen Black hole yang seperempat lagi mendekati elemen maks itu pun berhasil mengenai Kraken Api lalu berhasil meledakkan nya.


"Duarrghhhhhhhhh..........." Suara ledakan dahsyat di tengah-tengah lautan tersebut.


"Cumi-cumi goreng....."


"Kan....." Ucap Arung dengan santai.


Potongan-potongan tubuh kraken Api pun terhempas kesegala penjuru di lautan tersebut.


Sonia dan yang lain nya pun terpaku saat melihat kedahsyatan Jurus Tapak Black Hole tersebut.


"Sejak kapan dia jadi sekuat itu???" Ucap Sonia Golden Spider.

__ADS_1


"Dia tampak berbeda, padahal baru beberapa lama tidak berjumpa,"


"Tapi dia sudah bertambah kuat....." Gumam Delayla Jangbaek.


"Dia memang pria yang tepat di jadikan pendamping hidup, Arung bawa aku bersama mu...."


"Jadikan aku yang ketiga....." Gumam Putri Widuri di dalam hati nya.


"Bos....."


"Suami Bos memang Top cer...."


"Gak hanya hebat di ranjang tapi juga hebat di lautan......" Ucap Ashiong sambil menepuk tangan nya.


Akibat ledakan dahsyat itu Kraken-Kraken lain nya yang masih tertidur di dasar lautan pun terbangun dan mulai berenang ke atas.


Kraken-Kraken Api itu tampak bersemangat dan memiliki niat untuk mengamuk di atas permukaan lautan tersebut.


"Kita berhasil, Arung....."


"Ayo kita kembali....." Ucap Delayla.


"Tunggu dulu Delayla....." Ucap Arung kemudian mulai mengeluarkan Pagoda Hantu milik nya.


Lima ekor kraken Api pun muncul dari permukaan lautan dan mulai mengaum bersamaan.


"Aurghhhhhh.............."


"Aurghhhhhh.............." Raungan Raja-Raja Lautan tersebut.


"Apa mereka ternyata tidak hanya ada satu...." Ucap Delayla terkejut.


Arung pun tahu jika mereka saat ini bukan lah lawan dari Kraken-Kraken Api tersebut, ia pun kemudian memasang segel dengan sebelah tangan nya lalu mengarahkan pagoda hantu ke arah Delayla.


"Masuklah dulu, Delayla....."


"Aku akan menyusul nanti....." Ucap Arung lalu tubuh Delayla pun mulai berubah menjadi asap hitam dan masuk kedalam Pagoda tersebut.


Arung pun lagi-lagi mengarahkan pagoda hantu nya ke arah Kapal Layar Naga, kapal dan seisi kru pun mulai berubah menjadi asap hitam lalu masuk kedalam pagoda tersebut.


Lima Kraken Api lain nya pun muncul di belakang nya, Arung pun kemudian kembali memasang segel dengan sebelah tangan nya.


Sementara itu kesepuluh Kraken Api pun mulai menembakkan bola-bola Api hitam berukuran raksasa ke arah Arung.


"Huftttt.........." Suara helaan nafas panjang Arung lalu tubuh nya pun mulai berubah menjadi asap hitam dan masuk kedalam Pagoda Hantu.


Pagoda Hantu pun jatuh kedalam lautan dan tenggelam hingga kedasar samudra.


"Blurpppp........."


"Blurppppp......."


"Blurpppppp......" Suara saat pagoda hantu tenggelam ke dasar lautan.

__ADS_1


__ADS_2